Langsung ke konten utama

Berbisnis Tanpa Modal?

Pastinya kebanyakan orang ingin memulai bisnis mentok di bagian 'tak ada modal' atau lebih tepatnya takit risiko bangkrut. Iya takut kehilangan semua modal yang sudah dikeluarkan tentunya menjadi momok yang cukup menakutkan buat sebagian orang. Apalagi kalau modalnya habis sudah tak ada modal lagi. Sehingga banyak sekali orang yang berusaha mencari usaha atau bisnis dengan modal yang minimal atau kalau bisa tanpa modal sama sekali.

Sebenarnya ada nggak sih bisnis tanpa modal? Kalau dihitung-hitung sih sebenarnya tak ada bisnis yang tanpa modal. Pasti ada modal yang dibutuhkkn untuk memulai sebuah usaha. Namun ada banyak sekali bisnis yang bisa dimulai dengan modal yang sudah ada. Sebab kadang apa yang kita miliki bisa menjadi modal untuk membuka usaha. Karena kebutuhan hidup, kita memiliki banyak sekali barang di rumah yang sebenarnya bisa menunjang bisnis atau kita gunakan untuk memulai sebuah usaha.

Saya menulis ini karena banyak sekali teman-teman saya yang ternyata ingin membuka usaha sendiri tapi alasannya itu tadi. Tak punya modal. Sebenarnya saat akan memulai sebuah usaha yang ada di pikiran kita berapa banyak sih modal yang kita butuhkan untuk memulai usaha tersebut? Atau kita sudah punya gambaran sendiri mengenai usaha yang ingin kita jalani? Jangan-jangan gara-gara terlalu banyak mikir soal modal kita sendiri malah tak tahu usaha apa yang ingin kita buka.

Saya sendiri punya beberapa usaha yang saya jalankan dengan modal yang minim. Kayak usaha jualan pulsa. Pendaftarannya gratis jadi saya hanya butuh modal untuk isi saldo. Saldo minimal 50.000 sudah bisa berjualan. Semua operator dalam 1 agen. Jadi nggak perlu repot stok pulsa beberapa operator. Transaksinya juga mudah. Bisa lewat SMS atau Yahoo Messenger. Saya sendiri menggunakan Yahoo Messenger. Sebab tidak ada biayanya. Paket internet sudah ada di smartphone. Memang sudah menjadi kebutuhan sehari-hari. Jadi jualan pulsa atau enggak ya saya tetap menggunakan paket internet tersebut.

Selain membuka usaha jualan pulsa saya juga jualan oleh-oleh khas Pontianak. Untuk membuka toko offline tentunya butuh modal yang tak sedikit. Sewa ruko, stok barang, dan gaji karyawan. Tetapi bukan berarti saya tak bisa meneruskan usaha tersebut. Saya bekerja sama dengan beberapa toko oleh-oleh di Pontianak dan membuka toko online oleh-oleh sendiri di http://honeylizious.info. Modal sewa domain beberapa ratus ribu per tahun dan rajin promosi ke sosial media. Untuk belanja produk kita nggak butuh modal awal kok. Soalnya kita tinggal nunggu pesanan orang dan mereka akan bayar dulu. Jadi modal tetap kita hanya untuk bayar domain dan itu nggak sampai berjuta-juta.

Oiya ada juga bisnis offline yang bisa dijalankan dengan modal kecil. Seperti bisnis Oriflame. Untuk bisnis Oriflame modal awalnya hanya katalog dan uang pendaftaran konsultan. Belanjanya bisa menggunakan uang pelanggan kok. Jadi saya biasanya minta pelanggan bayar dulu saat memesan sebelum produk pesanan datang. Soalnya risiko barang nggak diambil dan dibayar tentunya sesuatu yang tidak kita inginkan. Kalau uangnya sudah dilunasi diawal, pelanggan tentu akan mengambil pesanannya.

Blog ini sendiri juga sekarang menjadi sumber penghasilan saya lainnya. Modal internet dan biaya domain setiap tahun sudah bisa dijalankan. Mengerjakan job review dan menerima iklan sudah jadi kegiatan sehari-hari beberapa tahun terakhir ini.

