Langsung ke konten utama

Perawatan Wajah Oriflame: Optimals Even Out Day Cream SPF20




Optimals Even Out Day Cream SPF20 kode produk: 25206
Formula yang membantu menyamarkan bintik-bintik gelap dan mengurangi penggelapan lebih lanjut dengan perlindungan kulit dari sinar UV. Mengandung teknologi antioksidan Lingon 50:50TM yang dipatenkan, bahan aktif Rumex yang membantu warna kulit tampak merata, dan SPF untuk membantu mengurangi penggelapan lebih lanjut. 50 ml.

Selama tiga tahun terakhir ini, inilah krim siang yang saya gunakan setiap harinya. Mengandung SPF20. Jadi nggak takut deh kalo terpapar sinar matahari. Tapi jangan samakan krim ini dengan krim pemutih lainnya ya girls. Soalnya krim ini mencerahkan sesuai dengan tingkat warna asli kulit kita. Nah buat yang aslinya sawo matang, jangan berharap jadi seputih kulit artis Korea. Kayak saya juga kulitnya nggak putih. Tapi dengan menggunakan krim ini setiap harinya, kulit jadi nggak kusam dan cerah deh. Enak diliatnya. Udah gitu kalau dipegang lebih halus dan kenyal.

Untuk harga sendiri memang terlihat mahal karena harganya di atas 100ribuan. Selama ini barangkali banyak di antara kita yang sudah terbiasa membeli produk krim wajah, bahkan bisa untuk siang dan malah di bawah 50ribu. Bedanya selain jaminan kualitas keaslian produk, Optimals Even Out Day Cream SPF20 ini tidak habis dalam waktu 1 bulan. Bahkan saya sendiri baru bisa menghabiskannya dalam waktu 5 bulanan. Padahal sudah setiap hari. Sebenarnya harganya menjadi lebih murah dibandingkan perawatan wajah saya yang dulunya saya gunakan.

Teringat dengan krim merek lain yang saya gunakan dulu. Sudah berusaha menggunakannya setiap hari tapi entah mengapa hasilnya tak sesuai dengan yang diiklankan di televisi. Memang sih artis dibayar untuk memuji produk yang mereka iklankan, rasanya jadi sia-sia saja selama itu percaya dengan produk tersebut. Bahkan saya ingat betul betapa tak percaya dirinya saya dengan wajah sendiri. Melihat orang lain yang kulitnya bersih dan cerah hanya bisa menggumam dalam hati. Bagaimana ya kulit mereka bisa bagus begitu?

Saya pikir kulit bebas dari jerawat dan cerah itu hanya impian. Untungnya saya bertemu dengan Oriflame. Sekarang kulit mulus dan cerah bukan sebatas mimpi. Sekarang hasilnya sudah benar-benar kelihatan dan senang sekali bisa menyenangkan suami setiap kali dia mencubit pipi saya. Cantik itu relatif tapi siapa pun bisa mendapatkan kulit yang sehat seperti yang dia inginkan asal dia mau mencoba merawatnya dengan benar. Iming-iming kulit putih dan mulus dalam waktu singkat memang kadang menjebak banyak perempuan untuk menggunakan produk abal-abal.

Padahal akan butuh waktu, sesuai dengan kerusakan kulit kita untuk mengembalikan kesehatannya. Sebab saya sendiri butuh paling tidak 2-3 bulan untuk benar-benar melihat hasil dari perawatan yang saya gunakan. Itu pun belum hasil yang maksimal. Setidaknya sudah kelihatan ketika kulit saya mengenakan make up tidak lagi aneh dan bedak menempel sempurna di wajah. Tidak seperti dulu. Kecantikan memang bukan segalanya. Tetapi kulit yang indah pastinya adalah dambaan semua perempuan.

Berhati-hatilah ketika memilih produk untuk kulit wajah kita. Jangan sampai pengen cantik malah sebaliknya merusak kulit sendiri. Saya sudah mendapatkan kulit yang sesuai dengan keinginan saya. Bagaimana dengan kamu?

