Langsung ke konten utama

Butterfly In My Tummy (18)

Sekarang yang paling sering saya makan adalah olahan dari pisang. Terutama pisang goreng. Sama seperti Umak dulu yang suka sekali makan pisang goreng sewaktu hamil. Jadi kalau ditanya Umak ngidam apa waktu hamil dia hanya akan bilang dia ngidam pisang goreng. Bukan sesuatu yang susah untuk dicari. Abah beruntung tak perlu repot mencari makanan yang diidamkan Umak. Soalnya di warung kopi di Jawai sana tersedia banyak sekali pisang goreng. Belum lagi di kebun Aki juga banyak pisang. Jadi bisa bikin di rumah sendiri.

Cuma bedanya pisang goreng yang di warung kopi di Jawai, terutama yang di warung langganan, milik keluarganya Amoy, dibuat dengan tepung beras dan tepung singkong. Jadi saat pisang gorengnya dingin pun tepungnya masih crispy. Tak seperti pisang goreng yang dibuat menggunakan tepung terigu. Dulu waktu masih sekolah dasar saya sering melihat keluarga Amoy membuat tepung singkong sendiri. Memang sih di Jawai tak mudah menemukan toko yang menjual tepung singkong.

Campuran tepung beras dan tepung singkong memang sangat cocok untuk membuat pisang goreng. Tapi sekarang ini susah menemukan warung kopi yang menawarkan pisang goreng yang dibuat dengan dua bahan utama tersebut. Soalnya sekarang saya tak lagi menetap di Jawai. Di Pontianak sendiri memang pisang gorengnya lebih istimewa. Disajikan dengan selai srikaya yang manis dan harum.

Sebenarnya ada lagi makanan istimewa yang bisa dibuat dari pisang, yaitu Jemput-Jemput. Biasanya dibuat dari pisang yang sudah terlalu matang. Kalau pisangnya terlalu matang susah dibuat pisang goreng yang biasa berbentuk kipas. Jadi pisangnya dihancurkan dan diberi tepung. Tak perlu menambahkan banyak air untuk membuatnya. Bahkan biasanya tidak perlu air sama sekali. Karena pisangnya terlalu lembek. Cukup diremas sebentar lalu dicampurkan dengan tepung terigu dan telur. Lalu disendokin ke penggorengan yang minyaknya sudah panas.

Bentuknya abstrak.

Sekarang sih di rumah sudah ada penggorengan yang bisa membuat gorengan berbentuk bola-bola. Kadang saya membuat pisang goreng bola-bola. Jika tak ada pisang yang terlalu lembek bisa juga menggunakan pisang matang biasa yang dipotong-potong dadu kecil. Tapi memang butuh campuran air untuk membuatnya.

Jemput-jemput biasanya juga dicampur dengan parutan kelapa kalau memang suka. Jemput-jemputnya menjadi lebih gurih dan kaya rasa. Makan pisang juga sangat baik untuk ibu hamil. Buat melancarkan pencernaan. Hehehe.. maklum sebelum hamil saya saja sudah susah buang air besar dengan lancar setiap harinya. Tambah lagi dengan kehamilan yang memang akan mengalami masalah soal pembuangan.

Sekarang cukup lancar karena makan kacangnya banyak setiap harinya. Ternyata dari banyak makanan yang saya makan untuk melancarkan pencernaan yang paling cocok buat BAB adalah kacang-kacangan. Terutama kacang koro. Apalagi kacang bagus banget buat nambah asupan protein.

Buat teman-teman yang sekarang sedang mengandung juga, bagaimana nih kesehatannya? Jangan sampai sakit ya!

Postingan populer dari blog ini

Cara Mengetahui Orang Stalking Twitter Kita, Siapa Stalkersmu?

Siapa yang sudah menggunakan jejaring sosial yang satu ini? Sudah punya banyak temankah di sana? Mention bagaimana? Banyak juga yang hadir setiap harinya? Atau kadang merasa 'twitter' itu mirip dengan kuburan karena bingung mau ngapain aja di sana. Banyak memang orang yang pada awalnya kebingungan menggunakan twitter. Apa yang sebaiknya dilakukan. Apa yang sebaiknya ditulis. Akun seperti apa yang sebaiknya diikuti. Semuanya sebenarnya kembali lagi ke pribadi masing-masing ingin menggunakannya seperti apa. Karena konsekuensinya juga ditanggung diri masing-masing. Apa yang kita tanam itulah yang akan kita tuai. Lama-lama, alah bisa karena biasa akan berlaku. Sebab memang kalau sudah sering membaca lini masa dan sudah mengikuti banyak akun. Kita akan menemukan pola ngetwit kita sendiri. Meskipun demikian, bukan itu yang ingin dibahas dalam tulisan ini. Saya rasa banyak yang penasaran dengan cara mengetahui orang yang stalking akun twitter kita. Orang yang melakukanny

Hati-Hati Belanja di Tokopedia Pakai AnterAja

Selama ini saya selalu puas belanja di berbagai marketplace yang ada di Indonesia termasuk di Tokopedia. Karena selama ini pengirimannya yang saya gunakan ya itu-itu saja. Kalau nggak JNE ya JNT. Pernah juga menggunakan SiCepat. Sudah lama sekali tidak berbelanja di Tokopedia dan saya bulan ini ingin beli kamera dan di Tokopedia saya menemukan kamera yang saya inginkan.  Prinsip saya begitu order langsung bayar supaya barang cepat sampai. Saya tidak sadar kalau pengiriman yang default di aplikasi adalah ekspedisi AnterAja. Tidak pernah menggunakan dan baru dengar. Karena saya pikir memang AnterAja melayani sampai ke Pontianak ya nggak ada masalah dengan pengirimannya. Sampai akhirnya saat tulisan ini saya posting, paket kamera yang saya beli tak kunjung sampai. Googling sana-sini. Buka twitter buat komplain hingga akhirnya menemukan banyaknya orang yang komplain dibandingkan puas dengan layanannya dan bahkan review di google juga jelek. Banyak sekali yang memberikan bintang satu. Terma

Menulis 500 Kata

Sekarang sepertinya harus bekerja lebih keras lagi. Saya banyak sekali menulis artikel yang terlampau pendek. Bahkan banyak sekali postingan yang hanya berisikan gambar. Kalau hanya seperti itu saya yakin banyak orang yang akan bisa membuat postingan jauh lebih banyak dari yang saya bisa lakukan. Jadi sekarang sepertinya saya harus mengubah tantangannya menjadi lebih menarik. Saya harus menulis setidaknya 500 kata untuk setiap artikel yang saya buat. Supaya lebih terasa menantang dan saya tak hanya sambil lalu lagi mengupdate blognya. Sebab akhir-akhir ini ketika menyelesaikan jumlah postingan saya akhirnya suka mengambil beberapa gambar yang sudah saya unggah di instagram dan memasukkannya ke blog menjadikannya satu postingan. Padahal hanya diikuti satu dua kata saja. Bahkan pernah tak ada tulisan apa-apa. Memang menulis 10 postingan sehari bukanlah hal yang mudah untuk membagi waktu dengan persiapan pernikahan. Tapi tantangan memang harus dibuat seberat mungkin bukan? Bukan