Langsung ke konten utama

Original Ramen di Oishi Sepakat 2 Pontianak


Semenjak menikah dan sekarang hamil sebenarnya saya jarang makan di luar dan mencoba kuliner baru. Tapi karena kuliah dan kadang nebeng pulang sama teman sekelas, saya suka tuh ikut sama teman-teman mampir ke tempat mereka makan. Kebetulan mereka mengajak ke Jalan Sepakat 2. Ada tempat makan makanan Jepang di sana. Namanya Oishi. Di Pontianak yang menyediakan makanan Jepang memang tak banyak. Apalagi berharap menemukan sushi yang benar-benar serupa dengan aslinya. Paling yang disediakan sushi dengan ikan matang bahkan ayam. Di Oishi sendiri ada ramen. Teman-teman sukanya ramen original.

Sebelumnya saya pernah makan ramen di tempat yang lain dan kurang suka dengan rasanya. Nah karena teman-teman bilang yang di Oishi ramennya enak ya sudah ikutan coba deh walaupun sebenarnya saya lebih suka kalau ada sushi dengan ikan mentah. Kadang saya hanya bisa melihat orang makan sushi Jepang yang asli dari televisi. Entah kapan nanti bisa makan sushi dari negara tersebut ya. Langsung gitu datang ke sana dan mampir ke warung sushinya yang menjamur di mana-mana.

Balik lagi ngomongin original ramennya Oishi di Sepakat 2 Pontianak, rasanya sesuai dengan lidah dan harganya terjangkau. Hanya 12.000/mangkok. Sudah lengkap isinya. Ada sayur, telur, olahan kepiting, dan sapo tahu (kayaknya sih sapo tahu). Saya makan sampe kuahnya habis. Porsinya juga pas. Tidak akan bikin kekenyangan. Jadi kalau misalnya ragu-ragu nggak bisa menghabiskan mendingan langsung coba aja deh.

Selain ramen, di sini juga ada nasi dan takoyaki. Memang menunya tak begitu banyak pilihan. Dari ramen yang sudah saya makan, rasanya menu yang lain juga tak akan mengecewakan. Di sini yang banyak mampir juga anak sekolah dan mahasiswa. Padahal di Pontianak, Sepakat 2 ini rumah makannya banyak banget. Khusus kantong mahasiswa. Dulu waktu masih kuliah di Untan saya juga sering mampir ke warung nasinya. Sekarang aja sudah tidak pernah lagi.

Oishi tempatnya juga nyaman. Tidak terlalu luas tapi juga tidak terlalu sempit. Tak jauh dari Asrama Mahasiswa Sambas, Muare Ulakan. 

Postingan populer dari blog ini

Cara Mengetahui Orang Stalking Twitter Kita, Siapa Stalkersmu?

Siapa yang sudah menggunakan jejaring sosial yang satu ini? Sudah punya banyak temankah di sana? Mention bagaimana? Banyak juga yang hadir setiap harinya? Atau kadang merasa 'twitter' itu mirip dengan kuburan karena bingung mau ngapain aja di sana. Banyak memang orang yang pada awalnya kebingungan menggunakan twitter. Apa yang sebaiknya dilakukan. Apa yang sebaiknya ditulis. Akun seperti apa yang sebaiknya diikuti. Semuanya sebenarnya kembali lagi ke pribadi masing-masing ingin menggunakannya seperti apa. Karena konsekuensinya juga ditanggung diri masing-masing. Apa yang kita tanam itulah yang akan kita tuai. Lama-lama, alah bisa karena biasa akan berlaku. Sebab memang kalau sudah sering membaca lini masa dan sudah mengikuti banyak akun. Kita akan menemukan pola ngetwit kita sendiri. Meskipun demikian, bukan itu yang ingin dibahas dalam tulisan ini. Saya rasa banyak yang penasaran dengan cara mengetahui orang yang stalking akun twitter kita. Orang yang melakukanny

4 Kerugian Bisnis di Oriflame

Banyak sekali kerugian yang bisa kita dapatkan ketika kita memulai sebuah bisnis, terutama Oriflame. Selama ini banyak dari kita yang memikirkan keuntungan dari bisnis Oriflame tanpa tahu bahwa banyak sekali kerugian tersembunyi yang bisa kita alami saat memulai bisnis di Oriflame. Oriflame memang banyak sekali yang telah membuat orang lain sukses secara finansial. Saya sendiri juga merasakan keuntungan dari bisnis Oriflame ini, sebab setiap bulannya saya selalu mendapatkan keuntungan berupa bonus yang ditransfer ke rekening saya. Sehingga saya dapat mengatakan bahwa karier saya sekarang di Oriflame, itu sebabnya saya akan lebih banyak menuliskan tentang bisnis Oriflame di blog ini dibandingkan menulis review untuk brand lain. Oriflame membayar saya lebih banyak dibandingkan brand mana pun. Dibayar bukan karena memuji ya tapi karena saya jualan produknya. Hahahaha... Sudah tahu kerugian apa yang kita dapatkan saat memulai bisnis di Oriflame? Berikut saya jabarkan satu perrs

Hati-Hati Belanja di Tokopedia Pakai AnterAja

Selama ini saya selalu puas belanja di berbagai marketplace yang ada di Indonesia termasuk di Tokopedia. Karena selama ini pengirimannya yang saya gunakan ya itu-itu saja. Kalau nggak JNE ya JNT. Pernah juga menggunakan SiCepat. Sudah lama sekali tidak berbelanja di Tokopedia dan saya bulan ini ingin beli kamera dan di Tokopedia saya menemukan kamera yang saya inginkan.  Prinsip saya begitu order langsung bayar supaya barang cepat sampai. Saya tidak sadar kalau pengiriman yang default di aplikasi adalah ekspedisi AnterAja. Tidak pernah menggunakan dan baru dengar. Karena saya pikir memang AnterAja melayani sampai ke Pontianak ya nggak ada masalah dengan pengirimannya. Sampai akhirnya saat tulisan ini saya posting, paket kamera yang saya beli tak kunjung sampai. Googling sana-sini. Buka twitter buat komplain hingga akhirnya menemukan banyaknya orang yang komplain dibandingkan puas dengan layanannya dan bahkan review di google juga jelek. Banyak sekali yang memberikan bintang satu. Terma