24 Agustus 2014

Asal Mula Nama Universitas Tanjungpura

Saya pikir ya awal mulanya nama Universitas Tanjungpura itu karena di Kalimantan Barat ada kerajaan Tanjungpura. Saya kurang paham pelajaran sejarah sih. Tapi ibu mertua saya keren sekali soal menceritakan masa lampau yang dia tahu. Kalau punya waktu luang, saya rasa saya bisa mendengarkan dia bercerita berjam-jam. Tentang banyak hal.

Kebetulan kemarin yang disinggung masalah Universitas Tanjungpura. Ternyata awalnya universitas negeri terbesar itu terletak di Jalan Tanjungpura sebelum akhirnya pindah perempatan Jalan A. Yani. Kampusnya belum sebesar sekarang. Jadi gara-gara terletak di sana namanya jadi Universitas Tanjungpura dan disingkat Untan? Kata mertua saya yang umurnya sudah lebih dari 60tahun sih memang itu alasan nama universitas tersebut Universitas Tanjungpura.

Saya sendiri mungkin harus banyak-banyak baca buku sejarah Kalimantan Barat lagi. Sebenarnya menarik sih kisah-kisah masa lampau itu. Tapi sejarah jadi menyebalkan saat ulangan atau ujian. Pertanyaannya suka menyangkut ke tahun atau tanggal. Padahal lebih suka kalau disuruh menceritakan kembali. Dulu gurunya juga nggak pintar membuat sejarah itu semenarik dongeng sebelum tidur.
Jika teman-teman sendiri tahu tentang sejarah Kalimantan Barat terutama tentang nama Universitas Tanjungpura boleh share ke saya ya. Bisa mention di twitter. Supaya sejarahnya menjadi lebih jelas.

Finally She's Home

Akhirnya perjalanan panjang selama 1 tahun mengajar di NTT, adik saya kembali. Adik perempuan saya satu-satunya sekarang sudah ada di Kalimantan Barat. Sebelum saya menikah dia berangkat dan sekarang setelah kami menikah jalan 9 bulan dia pun pulang. Alhamdulillah. Tinggal 1 tahun lagi perjuangan menempuh Pendidikan Profesi Guru alias PPG, barulah dia akan menjalani kesehariannya sebagai guru yang sebenarnya.

Melihat dia tumbuh besar seperti sekarang rasanya sekejap saja. Saya masih ingat betul wajah masa kecilnya. Dia sangat cantik. Matanya indah. Kulitnya putih. Bulu matanya sangat lentik. Sekarang dia sudah dewasa dan menjalani takdir kehidupannya sesuai yang dia pilih.

Sejak awal dia memang ingin menjadi guru Ekonomi. Waktu tes masuk Universitas Tanjungpura pun dia hanya memilih jurusan Pendidikan Ekonomi Akuntansi. Mata pelajaran yang paling tak saya pahami waktu di SMA selain IPA. Makanya saya memilih jurusan bahasa. Selain sukanya hanya pelajaran bahasa, saya kurang bisa IPA dan IPS.


Hebat deh adik saya ini. Saya yang tak bisa membayangkan harus bangun pagi-pagi setiap hari dan mengajar, dia sedang menuju ke sana. Benar-benar itu hang akan dia jalani. Salut deh sama pilihannya. Ingin mendidik anak-anak bangsa ini.

Welcome home, Desilva. Finally you are home.
 

Rohani Syawaliah Template by Ipietoon Cute Blog Design