Langsung ke konten utama

Juhi Bakar, Sotong Garing, dan Sotong Pangkong Khas Pontianak



Sotong Pangkong memang menjadi makanan khas di Pontianak. Terutama saat bulan Ramadhan. Namun selain bulan Ramadhan masih ada juga yang berjualan Sotong Pangkong. Sotong Pangkong sendiri adalah sotong yang dibakar lalu dipangkong menggunakan palu. Dipangkong artinya dipukul-pukul supaya empuk. Soalnya sotong kering itu lumayan alot dagingnya.

Selain Sotong Pangkong, ada olahan dari sotong yang lebih praktis dan bisa dibawa atau dikirim ke luar Pontianak yaitu Juhi Bakar dan Sotong Garing. Sama-sama terbuat dari sotong yang digunakan untuk pembuatan sotong pangkong. Bedanya Juhi Bakar ini digiling dengan mesin sehingga membentuk serat baru dibumbui dan dibakar atau dipanggang. Jadi tidak perlu dipangkong menggunakan palu. Sedangkan Sotong Garing bedanya lagi tidak dibakar, melainkan dipanggang di dalam oven. Sehingga sotong yang sudah digiling di dalam mesin dan membentuk serat menjadi kering dan garing.

Juhi Bakar memang agak basah tetapi memiliki ketahanan yang cukup lama. Sampai dua minggu pun masih tidak berubah rasanya. Karena memang bumbu yang digunakan mengandung gula yang bisa menjadi pengawet alami untuk Juhi Bakar tersebut. Namun memang sebaiknya Juhi Bakar tidak disimpan terlalu lama di luar kulkas. Beda dengan Sotong Garing yang memiliki ketahanan berbulan-bulan karena tidak lagi mengandung air di dalamnya. Sudah kering dan garing.

Tetapi memang buat saya sendiri, lebih suka makan Juhi Bakar dibandingkan Sotong Garing. Teksturnya yang basah dengan bumbu yang banyak, pedas dan manisnya itu memang super banget deh. Ada juga sih yang lebih suka yang garing dibandingkan yang basah. Bergantung selera masing-masing.

Di Pontianak, Juhi Bakar yang paling terkenal yang dijual di Jalan Siam. Mereka menjualnya dari sore sampai malam. Setiap hari menyediakan banyak sekali Juhi Bakar. Khusus yang basah saja. Semua bumbunya benar-benar terasa. Apalagi harus jeruknya. Paling enak dinikmati saat bersantai sore-sore bersama keluarga.

Kalau memang teman-teman kangen dengan makanan yang satu ini bisa kok pesan di http://www.honeylizious.info dengan menghubungi Whatsapp (085213626011), BBM (79E87D9B), atau ke twitter @honeylizious.

Postingan populer dari blog ini

Cara Mengetahui Orang Stalking Twitter Kita, Siapa Stalkersmu?

Siapa yang sudah menggunakan jejaring sosial yang satu ini? Sudah punya banyak temankah di sana? Mention bagaimana? Banyak juga yang hadir setiap harinya? Atau kadang merasa 'twitter' itu mirip dengan kuburan karena bingung mau ngapain aja di sana. Banyak memang orang yang pada awalnya kebingungan menggunakan twitter. Apa yang sebaiknya dilakukan. Apa yang sebaiknya ditulis. Akun seperti apa yang sebaiknya diikuti. Semuanya sebenarnya kembali lagi ke pribadi masing-masing ingin menggunakannya seperti apa. Karena konsekuensinya juga ditanggung diri masing-masing. Apa yang kita tanam itulah yang akan kita tuai. Lama-lama, alah bisa karena biasa akan berlaku. Sebab memang kalau sudah sering membaca lini masa dan sudah mengikuti banyak akun. Kita akan menemukan pola ngetwit kita sendiri. Meskipun demikian, bukan itu yang ingin dibahas dalam tulisan ini. Saya rasa banyak yang penasaran dengan cara mengetahui orang yang stalking akun twitter kita. Orang yang melakukanny

Hati-Hati Belanja di Tokopedia Pakai AnterAja

Selama ini saya selalu puas belanja di berbagai marketplace yang ada di Indonesia termasuk di Tokopedia. Karena selama ini pengirimannya yang saya gunakan ya itu-itu saja. Kalau nggak JNE ya JNT. Pernah juga menggunakan SiCepat. Sudah lama sekali tidak berbelanja di Tokopedia dan saya bulan ini ingin beli kamera dan di Tokopedia saya menemukan kamera yang saya inginkan.  Prinsip saya begitu order langsung bayar supaya barang cepat sampai. Saya tidak sadar kalau pengiriman yang default di aplikasi adalah ekspedisi AnterAja. Tidak pernah menggunakan dan baru dengar. Karena saya pikir memang AnterAja melayani sampai ke Pontianak ya nggak ada masalah dengan pengirimannya. Sampai akhirnya saat tulisan ini saya posting, paket kamera yang saya beli tak kunjung sampai. Googling sana-sini. Buka twitter buat komplain hingga akhirnya menemukan banyaknya orang yang komplain dibandingkan puas dengan layanannya dan bahkan review di google juga jelek. Banyak sekali yang memberikan bintang satu. Terma

Menulis 500 Kata

Sekarang sepertinya harus bekerja lebih keras lagi. Saya banyak sekali menulis artikel yang terlampau pendek. Bahkan banyak sekali postingan yang hanya berisikan gambar. Kalau hanya seperti itu saya yakin banyak orang yang akan bisa membuat postingan jauh lebih banyak dari yang saya bisa lakukan. Jadi sekarang sepertinya saya harus mengubah tantangannya menjadi lebih menarik. Saya harus menulis setidaknya 500 kata untuk setiap artikel yang saya buat. Supaya lebih terasa menantang dan saya tak hanya sambil lalu lagi mengupdate blognya. Sebab akhir-akhir ini ketika menyelesaikan jumlah postingan saya akhirnya suka mengambil beberapa gambar yang sudah saya unggah di instagram dan memasukkannya ke blog menjadikannya satu postingan. Padahal hanya diikuti satu dua kata saja. Bahkan pernah tak ada tulisan apa-apa. Memang menulis 10 postingan sehari bukanlah hal yang mudah untuk membagi waktu dengan persiapan pernikahan. Tapi tantangan memang harus dibuat seberat mungkin bukan? Bukan