Namun satu hal yang harus diingat. Setiap usaha butuh waktu untuk berkembang. Setiap orang juga punya kapasitas yang berbeda untuk mengembangkan bisnisnya. Jadi jangan berharap akan langsung rame saat baru mulai seminggu atau sebulan. Ada orang yang baru benar-benar memetik hasilnya bulanan bahkan tahunan.

Buat teman-teman yang ingin buka usaha seperti yang saya miliki bisa tanya-tanya lewat BBM 79E87D9B atau Whatsapp 085213626011.

Postingan populer dari blog ini

Cara Mengetahui Orang Stalking Twitter Kita, Siapa Stalkersmu?

Siapa yang sudah menggunakan jejaring sosial yang satu ini? Sudah punya banyak temankah di sana? Mention bagaimana? Banyak juga yang hadir setiap harinya? Atau kadang merasa 'twitter' itu mirip dengan kuburan karena bingung mau ngapain aja di sana. Banyak memang orang yang pada awalnya kebingungan menggunakan twitter. Apa yang sebaiknya dilakukan. Apa yang sebaiknya ditulis. Akun seperti apa yang sebaiknya diikuti. Semuanya sebenarnya kembali lagi ke pribadi masing-masing ingin menggunakannya seperti apa. Karena konsekuensinya juga ditanggung diri masing-masing. Apa yang kita tanam itulah yang akan kita tuai. Lama-lama, alah bisa karena biasa akan berlaku. Sebab memang kalau sudah sering membaca lini masa dan sudah mengikuti banyak akun. Kita akan menemukan pola ngetwit kita sendiri. Meskipun demikian, bukan itu yang ingin dibahas dalam tulisan ini. Saya rasa banyak yang penasaran dengan cara mengetahui orang yang stalking akun twitter kita. Orang yang melakukanny

4 Kerugian Bisnis di Oriflame

Banyak sekali kerugian yang bisa kita dapatkan ketika kita memulai sebuah bisnis, terutama Oriflame. Selama ini banyak dari kita yang memikirkan keuntungan dari bisnis Oriflame tanpa tahu bahwa banyak sekali kerugian tersembunyi yang bisa kita alami saat memulai bisnis di Oriflame. Oriflame memang banyak sekali yang telah membuat orang lain sukses secara finansial. Saya sendiri juga merasakan keuntungan dari bisnis Oriflame ini, sebab setiap bulannya saya selalu mendapatkan keuntungan berupa bonus yang ditransfer ke rekening saya. Sehingga saya dapat mengatakan bahwa karier saya sekarang di Oriflame, itu sebabnya saya akan lebih banyak menuliskan tentang bisnis Oriflame di blog ini dibandingkan menulis review untuk brand lain. Oriflame membayar saya lebih banyak dibandingkan brand mana pun. Dibayar bukan karena memuji ya tapi karena saya jualan produknya. Hahahaha... Sudah tahu kerugian apa yang kita dapatkan saat memulai bisnis di Oriflame? Berikut saya jabarkan satu perrs

Hati-Hati Belanja di Tokopedia Pakai AnterAja

Selama ini saya selalu puas belanja di berbagai marketplace yang ada di Indonesia termasuk di Tokopedia. Karena selama ini pengirimannya yang saya gunakan ya itu-itu saja. Kalau nggak JNE ya JNT. Pernah juga menggunakan SiCepat. Sudah lama sekali tidak berbelanja di Tokopedia dan saya bulan ini ingin beli kamera dan di Tokopedia saya menemukan kamera yang saya inginkan.  Prinsip saya begitu order langsung bayar supaya barang cepat sampai. Saya tidak sadar kalau pengiriman yang default di aplikasi adalah ekspedisi AnterAja. Tidak pernah menggunakan dan baru dengar. Karena saya pikir memang AnterAja melayani sampai ke Pontianak ya nggak ada masalah dengan pengirimannya. Sampai akhirnya saat tulisan ini saya posting, paket kamera yang saya beli tak kunjung sampai. Googling sana-sini. Buka twitter buat komplain hingga akhirnya menemukan banyaknya orang yang komplain dibandingkan puas dengan layanannya dan bahkan review di google juga jelek. Banyak sekali yang memberikan bintang satu. Terma