17 Januari 2015

Semut pun Akan Menggigit....


Saya rasa sebelum menyimpulkan segala sesuatu dari sebuah kejadian, jangan hanya mengandalkan bahwa kita akan membela orang terdekat kita. Bisa jadi orang terdekat kita yang sebenarnya memulai. Sebab saya rasa di dunia ini pasti ada orang yang tak suka dengan kita. Tapi kalau yang tak suka dengan kita sampai berseteru terlampau banyak. Sampai satu keluarga besar dan jumlahnya sedemikian banyak, itu artinya ada yang keliru dengan diri kita.

Kita tak bisa seenak hati menginjak orang lain hanya karena kita pikir dia hanya orang 'kecil'. Seperti semut. Sekecil apa pun seekor semut itu dia pasti akan menggigit orang yang menyakitinya. Apalagi yang menyakitinya juga sama kecilnya. Tapi itulah hukum dunia, kita lebih suka menutup mata pada kesalahan orang yang kita sayangi dan membelanya meskipun dia yang salah. Sebab kita merasa berkewajiban membelanya. Kita terlalu subjektif menilai sesuatu sehingga lupa bahwa orang yang kita bela hanyalah manusia biasa yang bisa melakukan kesalahan.

Entah bagaimana mata bisa ditutup rasa cinta padahal kesalahan sedemikian nampaknya. Itulah yang namanya, tungau di ujung lautan kelihatan tetapi gajah di pelupuk mata tidak tampak.

Pikirkan baik-baik sebelum membela seseorang. Bisa jadi kita sedang membela orang yang melakukan kesalahan. 

@honeylizious

Followers