Langsung ke konten utama

Mengatasi Konstipasi Ibu Hamil dengan Pisang

Sudah banyak yang tahu pastinya masalah ibu hamil tuh macem-macem. Mulai dari mual, muntah, sakit pinggang, pusing, badan ngilu, sampai susah buang air besar. Saya sendiri masalah yang paling penting untuk ditanggulangi adalah masalah BAB. Susah buang air besar itu sangat mengganggu rasanya dibandingkan masalah yang lain. Bahkan sakit di pangkal paha itu rasanya belum ada apa-apanya dibandingkan nggak buang air besar setiap hari.

Pisang, memang sangat baik untuk melancarkan pencernaan, mengatasi mual dan muntah juga. Walaupun saya sendiri rasanya tak mengalami mual dan muntah seperti orang hamil pada umumnya. Hanya rasa kantuk yang agak berlebihan selama hamil dan saya jadi rajin tidur siang. Makan pisang untuk sarapan adalah yang termanjur buat saya melancarkan pencernaan dibandingkan makan pisang pada waktu yang lain.

Jadi bangun tidur, yang saya cari pertama adalah pisang. Setidaknya saya makan 5-10 pisang Singapore atau Otel (bahasa Sambas). Ini adalah jenis pisang yang sering kita temukan saat resepsi pernikahan. Pisang jenis ini biasanya untuk cuci mulut sehabis makan. Satu atau dua jam setelah makan pisang saya langsung buang air besar.

Saya pernah baca juga kalau tubuh akan melakukan pembuangan besar itu sekitar jam 7-9 pagi. Jadi usahakan makan pisangnya sebelum jam biologis untuk pembuangan. Sehingga kontraksi lambung untuk membuang air besar lebih terbantu lagi dengan asupan pisang sebelumnya. Jadi ibu hamil yang susah buang air besar setiap hari bisa plong pagi-pagi.

Saya suka merasa nggak nyaman kalau belum buang air besar setiap hari. Apalagi kalau buang air besarnya sekali dalam tiga hari. Dapat dipastikan akan susah sekali mengedan dan khawatir ambien atau ada luka di anus. Sering saya berharap saya mencret dan buang air besar dengan lancar supaya tak perlu berlama-lama di toilet. Namun itu juga bukan pilihan yang tepat bukan?

Buat teman-teman yang sekarang sedang hamil dan susah buang air besar yuk mulai sekarang pagi-pagi sarapannya pisang kayak saya. Siapa tahu bisa manjur juga kan?

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Cara Mengetahui Orang Stalking Twitter Kita, Siapa Stalkersmu?

Siapa yang sudah menggunakan jejaring sosial yang satu ini? Sudah punya banyak temankah di sana? Mention bagaimana? Banyak juga yang hadir setiap harinya? Atau kadang merasa 'twitter' itu mirip dengan kuburan karena bingung mau ngapain aja di sana. Banyak memang orang yang pada awalnya kebingungan menggunakan twitter. Apa yang sebaiknya dilakukan. Apa yang sebaiknya ditulis. Akun seperti apa yang sebaiknya diikuti. Semuanya sebenarnya kembali lagi ke pribadi masing-masing ingin menggunakannya seperti apa. Karena konsekuensinya juga ditanggung diri masing-masing. Apa yang kita tanam itulah yang akan kita tuai. Lama-lama, alah bisa karena biasa akan berlaku. Sebab memang kalau sudah sering membaca lini masa dan sudah mengikuti banyak akun. Kita akan menemukan pola ngetwit kita sendiri. Meskipun demikian, bukan itu yang ingin dibahas dalam tulisan ini. Saya rasa banyak yang penasaran dengan cara mengetahui orang yang stalking akun twitter kita. Orang yang melakukanny

Hati-Hati Belanja di Tokopedia Pakai AnterAja

Selama ini saya selalu puas belanja di berbagai marketplace yang ada di Indonesia termasuk di Tokopedia. Karena selama ini pengirimannya yang saya gunakan ya itu-itu saja. Kalau nggak JNE ya JNT. Pernah juga menggunakan SiCepat. Sudah lama sekali tidak berbelanja di Tokopedia dan saya bulan ini ingin beli kamera dan di Tokopedia saya menemukan kamera yang saya inginkan.  Prinsip saya begitu order langsung bayar supaya barang cepat sampai. Saya tidak sadar kalau pengiriman yang default di aplikasi adalah ekspedisi AnterAja. Tidak pernah menggunakan dan baru dengar. Karena saya pikir memang AnterAja melayani sampai ke Pontianak ya nggak ada masalah dengan pengirimannya. Sampai akhirnya saat tulisan ini saya posting, paket kamera yang saya beli tak kunjung sampai. Googling sana-sini. Buka twitter buat komplain hingga akhirnya menemukan banyaknya orang yang komplain dibandingkan puas dengan layanannya dan bahkan review di google juga jelek. Banyak sekali yang memberikan bintang satu. Terma

Menulis 500 Kata

Sekarang sepertinya harus bekerja lebih keras lagi. Saya banyak sekali menulis artikel yang terlampau pendek. Bahkan banyak sekali postingan yang hanya berisikan gambar. Kalau hanya seperti itu saya yakin banyak orang yang akan bisa membuat postingan jauh lebih banyak dari yang saya bisa lakukan. Jadi sekarang sepertinya saya harus mengubah tantangannya menjadi lebih menarik. Saya harus menulis setidaknya 500 kata untuk setiap artikel yang saya buat. Supaya lebih terasa menantang dan saya tak hanya sambil lalu lagi mengupdate blognya. Sebab akhir-akhir ini ketika menyelesaikan jumlah postingan saya akhirnya suka mengambil beberapa gambar yang sudah saya unggah di instagram dan memasukkannya ke blog menjadikannya satu postingan. Padahal hanya diikuti satu dua kata saja. Bahkan pernah tak ada tulisan apa-apa. Memang menulis 10 postingan sehari bukanlah hal yang mudah untuk membagi waktu dengan persiapan pernikahan. Tapi tantangan memang harus dibuat seberat mungkin bukan? Bukan