30 Juli 2014

Pengeriting Rambut



Ingat banget jaman waktu masih sekolah SMP dulu. Masa-masa rambut keriting masih ngetrend. Hampir semua anak yang rambutnya lurus pengen dikeritingin. Beda sekali dengan jaman sekarang yang semua orang maunya meluruskan rambutnya.

Satu kejadian saat mengeritingkan rambut yang masih saya ingat adalah insiden mengeritingkan rambut menggunakan batang daun singkong. Batangnya yang hijau agak kemerahan itu kan ceritanya bisa dipake buat mengeritingkan rambut. Memang sih sementara. Jadi kalau mau lebih permanen ya menggunakan obatnya yang berwarna biru keputihan itu. Baunya yang menyengat khas membuat saya ingat ke masa lalu.

Sebenarnya dulu rambut saya sih lurus. Tapi sekarang malah benar-benar permanen selamanya akan keriting. Memang sih gen ibu berambut keriting dan abah rambutnya lurus. Nah ceritanya kakak sulung saya rambutnya lurus. Sedangkan adik saya keriting persis ibu saya. Saya sendiri rambutnya berada di antara kedua jenis rambut itu. Eh gara-gara Tante saya yang sedang bereksperimen ingin mengeritingkan rambut, rambut saya yang waktu itu hanya melengkuk sedikit bagian ujung menjadi korbannya. Sebagian besar sebenarnya lurus.

Sampai sekarang rambut saya tetap keriting. Tidak sekeriting adik saya sih tapi cukup mengembanglah. Gara-gara obat keriting yang dilumurkan ke rambut yang dikasih batang muda singkong itu.

Ih sekarang sih nggak perlu repot ya menggunakan obat keriting yang baunya menyengat banget itu. Sebab sekarang sudah banyak alat pengeriting rambut yang tidak permanen. Jangan takut rambut keriting tak sesuai dengan wajah kita. Sebab alat pengeriting rambut yang sekarang dijual di pasaran itu kebanyakan bisa meluruskan kembali. Jadi alatnya sangat canggih.

Soal harga juga jangan takut kemahalan. Harganya terjangkau sekarang. Berbeda dengan jaman dulu. Waktu awal-awal alat catok rambut muncul di pasaran. Harganya selangit. Sekarang sudah banyak yang memproduksi alat catok dan pengeriting rambut dalam satu alat saja.

Memangnya cewek berjilbab butuh alat pengeriting rambut?

Kalau dipikir-pikir memang sepertinya perempuan berjilbab tidak butuh. Tapi kalau sudah punya suami tak ada salahnya lho memberikan penampilan berbeda hanya untuk dia di rumah. Saat di rumah kita bisa bereksperimen dengan rambut kita sendiri. Apakah mau diluruskan atau dikeritingkan. Cukup beli satu alat saja. Males beli di mall karena harganya yang mahal? Di Elevenia ada kok. Murah lagi. Tinggal order dan bayar. Kita sendiri tunggu aja di rumah. Begitu barang datang kita bisa memberikan kejutan buat suami.

 

Tempoyak oh Tempoyak

Bosan lebaran gini sajiannya bersantan dan daging-dagingan? Sama! Makanya saya membuka penutup gelas yang isinya tempoyak. Tempoyak adalah durian fermentasi. Fermentasinya bisa dibuat menggunakan garam dan durian saja atau garam, gula, dan durian.

Beberapa hari lalu. Kalo nggak salah pas malam lebaran, di rumah pesta durian. Ternyata ada durian yang kurang manis. Ada dua buah yang 'zonk' diputuskan untuk menjadikannya tempoyak saja. Sebenarnya sih bisa saja saya beli tempoyak di warung saat kepengen durian. Namun karena suami kurang suka, niat tersebut saya urungkan. Sedangkan kemarin duriannya sayang mau dibuang. Dimakan nggak enak juga. Itu sebabnya dibikin tempoyak. Selain awet, makannya juga nggak perlu sekaligus.

Di rumah hanya ada udang ebi, jadilah segenggam ebi saya rendam air sebelum ditumis. Memasaknya juga mudah. Pake bawang merah, bawang putih, rawit, dan bumbu kaldu atau garam juga cukup kalo kurang asin. Semua bumbu ditumis. Habis itu masukkan durian yang sudah difermentasi beberapa hari sebelumnya.

Untuk membuat tempoyak, daging durian memang dibiarkan beberapa malam setelah dicampur garam dan gula, lalu masukkan di wadah yang tertutup rapat.

Saat sudah matang, bisa langsung dimakan dengan sepiring atau dua piring nasi hangat. Saya makan dua saking enaknya tempoyak yang saya buat tersebut. Hehehe...

Telur Dadar IstimewA

Saya berencana membuatkan suami telur dadar istimewa tapi bukan hari ini. Menuliskannya di sini hanya supaya saya tidak lupa tentangnya. Tadi siang nonton di Youtube dan banyak sekali kreasi dari telur. Maklum saya bukanlah orang yang bisa memasak yang rumit-rumit. Jadi mencari resep sederhana tapi tetap enak dan gampang membuatnya.

Sebenarnya sih kepengen makan kare orang Jepang. Di banyak komik yang saya baca, sering banget tu menemukan tokohnya makan nasi pake kare. Penasaram banget dengan rasanya seperti apa.

Dari banyak masakan yang ingin saya kuasai, selain Arab dan India saya ingin menguasai masakan Jepang. Di Youtube sih banyak tapi suka bingung sama bahan yang mereka gunakan. Hehehe...

Kalo saya lupa bikin telur dadar istimewa buat suami tolong diingatkan ya? Soalnya saya juga mau posting di blog ini...

 

Rohani Syawaliah Template by Ipietoon Cute Blog Design