31 Januari 2014

 Akun-Akun Pembela SBY

Akun-Akun Pembela SBY


Jika teman-teman sadar satu hal, ada banyak akun gadungan yang dibuat untuk mencecar orang yang memensyen akun Ayanda SBY. Saya tidak akan menyebutkan akun-akun tersebut satu demi satu. Sebab banyak sudah akun yang seakan-akan ingin mementahkan protes saya. Tentu saja itu dilakukan untuk membuat orang yang suka protes ke presiden jadi bungkam. Sayangnya saya lebih suka protes melalui blog saya sendiri. Dapat dipastikan kebanyakan serangan hanya datang melalui twitter. Tak ada yang mengganggu melalui facebook atau blog juga.

Bagaimana pun juga saya tahu benar protes saya bukan sesuatu yang keliru. Bukankah tampuk pemerintahan negara ini paling tinggi diduduki presiden? Kalau memang pejabat di daerah tak memperdulikan masalah yang terjadi di daerah bertahun-tahun apakah ada yang keliru dengan protes langsung pada pemimpin yang tertinggi. Ah kalau kemarahan yang diturutkan akan lebih panjang lagi saya mengomel masalah ini.

Analoginya begini. Sederhana saja. Seorang murid protes tentang sesuatu hal di kelasnya yang menurut dia bukan hal yang pantas terjadi di dalam kelas. Sang guru tak peduli. Apakah kita akan menyalahkan dia yang melakukan protes tersebut langsung pada kepala sekolah? Bagian ini silakan pikirkan sendiri saja.

Balik lagi ke akun-akun pembela SBY tersebut, sebenarnya mau satu juta akun pun yang dibuat untuk menyerang atau menghina orang yang protes terhadap akun sang bapak negara di twitter saya rasa tak akan memberikan dampak yang sesuai dengan keinginan mereka. Indonesia rakyatnya rame. Satu orang dimentahkan akan banyak muncul rakyat yang lain yang akan memberikan dukungan dan bisa jadi melakukan pergerakan yang lebih besar.

Sekarang bola saljunya sudah mereka gulirkan sendiri. Bergerak menurun dan akan menjadi bola salju yang lebih besar lagi. Ketika saatnya sudah ditentukan Tuhan akan ada perubahan. Perubahan yang lebih baik. Saya yakin itu. Negara ini akan berubah ke arah yang baik jika kita mau berusaha. Tuhan tak akan mengubah Indonesia jika kita sendiri tak berusaha melakukan perubahan itu.

Beliau boleh cuek bebek di akun twitternya lalu serangan muncul dari pihak yang lain. Tapi saya yakin apa yang saya suarakan adalah sebuah kebenaran. Meskipun Cornelis bilang: 'Dulu nggak ada jalan itu masih bisa hidup kita'. Iya memang bisa hidup. Tapi kita di Kalimantan Barat akan terus tertinggal. Berapa banyak orang yang akan kita biarkan terisolasi di sana?


Ingin tahu mana saja akun pembela SBY? Coba saja ajukan protes ke akunnya :)

30 Januari 2014

Tentang 4 Blogger

Ternyata kali ini wajib membahas tentang 2 blogger pria dan 2 blogger wanita. Tema yang lumayan unik ya kali ini karena tak pernah diminta membahas blogger sebelumnya. Kalo disuruh membahas 4 blogger pria sih gampang ya karena rame banget cowoknya yang masuk Liga Blogger Indonesia 2014 ini. Nah kalau diminta membahas blogger cewek yang agak bingung. Sebab dari semua cewek yang terdaftar sebagai peserta tak ada satu pun yang pernah saya temui. Pengennya membahas orang yang sudah pernah saya temui sebelumnya.

Ya sudahlah saya bahas langsung aja ya!

