Langsung ke konten utama

Hati-Hati Malware di Browser Mencuri Uang di Rekening Mandiri atau BCA Anda


Beberapa waktu terakhir ini hanya mendengar soal malware yang menyusup di browser dan bisa membuat kita bertransaksi ebanking dan sejumlah uang dari rekening kita terkirim ke rekening orang lain. Cara kerjanya sih saya belum begitu memahami ya. Tapi yang jelas ada hal yang berbeda saat kita membuka situs ebanking yang kita gunakan. Baik itu BCA atau Mandiri. Semacam pop-up yang meminta kita memasukkan kode dari token kita.

Jadi ingat soal token dari Telkomsel yang bisa digunakan orang lain selama beberapa menit untuk menguras pulsa. Nah ini modusnya juga begitu. Namun partai besar. Banyak yang kehilangan sejumlah uang dan tak tanggung-tanggung jumlahnya. Kalau sudah tertransfer tanpa sadar seperti itu ya akan sulit untuk mengembalikan uang yang suka kita keluarkan.

Saya sendiri sih jarang melakukan transaksi menggunakan PC atau laptop. Saya lebih sering menggunakan mobile browser. Sampai sekarang belum pernah ada kejadian (jangan sampai deh) muncul pop-up aneh di browser yang meminta saya memasukkan kode sinkronisasi dari token. Saya sendiri tidak tahu apakah ini malware yang bisa menyusup di browser OS tertentu atau semua OS. Sebab saya sendiri tidak menggunakan Windows tetapi Linux.

Ingin bertanya pada korban yang memosting kejadian kehilangan uangnya sebesar 45juta dari rekening mandirinya dia menggunakan PC dengan OS apa, tapi tak enak hati. Jadinya saya hanya browsing sana-sini untuk mencari tahu soal malware yang membuat uang korban raib seketika dari rekeningnya.

Intinya sih berhati-hati saja buat teman-teman yang bertransaksi menggunakan ebanking Mandiri atau BCA. 

Postingan populer dari blog ini

Cara Mengetahui Orang Stalking Twitter Kita, Siapa Stalkersmu?

Siapa yang sudah menggunakan jejaring sosial yang satu ini? Sudah punya banyak temankah di sana? Mention bagaimana? Banyak juga yang hadir setiap harinya? Atau kadang merasa 'twitter' itu mirip dengan kuburan karena bingung mau ngapain aja di sana. Banyak memang orang yang pada awalnya kebingungan menggunakan twitter. Apa yang sebaiknya dilakukan. Apa yang sebaiknya ditulis. Akun seperti apa yang sebaiknya diikuti. Semuanya sebenarnya kembali lagi ke pribadi masing-masing ingin menggunakannya seperti apa. Karena konsekuensinya juga ditanggung diri masing-masing. Apa yang kita tanam itulah yang akan kita tuai. Lama-lama, alah bisa karena biasa akan berlaku. Sebab memang kalau sudah sering membaca lini masa dan sudah mengikuti banyak akun. Kita akan menemukan pola ngetwit kita sendiri. Meskipun demikian, bukan itu yang ingin dibahas dalam tulisan ini. Saya rasa banyak yang penasaran dengan cara mengetahui orang yang stalking akun twitter kita. Orang yang melakukanny

Hati-Hati Belanja di Tokopedia Pakai AnterAja

Selama ini saya selalu puas belanja di berbagai marketplace yang ada di Indonesia termasuk di Tokopedia. Karena selama ini pengirimannya yang saya gunakan ya itu-itu saja. Kalau nggak JNE ya JNT. Pernah juga menggunakan SiCepat. Sudah lama sekali tidak berbelanja di Tokopedia dan saya bulan ini ingin beli kamera dan di Tokopedia saya menemukan kamera yang saya inginkan.  Prinsip saya begitu order langsung bayar supaya barang cepat sampai. Saya tidak sadar kalau pengiriman yang default di aplikasi adalah ekspedisi AnterAja. Tidak pernah menggunakan dan baru dengar. Karena saya pikir memang AnterAja melayani sampai ke Pontianak ya nggak ada masalah dengan pengirimannya. Sampai akhirnya saat tulisan ini saya posting, paket kamera yang saya beli tak kunjung sampai. Googling sana-sini. Buka twitter buat komplain hingga akhirnya menemukan banyaknya orang yang komplain dibandingkan puas dengan layanannya dan bahkan review di google juga jelek. Banyak sekali yang memberikan bintang satu. Terma

Menulis 500 Kata

Sekarang sepertinya harus bekerja lebih keras lagi. Saya banyak sekali menulis artikel yang terlampau pendek. Bahkan banyak sekali postingan yang hanya berisikan gambar. Kalau hanya seperti itu saya yakin banyak orang yang akan bisa membuat postingan jauh lebih banyak dari yang saya bisa lakukan. Jadi sekarang sepertinya saya harus mengubah tantangannya menjadi lebih menarik. Saya harus menulis setidaknya 500 kata untuk setiap artikel yang saya buat. Supaya lebih terasa menantang dan saya tak hanya sambil lalu lagi mengupdate blognya. Sebab akhir-akhir ini ketika menyelesaikan jumlah postingan saya akhirnya suka mengambil beberapa gambar yang sudah saya unggah di instagram dan memasukkannya ke blog menjadikannya satu postingan. Padahal hanya diikuti satu dua kata saja. Bahkan pernah tak ada tulisan apa-apa. Memang menulis 10 postingan sehari bukanlah hal yang mudah untuk membagi waktu dengan persiapan pernikahan. Tapi tantangan memang harus dibuat seberat mungkin bukan? Bukan