10 November 2014

Hari Gini Ngepe'?

Lagi menjalani ujian tengah semester nih di ABA. Masih dua hari pertempurannya. Tapi sudah lumayan tenang karena mata kuliah yang cukup membuat saya pusing seperti Ilmu Budaya Dasar dan Pendidikan Pancasila sudah lewat. Itu mata kuliah kan hapalan itu yang bikin saya agak mumet. Walaupun alhamdulillah saya tak perlu menyontek dari mana-mana untuk menjawabnya.

Ngomong-ngomong soal nyontek nih ya, sebenarnya saya berharap sekali di kelas tak akan ada mahasiswa seperti itu yang suka nyontek dari 'kepe'an' yang sudah disiapkan dari rumah. Kepe'an itu semacam catatan kecil yang dibatik di sebuah kertas yang tak kalah kecil dan disimpan di saku sebagai modal ngepe'. Ngepe' itu bahasa lainnya nyontek di sini. Di tempat teman-teman apa penyebutannya?

Ngepe' seakan menjadi tradisi yang sudah lumrah di berbagai jenjang pendidikan. Saya sendiri tak bisa menghilangkan kebiasaan orang yang suka ngepe', hanya bisa mengingatkan diri sendiri untuk tak melakukannya lagi. Dulu waktu SMA sering tuh melakukannya karena memang banyak pelajaran yang tak saya kuasai seperti IPA dan IPS yang menuntut kemampuan mengingat alias menghapal kita. Itu sebabnya saya masuk kelas bahasa. Hehehe...

Kebetulan saya duduk di kursi paling belakang tempat paling oke buat ngepe'. Nomor ujian paling akhir. Maklum NIM-nya juga paling bontot. Daftar ulang paling telat ya itu risikonya. Padahal saya nggak pernah bawa contekan dan tak berniat buat melakukannya sama sekali. Bukannya apa ya, selama di ABA saya merasakan beda sekali cara dosennya mengajar dengan di Untan.

Seminggu sebelum ujian dosen-dosen sudah membocorkan soal ujian yang akan keluar. Ngapain musti nyontek kan? Pertanyaannya sudah jelas dan tinggal dipelajari aja selama seminggu. Memang sih buat yang suka nyontek jatuh-jatuhnya dapat bocoran soal, bahasa halusnya kisi-kisi, jadinya makin mudah merangkum contekan. Tak perlu bikin kepe'an yang panjang lebar sebab tinggal catat aja jawaban yang kita inginkan di kertas.

Tapi ya, agak keterlaluan deh rasanya kalau ujung-ujungnya nyontek juga saat ujian padahal dosen sudah berbaik hati mau ngasih soal ujian. Kurang baik apalagi coba? Tinggal hapalin yang sesuai dengan kisi-kisi ujian dan dapat dipastikan nilai selanjutnya aman.

Hidup sih soal pilihan. Begitu juga soal ngepe'. Mau bikin kepe'an? Ya kembali lagi ke masing-masing individu. Risiko juga ditanggung masing-masing.

Romantisnya....

Ah pasti sudah banyak yang nonton Ada Apa dengan Cinta versi 2014. Minidrama produksi dari LINE yang sebenarnya adalah iklan untuk fitur terbaru LINE FIND ALUMNI ini memang sukses menyedot banyak remaja yang sekarang beranjak menua. Dewasa dan rata-rata sudah punya pasanganlah kalau waktu nonton AADC tahun 2002 sudah duduk di bangku SMA. Saya sendiri tahun 2002 itu antara kelas 1 dan 2 SMA. Klepek-klepek menonton Rangga di masa lalu ternyata terulang 12 tahun kemudian.

Yap, Nicholas Saputra yang 12 tahun kemudian menjadi laki-laki yang sekarang kita lihat di minidrama tersebut sudah menjadi laki-laki yang sesungguhnya. Tak ada lagi rambut berombaknya yang agak gondrong dan pasti sempat ngetrend beberapa lama. Ya ampun Ranggaaaaaa.... *histeris*

Ternyata saya juga penonton yang belum move on dari kisah Cinta dan Rangga. Ah so sweet ya kalau beneran ada kisah cinta kayak gitu. Walaupun minta jambak-jambak juga sih sebenarnya. Masa' selama 12 tahun nggak ngasih kabar apa-apa tiba-tiba ngajak ketemuan? Sudah nonton lanjutan kisah AADC berkali-kali tapi sayangnya minidramanya terlalu pendek deh. Coba dipanjangin.

Menyenangkan sih melihat mereka berenam muncul kembali di iklan LINE FIND ALUMNI ini. Kangen dengan cara mereka saling memandang. Di bagian terakhir saat mereka ketemu lagi di bandara saya pikir senyum Nicholas terbaca seperti 'saya ingat 12 tahun lalu kita mengakhiri film ini dengan sebuah ciuman'. Uuuhhhhh....

Coba mereka berdua jadi suami istri di dunia nyata ya. Cocok banget kan? Ah.... Nicholas Saputra memang punya suara dan aura yang romantis sebagai seorang lelaki. Ganteng banget sih nggak juga ya. Masih banyak orang yang lebih ganteng dari dia. Namun aura yang dipancarkan dari dirinya itu memang sulit untuk ditepis. Aduhhh bikin melelehlah pokoknya.

Mata elangnya apalagi....

 

Rohani Syawaliah Template by Ipietoon Cute Blog Design