Langsung ke konten utama

Menyiasati Pengiriman Barang Untuk Konsultan Oriflame di Pedalaman Kalimantan Barat



Setelah menemukan teman-teman yang tertarik untuk ikut berbisnis di Oriflame dan berada di pedalaman Kalimantan Barat. Akhirnya saya sadar satu hal untuk menyiasati supaya barang yang mereka order tidak lama sampai ke tangan mereka. Selama masih ada Pos Indonesia atau JNE yang mengantar barang ke tempat mereka pedalaman bukanlah halangan. Buat teman-teman yang punya masalah yang sama tak ada salahnya untuk menerapkan cara yang ini.

Sedikit repot buat sebagian orang. Tapi buat saya sendiri bisa membantu orang untuk berkembang lebih cepat meskipun di pedalaman adalah sesuatu yang bisa menghangatkan hati. Seperti seorang konsultan saya yang berada di Tayan, Kalimantan Barat. Staterkit Oriflame yang sudah saya pesan beberapa waktu yang lalu belum sampai. Namun katalog yang dikirim menggunakan JNE sudah lebih dulu tiba.

Jadi untuk alamat yang belum terjangkau oleh DS-Kurir memang sebaiknya diparkirkan ke SPO terdekat. Berhubung saya sendiri di Pontianak, teman-teman yang berada di Kalimantan Barat yang tak terjangkau KGP (DS-Kurir Jakarta) pesanannya saya parkirkan ke alamat SPO. Baru kemudian dari SPO dikirim menggunakan JNE atau Pos Indonesia. Sebab barang yang dikirim ke SPO datangnya lumayan cepat dan orang yang bertugas di kantor SPO langsung mengabari begitu ada barang yang datang.

Sedangkan untuk pengiriman yang masih satu provinsi biasanya dua hari sudah sampai. Jika dari Jakarta ke SPO butuh 3 hari, kemudian dua hari dari SPO ke alamat yang bersangkutan., hanya butuh 5 hari untuk pesanan tersebut sampai di tempat konsultan. Memang mau tak mau kita sebagai upline yang akan mengirimkan paket tersebut melalui ekspedisi. Namun dibandingkan harus mengecewakan konsultan dan juga pelanggannya saya rasa membayar lebih untuk ongkos JNE bukanlah sesuatu yang memberatkan bagi konsultan tersebut.
 

Postingan populer dari blog ini

Cara Mengetahui Orang Stalking Twitter Kita, Siapa Stalkersmu?

Siapa yang sudah menggunakan jejaring sosial yang satu ini? Sudah punya banyak temankah di sana? Mention bagaimana? Banyak juga yang hadir setiap harinya? Atau kadang merasa 'twitter' itu mirip dengan kuburan karena bingung mau ngapain aja di sana. Banyak memang orang yang pada awalnya kebingungan menggunakan twitter. Apa yang sebaiknya dilakukan. Apa yang sebaiknya ditulis. Akun seperti apa yang sebaiknya diikuti. Semuanya sebenarnya kembali lagi ke pribadi masing-masing ingin menggunakannya seperti apa. Karena konsekuensinya juga ditanggung diri masing-masing. Apa yang kita tanam itulah yang akan kita tuai. Lama-lama, alah bisa karena biasa akan berlaku. Sebab memang kalau sudah sering membaca lini masa dan sudah mengikuti banyak akun. Kita akan menemukan pola ngetwit kita sendiri. Meskipun demikian, bukan itu yang ingin dibahas dalam tulisan ini. Saya rasa banyak yang penasaran dengan cara mengetahui orang yang stalking akun twitter kita. Orang yang melakukanny

4 Kerugian Bisnis di Oriflame

Banyak sekali kerugian yang bisa kita dapatkan ketika kita memulai sebuah bisnis, terutama Oriflame. Selama ini banyak dari kita yang memikirkan keuntungan dari bisnis Oriflame tanpa tahu bahwa banyak sekali kerugian tersembunyi yang bisa kita alami saat memulai bisnis di Oriflame. Oriflame memang banyak sekali yang telah membuat orang lain sukses secara finansial. Saya sendiri juga merasakan keuntungan dari bisnis Oriflame ini, sebab setiap bulannya saya selalu mendapatkan keuntungan berupa bonus yang ditransfer ke rekening saya. Sehingga saya dapat mengatakan bahwa karier saya sekarang di Oriflame, itu sebabnya saya akan lebih banyak menuliskan tentang bisnis Oriflame di blog ini dibandingkan menulis review untuk brand lain. Oriflame membayar saya lebih banyak dibandingkan brand mana pun. Dibayar bukan karena memuji ya tapi karena saya jualan produknya. Hahahaha... Sudah tahu kerugian apa yang kita dapatkan saat memulai bisnis di Oriflame? Berikut saya jabarkan satu perrs

Hati-Hati Belanja di Tokopedia Pakai AnterAja

Selama ini saya selalu puas belanja di berbagai marketplace yang ada di Indonesia termasuk di Tokopedia. Karena selama ini pengirimannya yang saya gunakan ya itu-itu saja. Kalau nggak JNE ya JNT. Pernah juga menggunakan SiCepat. Sudah lama sekali tidak berbelanja di Tokopedia dan saya bulan ini ingin beli kamera dan di Tokopedia saya menemukan kamera yang saya inginkan.  Prinsip saya begitu order langsung bayar supaya barang cepat sampai. Saya tidak sadar kalau pengiriman yang default di aplikasi adalah ekspedisi AnterAja. Tidak pernah menggunakan dan baru dengar. Karena saya pikir memang AnterAja melayani sampai ke Pontianak ya nggak ada masalah dengan pengirimannya. Sampai akhirnya saat tulisan ini saya posting, paket kamera yang saya beli tak kunjung sampai. Googling sana-sini. Buka twitter buat komplain hingga akhirnya menemukan banyaknya orang yang komplain dibandingkan puas dengan layanannya dan bahkan review di google juga jelek. Banyak sekali yang memberikan bintang satu. Terma