2 September 2014

Buah Mata Kucing

Buah Mata Kucing mirip dengan lengkeng. Sepertinya masih saudara. Ada juga yang menyebutnya dengan lengkeng kampung. Dari banyak buah di dunia ini, Mata Kucing ini adalah buah yang saya ingat sekali saat pertama kali memakannya. Bahkan saya masih memikirkannya sampai dewasa. Waktu itu yang memberikannya pada saya Umak. Seingat saya, saya sendiri belum sekolah. Meskipun ingatan itu samar saya masih ingat rasa buahnya.

Hari ini, setelah saya makan buah Mata Kucing lagi setelah lebih dari 20tahun yang lalu, akhirnya saya ingat, inilah buah yang saya suka sekali. Dulu saya hanya makan tiga biji. Sekarang saya dibawakan banyak sekali buah Mata Kucing ini dari Sintang. Rasanya manis dan lebih banyak airnya dibanding lengkeng. Kulitnya tidak semulus lengkeng malah mirip rambutan tapi yang ada di kulitnya bukan rambut. Kayak jerawatan gitu. Dagingnya lebih tipis dibandingkan lengkeng dan bijinya lebih besar.
Buah Mata Kucing juga sama kayak buah keranji. Tak mudah menemukannya. Tapi masih ada kok yang membudidayakannya.

Buah Keranji

Saya tidak tahu buah ini ada tumbuh di mana saja. Tadi dini hari suami pulang dari Sintang setelah menjenguk nenek yang sedang sakit di sana. Bertepatan dengan saya yang ada kerjaan sampai malam. Jadinya saya tidak ikut serta untuk menjenguk nenek di sana. Padahal ingin sekali ikut jalan-jalan dengan suami sembari jenguk keluarga besarnya di sana.



Balik lagi ngomongin soal oleh-oleh yang dibawa suami dari Sintang. Buah Keranji. Buahnya manis kalau dagingnya berwarna cokelat kehitaman seperti ini. Beda cerita dengan buah keranji yang isinya kering dan berwarna oren. Nah itu biasanya asam.

Buah ini susah sih mencarinya dan tak banyak yang menanamnya. Di daerah hulu sih masih ada yang punya. Suami bawa sekantong besar. Karena memang buah ini ringan jadi 1-2kg sudah cukup banyak. Anak-anak biasanya memainkan buah ini dengan mengadunya. Satu orang akan mengadu satu buahnya dengan buah anak yang lain. Buah siapa yang pecah duluan kalah. Terus yang menang boleh memakan buah keranji dari anak yang kalah tadi. Kan sudah pecah... hehehe
Kangen juga dengan masa kecil yang masih memainkan buah keranji sebagai aduan. Teman-teman pernah makan buah ini?

Happy Birthday Song In English


 

Rohani Syawaliah Template by Ipietoon Cute Blog Design