  1. Feri Harjulianto
    Sebenarnya pemilik http://kata-kutuku.net/ ini satu kota dengan saya. Bahkan satu kampus. Tapi saya keluar dia baru masuk. Hehehe... sama-sama satu kota tapi baru pernah ketemu satu kali itu pun di Asean Blogger Festival 2013 di Solo. Tak begitu kenal dekat sebenarnya. Tapi setelah mengintip di blognya, Feri ini suka menjahili orang loooo... padahal calon bapak guru nih dia. Hobi lainnya bermimpi. Katanya sih karena bermimpi itu gratis.


  1. Ririe Khayan
    Kalau Ririe ini sama sekali belum pernah saya temui. Benar kan ya? Tapi sudah cukup lama berkenalan di blog. Lebih lama dibandingkan saya mengenal Feri secara online. Sebab saya memulai blog saya dengan rajin sekali blog walking ke blog orang dan saya ingat sekali saya mampir ke blognya gara-gara saya membaca komentarnya di blog orang. Cuma saya lupa blog siapa yang waktu itu memuat komentarnya. Hehehe..
    Lihat dari akun facebooknya sih dia tinggal di Yogyakarta berasal dari Lamongan. Orangnya aktif ngeblog. Dari pertama kenal sampai sekarang blognya masih diisi terus oleh empunya. Bisa mampir ke sini buat yang ingin tahu blognya http://www.ririekhayan.com/. Orangnya baik dan ramah kok. Walaupun hanya kenal lewat dunia maya tapi rasanya nggak canggung lagi ngobrol lewat chat dengannya.


  1. Aisyah Rasyid
    Pemilik blog http://aisyah1494.blogspot.com/. Kalo baca di blognya sih dirinya itu menurut dia sendiri seperti ini.
    @Cicajoli seorang gadis Pecinta Kertas yang pastinya juga cinta Pohon beserta daun, ranting dan akar. Gadis manis yang paling pinter ngomong di dunia maya doang dan akan menjadi kaku seperti trumbu karang yang di awetkan apabila berada di dunia nyata. Gadis yang senang berhayal dan juga suka curhat dengan Allah. Seorang gadis yang selalu bermimpi bisa nulis di berbagai tempat, wilayah, kabupaten dan negara di seluruh dunia. Dan nantinya bisa menikah dengan seorang bule muslim. Gadis Indonesia yang berjuang keras agar selalu dapat berbuat baik kepada semua Makhluk Allah :)

    Identity:
    Name: Cica Aisyah
    User Twitter: @Cicajoli
    TTL: Pekanbaru, 14 April 1994
    Pendidikan: Mahasiswi Fakultas Hukum Univ. Riau (UR)
    I think enough to share all about me ;)
    And i need more friends.
    It's kind of like my quest right now just to have more true friends.
    I hope you next my friend.
    Thankyou for read my fact, Bye ^^

Usianya masih sangat muda. Ah saya jadi merasa tua. Saya baru mengenalnya di sini. Di Liga Blogger Indonesia 2014. Tak tahu banyak mengenai dirinya. Untungnya sudah tercantum di blognya penjelasan tentang dirinya sendiri. Kalau melihat dari blog dan twitternya terlihat orangnya ceria ya. Salam kenal ya.


  1. Dimas Muharam
    Dia istimewa itu yang terlintas di kepala saya saat pertama kali bertemu dengannya. Membuat saya terkesima dengan kelebihan yang dia punya. Memang bukan hanya dia orang yang terbatas fisiknya dan tetap bisa berkarya. Masih banyak lagi orang yang punya masalah yang sama bisa membuat prestasi mengalahkan orang yang diberikan banyak kelebihan oleh Allah. Terbatas secara fisik tak menghalanginya untuk berkutat dengan blog dan dunia maya. Salut dengan kelebihan yang dia punya. Mampir ke rumah mayanya di sini http://www.dimas.web.id/.

Sekian review saya tentang 4 blogger di Liga Blogger Indonesia. Walaupun sebenarnya orang yang tersisa dan tak dituliskan tentu saja tak kalah istimewa untuk dituliskan di sini. Terima kasih buat yang sudah menulis tentang saya di blognya.

