4 Februari 2015

Butterfly In My Tummy (3)

Masih ngomongin soal kehamilan. Mumpung lagi kepengen curcol di blog. Saya pikir saya adalah satu di antara banyak perempuan hamil yang sangat beruntung di dunia ini. Selain perubahan pada tubuh yang cukup membuat ngilu, saya baik-baik saja sebenarnya. Cukup normal untuk beberapa hal. Seperti selera makan. Saya bahkan merasa selera makan saya naik berkali-kali lipat dibandingkan saat belum hamil.

Padahal yang saya lihat dari beberapa orang hamil, selain muntah-muntah, selera makan mereka menurun. Bahkan banyak yang mengidam aneh-aneh. Seperti jadi suka menjilat sabun mandi atau makan rempah-rempah mentah. Saya rasa saya juga mengalami ngidam, tapi yang normal yaitu saya hanya kepengen makan buah-buahan. Biasanya rujak sepiring sudah cukup membahagiakan. Saat belum hamil saya juga suka banget makan rujak. Apalagi saat hamil.

Itu sebabnya tak ada yang curiga kalau sebenarnya saya sudah hamil kala itu.

Pernah juga kepengen banget makan jambu lobak putih atau kepiting kecil masakan ibu saya. Tapi bukan hal yang terlalu aneh untuk diwujudkan. Tak ada ceritalah saya jadi kepengen pulang kampung dan sarapan bubur di pasar sayur seperti yang dulu suka saya lakukan. Walaupun saya kangen sih sama makanan di warung tersebut. Terutama lontong sayurnya. Sebab di Pontianak lontong sayurnya berbeda dengan lontong yang di Jawai sana.

Pernah sih muntah. Namun habis itu saya makan lagi lebih banyak. Biasanya muntah karena masuk angin. Bukan karena kehamilan, menurut saya. Sebab muntahnya tak terjadi setiap hari. Hanya terkadang muntah. Cuma yang jelas saya agak sensitif dengan beberapa bau. Dari dulu sih saya nggak begitu suka dengan bau bunga Lavender. Pas hamil makin menghindari bau semacam bunga tersebut.

Untungnya makanan yang saya suka tetap saya suka sampai sekarang sudah hamil. Terutama Durian. Padahal sebenarnya makanan ini lebih baik dihindari apalagi buat yang hamilmuda atau hamil tua. Saya sendiri beberapa kali makan Durian tapi pas kandungannya berada di usia pertengahan dan makan buah Duriannya nggak banyak sih. Soalnya suka pusing kalo kebanyakan.

Sekarang masalahnya hanya tendangan yang datang tengah malam. Menyulitkan untuk tidur nyenyak dan semuanya harus dibayar dengan tidur siang yang cukup lama supaya tidak terlalu ngantuk setiap harinya.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Berkomentarlah yang baik. Semua komentar yang masuk akan dimoderasi. (admin: Honeylizious [Rohani Syawaliah]).

@honeylizious

Followers