14 April 2014

Ganti Klakson Motor?

Kemarin kepikiran buat ganti klakson sepeda motor. Selama ini modal ngingetin orang supaya nggak main hape sambil bawa motor atau ngelanggar rambu-rambu lalu lintas hanya klakson bawaan dari Scoopy. Bunyinya ya normal. Saya membayangkan jika bunyi klakson sepeda motor saya kayak klakson truk. Siapa tahu orang jadi lebih peduli dan ngeri mendengarnya.

Maklum kalo sesama motor orang sembarangan aja. Nah beda cerita kalo deket truk bukan? Di mobil kerja suami juga dipasangin tuh klakson yang bunyinya kayak klakson truk. Senjata supaya orang minggir dari tengah jalan.

Hal sepele sih kayaknya ya main hape sambil bawa motor atau melanggar lampu lalu lintas. Tapi hal tersebut nggak hanya ngebahayain diri kita sendiri melainkan membahayakan orang lain juga.
Menyebalkan kalo yang jadi korban adalah kita yang sudah berusaha untuk patuh dengan peraturan lalu lintas.

Disturbing Picture

DP alias disturbing picture tentu istilah yang sudah sangat awam di dunia online. Intinya sih gambar yang cukup mengganggu entah karena sadis atau tidak layak buat dipertontonkan ke khalayak ramai. Kali ini saya ngomongin soal disturbing picture karena sangat terganggu dengan orang yang lewat di simpang empat lampu merah Jl. Dr. Wahidin.

Barangkali orang lebih suka melanggar rambu-rambu lalu lintas dibandingkan mematuhinya. Padahal rambu-rambu lalu lintas buat mengamankan kita sendiri. Orang yang menggunakan jalan raya. Kalo memang nggak mau patuh dengan rambu-rambu jangan make jalan raya. Lewat jalan kebun aja kali ya?

Entah berapa banyak orang yang tak peduli dengan keselamatan dirinya sendiri dan juga orang lain. Seenaknya saja menerobos lampu merah. Jelas-jelas giliran orang lain yang boleh lewat. Gara-gara hal tersebut saya jadi kepikiran. Bagaimana kalau gambar sadis mayat orang yang kecelakaan di pajang di simpang empat lampu merah?

Supaya orang mikir dulu sebelum melanggar rambu-rambu lalu lintas.

 

Rohani Syawaliah Template by Ipietoon Cute Blog Design