Langsung ke konten utama

Bumbu Sate Kambing






Bumbu sate kambing pada umumnya terbagi menjadi dua jenis yaitu bumbu kecap dan bumbu kacang. Dari kedua jenis bumbu tersebut sebagian orang lebih banyak yang menyukai sate kambing yang menggunakan bumbu kecap dalam pembuatannya. Mereka beranggapan jika menggunakan bumbu kecap, aroma daging kambingnya lebih kuat dan rasanya juga lebih lezat. Apalagi jika kecap manis yang anda gunakan untuk bumbunya merupakan kecap manis yang berkualitas.

Agar sate kambing yang anda buat memiliki kelezatan yang sempurna anda bisa mencoba menggunakan kecap Bango dalam bumbunya. Kecap Bango dikenal sebagai kecap yang berkualitas karena terbuat dari kedelai pilihan sehingga membuat rasa dari setiap masakan yang anda buat terasa istimewa. Termasuk dalam masakan jenis sate kambing dimana bumbu kecap akan mudah meresap ke dalam lapisan daging meskipun sate hanya dibakar sebentar.

Sebagai penikmat sate kambing tentunya anda juga bisa merasakan perbedaan kelezatan antara sate kambing yang menggunakan kecap Bango dengan yang tidak. Pastinya sate kambing yang diberi bumbu kecap Bango akan lebih lezat bahkan kelezatan rasanya juga akan terasa sampai lapisan daging terdalam. Untuk membuktikannya anda bisa langsung membuat sate kambing di rumah dengan menggunakan kecap Bango sebagai bumbu utamanya.

Pembuatan bumbu sate kambing dengan menggunakan bumbu kecap terbilang sangat mudah. Anda cukup menambahkan beberapa bahan lain yaitu bawang merah dan cabe merah untuk campuran kecapnya. Sebelum dicampur iris halus kedua bahan tersebut kemudian barulah campurkan dengan kecap Bango yang sudah anda siapkan. Jika satenya sudah selesai dibakar anda bisa langsung mencelupkan sate tersebut ke dalam bumbu kecapnya untuk selanjutnya anda nikmati bersama keluarga.


Postingan populer dari blog ini

Cara Mengetahui Orang Stalking Twitter Kita, Siapa Stalkersmu?

Siapa yang sudah menggunakan jejaring sosial yang satu ini? Sudah punya banyak temankah di sana? Mention bagaimana? Banyak juga yang hadir setiap harinya? Atau kadang merasa 'twitter' itu mirip dengan kuburan karena bingung mau ngapain aja di sana. Banyak memang orang yang pada awalnya kebingungan menggunakan twitter. Apa yang sebaiknya dilakukan. Apa yang sebaiknya ditulis. Akun seperti apa yang sebaiknya diikuti. Semuanya sebenarnya kembali lagi ke pribadi masing-masing ingin menggunakannya seperti apa. Karena konsekuensinya juga ditanggung diri masing-masing. Apa yang kita tanam itulah yang akan kita tuai. Lama-lama, alah bisa karena biasa akan berlaku. Sebab memang kalau sudah sering membaca lini masa dan sudah mengikuti banyak akun. Kita akan menemukan pola ngetwit kita sendiri. Meskipun demikian, bukan itu yang ingin dibahas dalam tulisan ini. Saya rasa banyak yang penasaran dengan cara mengetahui orang yang stalking akun twitter kita. Orang yang melakukanny

Hati-Hati Belanja di Tokopedia Pakai AnterAja

Selama ini saya selalu puas belanja di berbagai marketplace yang ada di Indonesia termasuk di Tokopedia. Karena selama ini pengirimannya yang saya gunakan ya itu-itu saja. Kalau nggak JNE ya JNT. Pernah juga menggunakan SiCepat. Sudah lama sekali tidak berbelanja di Tokopedia dan saya bulan ini ingin beli kamera dan di Tokopedia saya menemukan kamera yang saya inginkan.  Prinsip saya begitu order langsung bayar supaya barang cepat sampai. Saya tidak sadar kalau pengiriman yang default di aplikasi adalah ekspedisi AnterAja. Tidak pernah menggunakan dan baru dengar. Karena saya pikir memang AnterAja melayani sampai ke Pontianak ya nggak ada masalah dengan pengirimannya. Sampai akhirnya saat tulisan ini saya posting, paket kamera yang saya beli tak kunjung sampai. Googling sana-sini. Buka twitter buat komplain hingga akhirnya menemukan banyaknya orang yang komplain dibandingkan puas dengan layanannya dan bahkan review di google juga jelek. Banyak sekali yang memberikan bintang satu. Terma

Menulis 500 Kata

Sekarang sepertinya harus bekerja lebih keras lagi. Saya banyak sekali menulis artikel yang terlampau pendek. Bahkan banyak sekali postingan yang hanya berisikan gambar. Kalau hanya seperti itu saya yakin banyak orang yang akan bisa membuat postingan jauh lebih banyak dari yang saya bisa lakukan. Jadi sekarang sepertinya saya harus mengubah tantangannya menjadi lebih menarik. Saya harus menulis setidaknya 500 kata untuk setiap artikel yang saya buat. Supaya lebih terasa menantang dan saya tak hanya sambil lalu lagi mengupdate blognya. Sebab akhir-akhir ini ketika menyelesaikan jumlah postingan saya akhirnya suka mengambil beberapa gambar yang sudah saya unggah di instagram dan memasukkannya ke blog menjadikannya satu postingan. Padahal hanya diikuti satu dua kata saja. Bahkan pernah tak ada tulisan apa-apa. Memang menulis 10 postingan sehari bukanlah hal yang mudah untuk membagi waktu dengan persiapan pernikahan. Tapi tantangan memang harus dibuat seberat mungkin bukan? Bukan