7 Februari 2015

Butterfly In My Tummy (8)

Selain pertanyaan 'kapan hamil' atau 'sudah isi' ada lagi ternyata pertanyaan yang cukup mengganggu. Bagi saya sangat mengganggu sih ditanya soal jabang bayinya perempuan atau laki-laki. Orang anaknya belum lahir sudah pada nanyain. Masalahnya sampai hari ini dokter sendiri belum tahu jenis kelaminnya. Bagaimana saya harus menjawabnya?

Tapi memang banyak orang tidak merasa kurang ajar untuk menanyakan jenis kelaminnya. Saya jadi mikir, memangnya kalau perempuan atau laki-laki mengapa? Ada apa sih dengan orang-orang yang suka bertanya seperti itu? What's wrong with you people? Toh pada akhirnya yang akan mendidik dan membesarkannya adalah saya dan suami. Bukan orang lain. Apalagi orang yang sama sekali nggak ada hubungan darah.

Menurut saya aneh orang yang bisa mengeluarkan pertanyaan privasi buat orang lain. Kayak 'kapan wisuda', 'kapan nikah', dan termasuk 'kapan hamil'. Kayak nggak punya perasaan pada perasaan orang yang ditanya. Bagaimana kalau yang ditanya menjadi tidak senang dan tak tenang dibuatnya? Hanya gara-gara pertanyaan basa-basi nggak penting.

Makanya kadang saya suka malas bertemu dengan orang yang suka nanya-nanya nggak jelas. Saya sih tak suka basa-basi kayak gitu. Karena menurut saya lebih banyak basinya dibandingkan budi bahasanya. Percaya deh kamu nggak pernah nanya seperti itu aja akan ditanyain sama orang yang kurang kerjaan dengan model pertanyaan mengganggu. Apalagi kalau kamu hobi sekali kepo dengan hal-hal yang sebenarnya nggak memberikan pengaruh dalam hidupmu.

Masih suka bertanya dengan pertanyaan mengganggu?

@honeylizious

Followers