Butuh konsultasi kulit dan kecantikan? Jangan ragu untuk menghubungi saya ya. Whatsapp 085213626011 atau BBM 79E87D9B.

Postingan populer dari blog ini

Cara Mengetahui Orang Stalking Twitter Kita, Siapa Stalkersmu?

Siapa yang sudah menggunakan jejaring sosial yang satu ini? Sudah punya banyak temankah di sana? Mention bagaimana? Banyak juga yang hadir setiap harinya? Atau kadang merasa 'twitter' itu mirip dengan kuburan karena bingung mau ngapain aja di sana. Banyak memang orang yang pada awalnya kebingungan menggunakan twitter. Apa yang sebaiknya dilakukan. Apa yang sebaiknya ditulis. Akun seperti apa yang sebaiknya diikuti. Semuanya sebenarnya kembali lagi ke pribadi masing-masing ingin menggunakannya seperti apa. Karena konsekuensinya juga ditanggung diri masing-masing. Apa yang kita tanam itulah yang akan kita tuai. Lama-lama, alah bisa karena biasa akan berlaku. Sebab memang kalau sudah sering membaca lini masa dan sudah mengikuti banyak akun. Kita akan menemukan pola ngetwit kita sendiri. Meskipun demikian, bukan itu yang ingin dibahas dalam tulisan ini. Saya rasa banyak yang penasaran dengan cara mengetahui orang yang stalking akun twitter kita. Orang yang melakukanny

Hati-Hati Belanja di Tokopedia Pakai AnterAja

Selama ini saya selalu puas belanja di berbagai marketplace yang ada di Indonesia termasuk di Tokopedia. Karena selama ini pengirimannya yang saya gunakan ya itu-itu saja. Kalau nggak JNE ya JNT. Pernah juga menggunakan SiCepat. Sudah lama sekali tidak berbelanja di Tokopedia dan saya bulan ini ingin beli kamera dan di Tokopedia saya menemukan kamera yang saya inginkan.  Prinsip saya begitu order langsung bayar supaya barang cepat sampai. Saya tidak sadar kalau pengiriman yang default di aplikasi adalah ekspedisi AnterAja. Tidak pernah menggunakan dan baru dengar. Karena saya pikir memang AnterAja melayani sampai ke Pontianak ya nggak ada masalah dengan pengirimannya. Sampai akhirnya saat tulisan ini saya posting, paket kamera yang saya beli tak kunjung sampai. Googling sana-sini. Buka twitter buat komplain hingga akhirnya menemukan banyaknya orang yang komplain dibandingkan puas dengan layanannya dan bahkan review di google juga jelek. Banyak sekali yang memberikan bintang satu. Terma

Menulis 500 Kata

Sekarang sepertinya harus bekerja lebih keras lagi. Saya banyak sekali menulis artikel yang terlampau pendek. Bahkan banyak sekali postingan yang hanya berisikan gambar. Kalau hanya seperti itu saya yakin banyak orang yang akan bisa membuat postingan jauh lebih banyak dari yang saya bisa lakukan. Jadi sekarang sepertinya saya harus mengubah tantangannya menjadi lebih menarik. Saya harus menulis setidaknya 500 kata untuk setiap artikel yang saya buat. Supaya lebih terasa menantang dan saya tak hanya sambil lalu lagi mengupdate blognya. Sebab akhir-akhir ini ketika menyelesaikan jumlah postingan saya akhirnya suka mengambil beberapa gambar yang sudah saya unggah di instagram dan memasukkannya ke blog menjadikannya satu postingan. Padahal hanya diikuti satu dua kata saja. Bahkan pernah tak ada tulisan apa-apa. Memang menulis 10 postingan sehari bukanlah hal yang mudah untuk membagi waktu dengan persiapan pernikahan. Tapi tantangan memang harus dibuat seberat mungkin bukan? Bukan