13 Maret 2014

Cara Merawat Pakaian Dalam


Lingerie adalah pakaian dalam yang mempunyai model sexy dan modis. Banyak orang yang memakainya untuk saat-saat penting atau membelinya untuk kado pernikahan teman. Karena harganya cukup mahal, sangat sedikit orang yang mempunyai koleksi pakaian dalam sexy di lemarinya. Jika teman-teman termasuk orang yang memiliki koleksi tersebut, tulisan ini akan membagikan tips untuk merawat pakaian dalam agar lebih tahan lama. Tentu teman-teman tidak mau kalau pakaian dalam favorit yang sudah dibeli mahal-mahal hanya dipakai beberapa kali saja.

Lingerie biasanya terbuat dari bahan yang halus dan lembut. Oleh karena itu, tidak boleh mencucinya menggunakan mesin cuci. Pisahkan pakaian dalam yang teman-teman punya dari tumpukan cucian kotor yang lain. Kemudian cuci pakaian dalam secara terpisah menggunakan tangan. Bra mempunyai bantalan dan kawat yang akan mudah rusak jika dicuci menggunakan mesin cuci. Cucilah dengan lembut, karena menggosoknya akan membuat pakaian dalam kehilangan elastisitas.



Jangan mengeringkan pakaian dalam di mesin dryer. Sebaiknya langsung digantung dan biarkan kering dengan sendirinya. Pakaian dalam juga mesti disusun secara rapi di dalam lemari pakaian. Jangan menyimpannya dengan asal-asalan karena hal itu akan merusak bentuk bantalan bra. Susun dan atur dengan baik sedemikian rupa agar bentuknya tidak berubah sejak teman-teman pertama kali membelinya. Semoga artikel ini bermanfaat untuk teman-teman. Selamat mencoba.

Efektivitas Produk Pembersih Tangan


Pusat Penanganan Penyakit Amerika mengatakan bahwa hal paling mudah dalam mencegah penyakit yaitu mencuci tangan dengan hand sanitizer, atau dengan sabun pencuci tangan dan air. Jika sabun dan air sulit ditemukan, banyak sanitizer yang digunakan sebagai alternatif. Pilihlah sanitizer yang mengandung 60% alkohol atau antiseptic yang pekat.

Alkohol mampu membunuh banyak jenis bakteri termasuk di antaranya bakteri penyebab TBC atau gangguan pernapasan lainnya. Bahkan, 90% alkohol mampu membunuh lebih virus penyakit seperti virus flu, virus demam hingga virus HIV. Meskipun alkohol merupakan bahan kimia yang mudah terbakar, penggunaan alkohol pada kulit bagian luar tidak akan membahayakan bagi penggunanya asal masih dalam kadar yang dapat ditoleran.


Menurut University of Virginia Medical School, hand sanitizer lebih ampuh dalam membasmi virus flu dibandingkan dengan mencuci tangan biasa. Alkohol yang terkandung di dalamnya tidak akan membunuh mikro organisme yang dibutuhkan untuk daya tahan tubuh sehingga hanya virus-virus yang merugikan saja yang akan dibasmi oleh produk pencuci tangan ini. Meskipun demikian, penggunaan hand antiseptic sebaiknya dibatasi 5 kali saja dalam sehari karena terkadang ada kulit yang rentan terhadap kadar alkohol sehingga akan menimbulkan gatal-gatal dan kulit pecah-pecah. Gunakanlah produk pembasmi bakteri ini dengan cermat agar hasil yang didapatkan maksimal. Jangan lupakan bagian-bagian tersembunyi pada tangan seperti lekukan di antara jari dan ujung-ujung kuku. 

Merawat Baju Renang Agar Tidak Melar


Berenang merupakan salah satu olahraga yang dinilai sangat efektif untuk membentuk tubuh. Selain karena gerakan-gerakannya yang memang mampu membuat tubuh lebih kencang dan berbentuk, berenang sendiri secara tidak langsung membuat kita melakukan gerakan yang lebih berat dibandingkan olahraga lain. Hal ini disebabkan karena berenang dilakukan di air yang tekanannya lebih besar jika dibandingkan dengan melakukan olahraga di udara bebas. Berikut ini tips merawat pakaian renang teman-teman agar lebih awet.

Untuk melakukan olahraga berenang, akan lebih efektif jika kita mengenakan pakaian renang. Pakaian renang dibuat dengan material khusus yang mampu memberikan keleluasaan saat melakukan gerakan-gerakan di dalam air. Menjaga elastisitas pakaian renang merupakan hal utama yang harus dipertimbangkan.

Jangan rendam pakaian renang terlalu lama. Selesainya berenang, cukup alirkan pakaian renang di air bersih yang mengalir dan kucek pelan perlahan. Jangan gunakan detergen atau sabun cuci apapun untuk mencuci pakaian renang, karena hal itu malah akan merusak elastisitas dan karet benang pada pakaian renang.

