Langsung ke konten utama

Blogaway For Scheduled Post

Sekarang aplikasi yang dulu pernah saya gunakan buat ngeblog saya gunakan lagi. Dibandingkan Bloggeroid sebenarnya Blogaway bukanlah aplikasi yang bisa saya gunakan untuk mengganti secara total semua aplikasi mobile blogging yang saya butuhkan. Sebab Blogaway kelebihannya masih jauh dibandingkan Bloggeroid.

Meskipun demikian Bloggeroid tak punya pilihan untuk mengubah tanggal terbit sebuah postingan. Hanya bisa masuk ke draft atau posting pada waktu itu juga. Sebenarnya bisa saja menggunakan bloggeroid dan mengedit jam dan harinya di browser mobile. Tapi penasaran aja dengan perbedaan aplikasi blogaway yang sekarang dengan bloggeroid.

Sayangnya di blogaway tak ada pilihan untuk share di media sosial. Padahal itu penting sekali bagi saya. Walaupun di blogaway bisa mengedit tulisan di draft atau yang sudah terbit. Beda dengan bloggeroid yang tak menyediakan pilihan itu. Ah setiap aplikasi memang ada kelebihan dan kekurangannya. Satu hal yang jelas, sampai sekarang belum menemukan aplikasi blogger for android yang memberikan pilihan untuk 'justify' isi postingan.

Buat saya penting juga tuh bisa meratakan tulisan kiri kanan di dalam postingan biar lebih rapi. Entah ada yang memperhatikan hal tersebut atau tidak. Tapi rasanya ada yang kurang jika postingan tampil tidak 'justify'. Ada juga sih template yang otomatis men-'justify'-kan postingan yang terbit. Cuma tak banyak yang saya temukan. Ada baiknya penyedia template memperhatikan hal ini. Siapa tahu bisa jadi nilai jual lebih buat pasar.

Kalau harus memilih antara blogger for android, bloggeroid for android, dan blogaway for android, saya katakan saya akan jauh lebih memilih bloggeroid. Sebab bisa posting dengan lebih mudah dan share otomatis ke berbagai sosial media yang kita inginkan tanpa perlu copas link dan buka sosmed satu-satu. Tapi ngeblog memang soal pilihan. Bergantung pada kita lagi maunya menggunakan yang mana. Sebab semua aplikasi ada kelebihan dan kekurangannya. Seperti bloggeroid yang cenderung saya pilih. Masih ada kekurangannya, tak bisa scheduled post. Padahal itu juga penting buat sebuah aplikasi blogger fo android. Tak semua orang bisa ngeblog setiap hari. Dengan adanya scheduled post tentunya akan sangat membantu blognya bisa terupdate otomatis sesuai waktu yang dia inginkan.


Komentar

Postingan populer dari blog ini

Cara Mengetahui Orang Stalking Twitter Kita, Siapa Stalkersmu?

Siapa yang sudah menggunakan jejaring sosial yang satu ini? Sudah punya banyak temankah di sana? Mention bagaimana? Banyak juga yang hadir setiap harinya? Atau kadang merasa 'twitter' itu mirip dengan kuburan karena bingung mau ngapain aja di sana. Banyak memang orang yang pada awalnya kebingungan menggunakan twitter. Apa yang sebaiknya dilakukan. Apa yang sebaiknya ditulis. Akun seperti apa yang sebaiknya diikuti. Semuanya sebenarnya kembali lagi ke pribadi masing-masing ingin menggunakannya seperti apa. Karena konsekuensinya juga ditanggung diri masing-masing. Apa yang kita tanam itulah yang akan kita tuai. Lama-lama, alah bisa karena biasa akan berlaku. Sebab memang kalau sudah sering membaca lini masa dan sudah mengikuti banyak akun. Kita akan menemukan pola ngetwit kita sendiri. Meskipun demikian, bukan itu yang ingin dibahas dalam tulisan ini. Saya rasa banyak yang penasaran dengan cara mengetahui orang yang stalking akun twitter kita. Orang yang melakukanny

Hati-Hati Belanja di Tokopedia Pakai AnterAja

Selama ini saya selalu puas belanja di berbagai marketplace yang ada di Indonesia termasuk di Tokopedia. Karena selama ini pengirimannya yang saya gunakan ya itu-itu saja. Kalau nggak JNE ya JNT. Pernah juga menggunakan SiCepat. Sudah lama sekali tidak berbelanja di Tokopedia dan saya bulan ini ingin beli kamera dan di Tokopedia saya menemukan kamera yang saya inginkan.  Prinsip saya begitu order langsung bayar supaya barang cepat sampai. Saya tidak sadar kalau pengiriman yang default di aplikasi adalah ekspedisi AnterAja. Tidak pernah menggunakan dan baru dengar. Karena saya pikir memang AnterAja melayani sampai ke Pontianak ya nggak ada masalah dengan pengirimannya. Sampai akhirnya saat tulisan ini saya posting, paket kamera yang saya beli tak kunjung sampai. Googling sana-sini. Buka twitter buat komplain hingga akhirnya menemukan banyaknya orang yang komplain dibandingkan puas dengan layanannya dan bahkan review di google juga jelek. Banyak sekali yang memberikan bintang satu. Terma

Menulis 500 Kata

Sekarang sepertinya harus bekerja lebih keras lagi. Saya banyak sekali menulis artikel yang terlampau pendek. Bahkan banyak sekali postingan yang hanya berisikan gambar. Kalau hanya seperti itu saya yakin banyak orang yang akan bisa membuat postingan jauh lebih banyak dari yang saya bisa lakukan. Jadi sekarang sepertinya saya harus mengubah tantangannya menjadi lebih menarik. Saya harus menulis setidaknya 500 kata untuk setiap artikel yang saya buat. Supaya lebih terasa menantang dan saya tak hanya sambil lalu lagi mengupdate blognya. Sebab akhir-akhir ini ketika menyelesaikan jumlah postingan saya akhirnya suka mengambil beberapa gambar yang sudah saya unggah di instagram dan memasukkannya ke blog menjadikannya satu postingan. Padahal hanya diikuti satu dua kata saja. Bahkan pernah tak ada tulisan apa-apa. Memang menulis 10 postingan sehari bukanlah hal yang mudah untuk membagi waktu dengan persiapan pernikahan. Tapi tantangan memang harus dibuat seberat mungkin bukan? Bukan