21 Maret 2014

Kulminasi Maret 2014: Siapa Menang Lomba Membuat Telur Berdiri?


Entah sudah berapa postingan yang saya tulis membahas soal Kulminasi bahkan ada tulisan fiksi saya yang berjudul Kulminasi. Jika teman-teman belum tahu apa itu Kulminasi sebenarnya baiklah tak bosan-bosan saya tuliskan di sini. Jadi Kulminasi itu fenomena alam yang terjadi di titik equator. Titik Kulminasi artinya titik poros Bumi dengan matahari yang sejajar. Ketika posisi poros Bumi dan matahari sejajar bayangan benda yang berada di titik equator akan menghilang beberapa saat.

Selain bayangan benda akan menghilang, fenomena ini juga membuat telur bisa berdiri. Jadi kita bisa meletakkan telur dengan posisi tegak sempurna. Caranya letakkan pelan-pelan di sekitar titik equator dan telur akan tegak tanpa bantuan apa pun.

Apabila teman-teman datang ke Pontianak pada tanggal 21-23 Maret atau 21-23 September akan bisa menyaksikan secara langsung fenomena alam ini. Karena setiap tahun fenomena ini akan terjadi dua kali di Pontianak. Tepatnya di kawasan wisata Tugu Khatulistiwa. Selain bisa menyaksikan fenomena alam yang jarang terjadi ini dan tak semua tempat bisa dijadikan lokasi untuk menikmati titik kulminasi, kita juga akan disuguhi beragam atraksi saat Kulminasi terjadi. Sebab fenomena ini sebentar saja. Saat posisi matahari sudah tidak sejajar lagi, Kulminasi pun selesai.

Ada acara tari-tarian, nyanyi-nyanyian, banyak warga yang mengenakan pakaian adat masing-masing etnisnya saat memberikan suguhan atraksi.

Tahun ini, khususnya Maret ini ada yang menarik lagi. Ada lomba membuat telur berada di posisi berdiri tegak. Puncak Kulminasi sendiri akan berlangsung pada tanggal 22 Maret 2014. Jangan sampai teman-teman kelewatan ya menyaksikan perlombaan dan atraksi yang ada di sana. Bawa perlengkapan untuk terhindar dari panas matahari seperti payung dan topi karena saat berada di titik equator teman-teman akan disambut oleh kilauan matahari yang selain terang juga panas sekali.


Buat yang suka belanja di lokasi acara juga akan banyak orang yang membuka stand pameran. Meskipun pada hari biasa sendiri sudah ada beberapa tempat yang selalu buka untuk pengunjung yang datang ke Tugu Khatulistiwa. Beragam oleh-oleh tersedia di sana. Yuk datang ke Pontianak. Mumpung tiket dari Jakarta ke Pontianak masih murah. Terakhir saya cek masih kisaran 400.000-500.000an. Sekitar $50. Terjangkau bukan?

Tentang Times New Roman di Ubuntu



Suka tidak suka saat menggunakan Ubuntu mau tak mau harus menginstall font yang paling umum digunakan untuk lomba menulis ini. Rata-rata memang lomba banyak yang mengharuskan tulisan yang dikirimkan dalam format huruf Times New Roman. Jadi ketika di Ubuntu sendiri, word processornya kan LibreOffice sehingga font Times New Roman bukanlah font standar yang ada. Tetapi bukan hal yang sulit untuk membuat Times New Roman tampil di word processor yang kita gunakan di Ubuntu. Saya hanya mengkhususkan Ubuntu sebab sekarang saya hanya mengoprek OS yang satu ini.

Untuk menginstall font yang sebelumnya kita temukan di word processor milik windows tinggal buka saja Ubuntu Software Center. Satu hal yang paling saya sukai dari Ubuntu adalah keberadaan Ubuntu Software Center ini sebab kita yang sudah terbiasa menggunakan playstore di android akan merasa betapa miripnya 'store' Ubuntu ini dengan store di smartphone robot hijau tersebut. Tinggal cari saja aplikasi yang kita butuhkan untuk diinstall. Klik install dan tunggu sampai unduhan selesai.

Tak perlu repot menemukan kode untuk memerintahkan 'terminal' menginstall Times New Roman ke Ubuntu. Sebab saya yakin di luar sana banyak sebenarnya orang yang mau menggunakan Ubuntu atau OS dari Linux lainnya tetapi kendalanya adalah bingung mengetikkan kode di terminal untuk menginstall sesuatu yang dia butuhkan. Memang menginstall menggunakan terminal cukup menarik. Buat saya yang hanya menggunakan PC untuk menulis rasanya menemukan kode-kode yang bisa saya gunakan untuk memberikan perintah pada terminal itu 'waw' sekali. Melihat angka-angka berubah lalu persenan yang meningkat hingga akhirnya penginstallan selesai dilakukan.

Ini mau tak mau saya lakukan, saya tidak mahir tapi saya suka melakukannya, untuk aplikasi yang sulit saya temukan di Ubuntu Software Center atau tiba-tiba saya menemukan kode sederhana yang cukup dimasukkan satu kali tanpa unduh beberapa hal lalu memasukkan kode buka ini-itu yang cukup membingungkan. Seperti menginstall font dari Microsoft Word ke LibreOffice saya menggunakan kode untuk perintah di terminal. Padahal di Ubuntu Software Center sudah ada lo... bisa cek gambar di dalam postingan ini yang saya simpan di bagian atas sana.

Namun jika teman-teman sama awamnya dengan saya dan ingin menginstall menggunakan terminal Ubuntu bisa gunakan kode di bawah ini.

sudo apt-get install msttcorefonts



Selamat mencoba.
 

Rohani Syawaliah Template by Ipietoon Cute Blog Design