Tips merawat pakaian renang yang terakhir adalah tidak menjemurnya dengan hanger saat baju renang masih basah karena hal ini akan membuat baju renang tertarik ke bawah dan melar. Gantung di tali jemuran secara memanjang dan jemur di tempat yang tidak terkena panas matahari langsung.

Kejutan Untuk Ibu


Sepulang dari supermarket bunda kesal karena tidak saya maupun ayah yang ingat untuk membeli sabun cuci. Ayah kemudian berinisiatif untuk pergi kembali ke supermarket, tapi ibu bilang tidak usah karena hari sudah malam. Saya tahu ibu kesal karena sekarang dia tidak bisa mencuci piring, padahal banyak sekali pekerjaan lain yang ingin dia selesaikan. Lagipula ibu memang paling tidak suka melihat dapur yang kotor. Dia sangat takut nanti ada tikus berkeliaran di rumah kita.

Ayah memalingkan wajahnya pada saya, dan menyuruh saya untuk mengatakan sesuatu untuk menghibur ibu. Tapi saya membalas tatapan ayah sambil bilang padanya tanpa suara agar ayah saja yang melakukannya. Akhirnya ayah mengalah, dan dia mendekati ibu yang sedari duduk sendiri di sofa. Ayah mengajak ibu untuk pergi ke garasi bersama kami. Tadinya ibu tidak mau, namun setelah saya mengajaknya juga maka dengan terpaksa ibu pun mau.


Setelah memapahnya sampai ke garasi wajah ibu pun berubah sumringah. Dia tidak percaya mobil idamannya yang selama ini dia inginkan ada di depan matanya, lebih dari itu ada di garasi rumahnya. Ayah langsung menjelaskan pada ibu bahwa karena kita buru-buru ingin membawa mobil baru ini ke rumah maka tadi di supermarket kita kelupaan membeli sabun cuci. Mendengar itu ibu pun paham, dia bahkan sudah tidak peduli lagi pada itu. Dia sungguh senang sekarang, dan berterimakasih pada ayah juga pada saya karena telah memberinya kejutan yang tidak disangka-sangka.

Tak Bisa Menulis Lambat


Masih ingat dengan tahun lalu. Bulan yang sama dengan yang sekarang saya memutuskan untuk menulis sesuai dengan urutan bulan. Maret 3 tulisan sehari. April 4 tuilsan sehari. Sampai akhirnya Desember 12 tulisan sehari. Terdengar tidak mungkin untuk menulis sebanyak itu. Alhamdulillah sekarang saya sudah menyelesaikannya di Desember 2013.

Barangkali akan banyak orang di luar sana yang mengatakan begini: 'Saya lebih mementingkan kualitas dibandingkan kuantitas.'

Yap seorang teman pernah mengatakan demikian tahun lalu. Saat awal-awal tantangan tersebut saya buat. Tak semuanya tulisan sebenarnya. Karena ada beberapa postingan saya hanya meletakkan gambar di dalam postingan dengan judul sebagai keterangan. Saya bersyukur saya membuat tantangan tersebut karena sekarang ternyata saya harus berhadapan dengan tantangan menulis yang sebenarnya dari klien yang membutuhkan banyak tulisan dalam sehari. Paling tidak saya harus menulis 10-20 tulisan setiap harinya untuk memenuhi pesanan klien.

Tak terbayangkan jika sekarang saya tidak terlatih untuk menulis cepat. Bagaimana mungkin saya mengambil job menulis yang datang. Saya hingga hari ini belum pernah menolak klien yang memesan artikel. Berusaha menyelesaikan semuanya hingga tuntas dan mengambil uangnya. Sebab sekarang saya tak bisa lagi menulis lambat. Alhamdulillah saya sudah bisa menulis cepat, satu di antara manfaat yang bisa saya dapatkan dengan menyelesaikan tantangan menulis yang saya buat tahun 2013 lalu, adalah saya memenangkan Tulis Nusantara 2013 sebagai juara pertama untuk kategori cerpen. Padahal saya sendiri tak yakin cerpen tersebut akan menang. Mengingat saya menyelesaikannya 1 jam sore itu karena sudah kejar-kejaran dengan deadline pada hari yang sama.

Nah buat yang ingin menulis cepat dan meninggalkan kebiasaan menulis lambatnya bisa cek gambar di bawah ini. Ini kiat dari Pak Isa Alamsyah suaminya Ibunda Asma Nadia. Silakan :)





Semoga kita bisa menyelesaikan tulisan dengan cepat dan banyak. Sebab sebuah tulisan sebelum masuk ke ranah 'kualitas' menurut banyak orang adalah harus diselesaikan. Jangan mikir bagus dulu. Pisau, jika diasah setiap hari insha Allah akan lebih tajam dari pisau yang diasah seminggu sekali atau sebulan sekali.
 

Rohani Syawaliah Template by Ipietoon Cute Blog Design