Langsung ke konten utama

Ascendant Aqua Eau de Toilette


Kode Ascendant Aqua Eau de Toilette: 30540

Ini adalah parfum kedua yang digunakan suami dari Oriflame. Memang sejak menikah saya selalu menyarankan dia untuk menggunakan parfum dari Oriflame saja. Soalnya saya bersin-bersin kalau dia pake parfum yang merek lain. Apalagi kadang dari Oriflame ada banyak sekali promo produk dan kita bisa mendapatkan harga yang sangat murah dibandingkan dengan harga yang tertera di katalog. Parfum Oriflame sebenarnya kalau dihitung-hitung harganya nggak jauh beda dengan parfum isi ulang yang ada di Pontianak. Padahal dengan kualitas yang jauh lebih baik. Isinya juga banyak untuk setiap botolnya. Itu yang membuat parfum Oriflame harganya tidak ada yang di bawah 50.000. Belum lagi desain botolnya yang elegan.

Teman saya di kampus senang sekali mengoleksi botol parfum Oriflame bahkan beserta kotaknya masih akan terus dia simpan. Beda jauh dengan saya yang beli parfum kotaknya langsung buang. Paling botolnya yang masih tersimpan rapi. Itu pun karena isinya masih ada. Hampir setahun parfum Oriflame yang sebelumnya saya belikan untuk suami dan belum habis digunakan, padahal dia setiap hari menggunakannya dan kelihatannya sangat boros saat menyeprotkannya. Sekarang sudah botol kedua dan saya membelikan yang harumnya beda. Ascendant Aqua Eau de Toilette. Dia juga berminat saat melihatnya di katalog.

Beberapa hari yang lalu produknya datang dan langsung diseprotkannya. Ternyata baunya memang enak. Sesuai dengan harganya. Harga katalog sendiri 479.000IDR. Belum diskon member dan penawaran diskon bulan tersebut sih. Saya sendiri hanya membayar 200ribuan untuk parfum tersebut Februari lalu. Tidak kecewa saat mencium bau produknya. Saya yakin kali ini pun dia akan menggunakannya sampai tahun depan. Setidaknya sampai tahun 2015 ini berakhir parfum tersebut pasti masih ada. Soalnya isinya banyak sih. Sampai 75ml. Berbeda dengan parfum untuk perempuan yang cenderung rata-rata isinya 30-50ml.

Sayang sih saya tak bisa menghadirkan baunya di blog ini. Cuma menurut saya baunya itu lebih macho dan lebih kuat dibandingkan parfum yang sebelumnya. Oiya juga lebih segar dan tak begitu pekat atau tajam. Cocok buat laki-laki yang punya banyak kegiatan di luar rumah alias sangat aktif di luar.

Postingan populer dari blog ini

Cara Mengetahui Orang Stalking Twitter Kita, Siapa Stalkersmu?

Siapa yang sudah menggunakan jejaring sosial yang satu ini? Sudah punya banyak temankah di sana? Mention bagaimana? Banyak juga yang hadir setiap harinya? Atau kadang merasa 'twitter' itu mirip dengan kuburan karena bingung mau ngapain aja di sana. Banyak memang orang yang pada awalnya kebingungan menggunakan twitter. Apa yang sebaiknya dilakukan. Apa yang sebaiknya ditulis. Akun seperti apa yang sebaiknya diikuti. Semuanya sebenarnya kembali lagi ke pribadi masing-masing ingin menggunakannya seperti apa. Karena konsekuensinya juga ditanggung diri masing-masing. Apa yang kita tanam itulah yang akan kita tuai. Lama-lama, alah bisa karena biasa akan berlaku. Sebab memang kalau sudah sering membaca lini masa dan sudah mengikuti banyak akun. Kita akan menemukan pola ngetwit kita sendiri. Meskipun demikian, bukan itu yang ingin dibahas dalam tulisan ini. Saya rasa banyak yang penasaran dengan cara mengetahui orang yang stalking akun twitter kita. Orang yang melakukanny

Hati-Hati Belanja di Tokopedia Pakai AnterAja

Selama ini saya selalu puas belanja di berbagai marketplace yang ada di Indonesia termasuk di Tokopedia. Karena selama ini pengirimannya yang saya gunakan ya itu-itu saja. Kalau nggak JNE ya JNT. Pernah juga menggunakan SiCepat. Sudah lama sekali tidak berbelanja di Tokopedia dan saya bulan ini ingin beli kamera dan di Tokopedia saya menemukan kamera yang saya inginkan.  Prinsip saya begitu order langsung bayar supaya barang cepat sampai. Saya tidak sadar kalau pengiriman yang default di aplikasi adalah ekspedisi AnterAja. Tidak pernah menggunakan dan baru dengar. Karena saya pikir memang AnterAja melayani sampai ke Pontianak ya nggak ada masalah dengan pengirimannya. Sampai akhirnya saat tulisan ini saya posting, paket kamera yang saya beli tak kunjung sampai. Googling sana-sini. Buka twitter buat komplain hingga akhirnya menemukan banyaknya orang yang komplain dibandingkan puas dengan layanannya dan bahkan review di google juga jelek. Banyak sekali yang memberikan bintang satu. Terma

Menulis 500 Kata

Sekarang sepertinya harus bekerja lebih keras lagi. Saya banyak sekali menulis artikel yang terlampau pendek. Bahkan banyak sekali postingan yang hanya berisikan gambar. Kalau hanya seperti itu saya yakin banyak orang yang akan bisa membuat postingan jauh lebih banyak dari yang saya bisa lakukan. Jadi sekarang sepertinya saya harus mengubah tantangannya menjadi lebih menarik. Saya harus menulis setidaknya 500 kata untuk setiap artikel yang saya buat. Supaya lebih terasa menantang dan saya tak hanya sambil lalu lagi mengupdate blognya. Sebab akhir-akhir ini ketika menyelesaikan jumlah postingan saya akhirnya suka mengambil beberapa gambar yang sudah saya unggah di instagram dan memasukkannya ke blog menjadikannya satu postingan. Padahal hanya diikuti satu dua kata saja. Bahkan pernah tak ada tulisan apa-apa. Memang menulis 10 postingan sehari bukanlah hal yang mudah untuk membagi waktu dengan persiapan pernikahan. Tapi tantangan memang harus dibuat seberat mungkin bukan? Bukan