Langsung ke konten utama

Sirup Senkit, Khas Pontianak, Kalimantan Barat



Ini dia penampakan sirup senkit yang siap kirim. Dikemas dalam wadah plastik. Biasanya sih saya selalu melapisinya lagi dengan plastik bening tebal yang diikat. Supaya ketika toplesnya pecah, retak, atau tutupnya lepas sirupnya tidak akan berceceran dan tetap bisa dikonsumsi. Rasanya manis, asem, dan asin. Kayak nano-nano. Isinya jeruk, gula, dan buah plum yang diasinkan. Paling seger diminum dengan campuran air es.

Membuat minuman sirup senkit ini juga sangat mudah. Tinggal ambil secukupnya kemudian tambahkan air, es, dan gula. Aduk sampai rata. Jadi deh. Siap dinikmati. Menariknya ada potongan kulit jeruk senkitnya di dalam sirup ini yang juga bisa kita makan. Kulitnya kayak manisan gitu dan enak sekali saat dikunyah. Saya suka sekali memakan kulitnya sambil menghirup sirup senkit dingin ini.

Sirup senkit ini sangat membantu kelancaran pencernaan saya sekarang. Apalagi kalau diminumnya sebelum tidur. Dapat dipastikan pagi besoknya saya langsung buang air besar. Berat satu toples sirup senkit ini sekitar 750gram. Cukup berat karena memang berbentuk seperti jelly atau cairan kental.

Sirup senkit bisa ditemukan di Toko Ahui, toko oleh-oleh khas Pontianak di Jalan Pattimura. Buat yang datang ke Kota Khatulistiwa bisa langsung mampir ke sana. Nah buat yang berada di luar Pontianak tenang saja, saya melayani pembelian secara online kok. Pengiriman bisa melalui JNE, Pos, atau ekspedisi lainnya. Bergantung keinginan dan harga ongkir yang paling miring. Apalagi buat teman-teman antar-Kalimantan. Ada pengiriman jalur darat yang lebih murah meskipun hitungannya per-10kg.

Soalnya bukan rahasia lagi, ongkos kirim melalui JNE antar-Kalimantan malah lebih mahal dibandingkan pengiriman dari Pontianak ke Jakarta. Makanya memang harus pintar-pintar memilah ekspedisi yang bisa memberikan harga paling murah. Apalagi kalau yang beli adalah teman-teman yang membuka usaha juga. Tentunya ongkos kirim adalah sesuatu yang sangat diperhitungkan untuk menekan modal berjualan. Sehingga harga jual berikutnya tidak perlu terlalu tinggi dan tetap menguntungkan.

Nah, untuk pemesanan sirup senkit ini bisa melalui Whatsapp (085213626011), BBM 79E87D9B, atau ke twitter saya di @honeylizious.

Postingan populer dari blog ini

Cara Mengetahui Orang Stalking Twitter Kita, Siapa Stalkersmu?

Siapa yang sudah menggunakan jejaring sosial yang satu ini? Sudah punya banyak temankah di sana? Mention bagaimana? Banyak juga yang hadir setiap harinya? Atau kadang merasa 'twitter' itu mirip dengan kuburan karena bingung mau ngapain aja di sana. Banyak memang orang yang pada awalnya kebingungan menggunakan twitter. Apa yang sebaiknya dilakukan. Apa yang sebaiknya ditulis. Akun seperti apa yang sebaiknya diikuti. Semuanya sebenarnya kembali lagi ke pribadi masing-masing ingin menggunakannya seperti apa. Karena konsekuensinya juga ditanggung diri masing-masing. Apa yang kita tanam itulah yang akan kita tuai. Lama-lama, alah bisa karena biasa akan berlaku. Sebab memang kalau sudah sering membaca lini masa dan sudah mengikuti banyak akun. Kita akan menemukan pola ngetwit kita sendiri. Meskipun demikian, bukan itu yang ingin dibahas dalam tulisan ini. Saya rasa banyak yang penasaran dengan cara mengetahui orang yang stalking akun twitter kita. Orang yang melakukanny

Hati-Hati Belanja di Tokopedia Pakai AnterAja

Selama ini saya selalu puas belanja di berbagai marketplace yang ada di Indonesia termasuk di Tokopedia. Karena selama ini pengirimannya yang saya gunakan ya itu-itu saja. Kalau nggak JNE ya JNT. Pernah juga menggunakan SiCepat. Sudah lama sekali tidak berbelanja di Tokopedia dan saya bulan ini ingin beli kamera dan di Tokopedia saya menemukan kamera yang saya inginkan.  Prinsip saya begitu order langsung bayar supaya barang cepat sampai. Saya tidak sadar kalau pengiriman yang default di aplikasi adalah ekspedisi AnterAja. Tidak pernah menggunakan dan baru dengar. Karena saya pikir memang AnterAja melayani sampai ke Pontianak ya nggak ada masalah dengan pengirimannya. Sampai akhirnya saat tulisan ini saya posting, paket kamera yang saya beli tak kunjung sampai. Googling sana-sini. Buka twitter buat komplain hingga akhirnya menemukan banyaknya orang yang komplain dibandingkan puas dengan layanannya dan bahkan review di google juga jelek. Banyak sekali yang memberikan bintang satu. Terma

Menulis 500 Kata

Sekarang sepertinya harus bekerja lebih keras lagi. Saya banyak sekali menulis artikel yang terlampau pendek. Bahkan banyak sekali postingan yang hanya berisikan gambar. Kalau hanya seperti itu saya yakin banyak orang yang akan bisa membuat postingan jauh lebih banyak dari yang saya bisa lakukan. Jadi sekarang sepertinya saya harus mengubah tantangannya menjadi lebih menarik. Saya harus menulis setidaknya 500 kata untuk setiap artikel yang saya buat. Supaya lebih terasa menantang dan saya tak hanya sambil lalu lagi mengupdate blognya. Sebab akhir-akhir ini ketika menyelesaikan jumlah postingan saya akhirnya suka mengambil beberapa gambar yang sudah saya unggah di instagram dan memasukkannya ke blog menjadikannya satu postingan. Padahal hanya diikuti satu dua kata saja. Bahkan pernah tak ada tulisan apa-apa. Memang menulis 10 postingan sehari bukanlah hal yang mudah untuk membagi waktu dengan persiapan pernikahan. Tapi tantangan memang harus dibuat seberat mungkin bukan? Bukan