Langsung ke konten utama

Cermat Memilih Sabun Baju bayi


Pada kesempatan kali ini kita akan membahas tentang sabun baju bayi. Ketika memiliki seorang bayi, yang harus diperhatikan bunda adalah bagaimana cara merawat bayi dan menjaga kebersihan lingkungan sekitarnya, juga termasuk baju bayi. Mengapa demikian?
Kebersihan di sekitar bayi harus sangat dijaga karena bayi yang baru lahir rentan terserang berbagai macam penyakit yang dibawa oleh kuman dan bakteri. Jika bunda tidak memperhatikan masalah kebersihan ini, bayi akan mudah terserang penyakit seperti flu, diare, dan lain-lain. Untuk menjaga kebersihan di lingkungan sekitar bayi ini bisa dilakukan dengan menjaga kebersihan baju yang dipakai bayi.
Untuk menjaga kebersihan baju bayi, bunda harus memperhatikan deterjen atau sabun cuci apa yang dipakai. Tidak semua sabun cuci atau deterjen baik untuk mencuci baju si kecil. Untuk itu bunda harus pintar memilih mana deterjen yang baik untuk bayi dan mana yang untuk baju orang dewasa.
Kulit bayi cenderung lebih sensitif dari pada kulit orang dewasa dan seringkali mengalami alergi. Pemicu dari alergi ini salah satunya adalah dari baju bayi. Baju bayi yang tidak dicuci bersih bisa menyebabkan ruam. Pun ketika sabun cucinya tidak cocok dengan kulit bayi yang sensitive. Oleh karena itu sebaiknya bunda memilih deterjen atau sabun cuci yang khusus untuk bayi. Jika tidak ada maka pilihlah sabun cuci yang komposisinya tidak mengandung zat berbahaya bagi kulit bayi.
Perlu diingat pula untuk bunda dalam mencuci baju bayi harus dipisahkan dengan baju anggota keluarga atau orang dewasa. Sebaiknya menggunakan deterjen yang khusus untuk baju bayi. Dalam mencuci pun sebaiknya dipisahkan Antara baju dengan popok kain, baju yang kotor karena keringat dan yang terkena kotoran bayi, yang luntuk dan yang tidak luntur. Hal ini dilakukan untuk menjaga kebersihan pakaian bayi agar tetapa aman digunakan.
Bunda harus jeli dalam mengenali tanda-tanda alergi pada bayi. Jika ditemukan tanda-tanda gatal atau iritasi pada kulit sebaiknya segera periksakan ke dokter agar dideteksi penyebabnya. Karena bisa saja iritasi tersebut disebabkan oleh baju yang dipakai bayi. Sekian dan terimakasih, semoga bermanfaat.

Postingan populer dari blog ini

Cara Mengetahui Orang Stalking Twitter Kita, Siapa Stalkersmu?

Siapa yang sudah menggunakan jejaring sosial yang satu ini? Sudah punya banyak temankah di sana? Mention bagaimana? Banyak juga yang hadir setiap harinya? Atau kadang merasa 'twitter' itu mirip dengan kuburan karena bingung mau ngapain aja di sana. Banyak memang orang yang pada awalnya kebingungan menggunakan twitter. Apa yang sebaiknya dilakukan. Apa yang sebaiknya ditulis. Akun seperti apa yang sebaiknya diikuti. Semuanya sebenarnya kembali lagi ke pribadi masing-masing ingin menggunakannya seperti apa. Karena konsekuensinya juga ditanggung diri masing-masing. Apa yang kita tanam itulah yang akan kita tuai. Lama-lama, alah bisa karena biasa akan berlaku. Sebab memang kalau sudah sering membaca lini masa dan sudah mengikuti banyak akun. Kita akan menemukan pola ngetwit kita sendiri. Meskipun demikian, bukan itu yang ingin dibahas dalam tulisan ini. Saya rasa banyak yang penasaran dengan cara mengetahui orang yang stalking akun twitter kita. Orang yang melakukanny

Hati-Hati Belanja di Tokopedia Pakai AnterAja

Selama ini saya selalu puas belanja di berbagai marketplace yang ada di Indonesia termasuk di Tokopedia. Karena selama ini pengirimannya yang saya gunakan ya itu-itu saja. Kalau nggak JNE ya JNT. Pernah juga menggunakan SiCepat. Sudah lama sekali tidak berbelanja di Tokopedia dan saya bulan ini ingin beli kamera dan di Tokopedia saya menemukan kamera yang saya inginkan.  Prinsip saya begitu order langsung bayar supaya barang cepat sampai. Saya tidak sadar kalau pengiriman yang default di aplikasi adalah ekspedisi AnterAja. Tidak pernah menggunakan dan baru dengar. Karena saya pikir memang AnterAja melayani sampai ke Pontianak ya nggak ada masalah dengan pengirimannya. Sampai akhirnya saat tulisan ini saya posting, paket kamera yang saya beli tak kunjung sampai. Googling sana-sini. Buka twitter buat komplain hingga akhirnya menemukan banyaknya orang yang komplain dibandingkan puas dengan layanannya dan bahkan review di google juga jelek. Banyak sekali yang memberikan bintang satu. Terma

Menulis 500 Kata

Sekarang sepertinya harus bekerja lebih keras lagi. Saya banyak sekali menulis artikel yang terlampau pendek. Bahkan banyak sekali postingan yang hanya berisikan gambar. Kalau hanya seperti itu saya yakin banyak orang yang akan bisa membuat postingan jauh lebih banyak dari yang saya bisa lakukan. Jadi sekarang sepertinya saya harus mengubah tantangannya menjadi lebih menarik. Saya harus menulis setidaknya 500 kata untuk setiap artikel yang saya buat. Supaya lebih terasa menantang dan saya tak hanya sambil lalu lagi mengupdate blognya. Sebab akhir-akhir ini ketika menyelesaikan jumlah postingan saya akhirnya suka mengambil beberapa gambar yang sudah saya unggah di instagram dan memasukkannya ke blog menjadikannya satu postingan. Padahal hanya diikuti satu dua kata saja. Bahkan pernah tak ada tulisan apa-apa. Memang menulis 10 postingan sehari bukanlah hal yang mudah untuk membagi waktu dengan persiapan pernikahan. Tapi tantangan memang harus dibuat seberat mungkin bukan? Bukan