Lagu Jalan Rusak dari Wilayah Timur Kalimantan Barat






Masih dari kawasan Pontianak, Kalimantan Barat. Dari Bumi Khatulistiwa ini saya ingin mengabarkan bahwa jalan lintas negara di wilayah timur kami yang menghubungkan Indonesia dengan Malaysia masih hancur lebur. Sementara jalan di Jakarta berlubang sedikit langsung diperbaiki. Saya tak mengerti siapa yang harus kami hubungi untuk perbaikan jalan ini. Sebab masyarakat sudah demo di depan Kantor Gubernur dan tak ada perubahan. Barangkali beliau tahu masyarakat juga butuh makan dan istirahat. Tak mungkin 24 jam setiap hari akan muncul di depan Kantor Gubernur Kalimantan Barat untuk mendemo hasil kinerja beliau.





Disampaikan ke twitter presiden pun tak ada tanggapan. Malah yang ada orang-orang yang mengatakan bahwa saya salah telah mengabarkan hal tersebut kepada beliau dan juga pada istrinya. Pertama saya ingin mengatakan saya bukan ingin mengeluh. Tapi menunjukkan pada orang yang sekarang berada di tampuk pemerintahan tertinggi mengenai jalan lintas negara yang ada di Kalimantan Barat seperti itu keadaannya. Pak SBY tentunya punya kuasa untuk memerintahkan pada orang yang mengemban tugas untuk memajukan Kalimantan Barat agar memperbaiki jalan tersebut.

Kalau jalan itu baru rusak kemarin, wajar saja hari ini belum ada perbaikannya. Ini sudah tahunan. Bahkan sejak saya masih kecil jalan itu sudah rusak. Bagaimana ceritanya sampai sekarang saya sudah menjadi ibu rumah tangga jalan itu malah semakin rusak? Jalan tersebut sebelumnya tidak berbentuk tanah kuning lumpur seperti itu. Pernah ada batu dan aspal di sana. Pernah mulus jalan itu dulunya. Saat truk pembawa hasil tambang dan perkebunan tidak melewatinya dengan bebas seperti sekarang ini. Hasil bumi kami dikeruk dan yang tersisa buat kami hanya tanah berlumpur.

Nyawa adalah taruhan bagi setiap orang yang datang ke sana. Saya rasa jika se-Indonesia mengumpulkan dana Rp1.000 saja, dana yang terkumpul sudah lebih dari cukup untuk memperbaiki jalan tersebut. Membangun jalan yang lebih layak dan tidak membahayakan banyak orang. Barangkali karena jalan ini tidak merugikan negara jika dalam keadaan rusak. Berbeda dengan jalan yang lain yang ada di luar Kalimantan. Negara tidak rugi, tetapi pertimbangkan kerugian masyarakat yang tinggal di sini.

Dari sini kami kirimkan lagu untuk para pemimpin negeri ini yang membutakan matanya sendiri atas masalah yang ada di provinsi Kalimantan Barat. Masalah yang sudah mengakar sejak dulu. Ini jalan lintas negara. Banyak kendaraan yang menggunakan jalan ini. Banyak masyarakat yang tinggal di sini. Kalimantan Barat juga Indonesia. Buatlah kami merasa bahwa kami memang berhak mendapatkan jalan yang lebih baik dari ini.

Jika teman-teman ingin menyumbang proyeknya ada tautan ini. Silakan klik di sini.

29 Januari 2014

7 Silly Life Stories


Hi Honeylizious readers! Perkenalkan saya Gelato Traveler, yang punya YouthGoTravel. Nah, untuk tema Swap Blog kali ini, saya harus menjelaskan dalam 7 cerita hidup saya yang cukup bikin wajah memerah. Jadi,untuk kalian yang suntuk, mungkin cerita ini bisa bikin kalian tersenyum
  1. Gum on the Dress
Saya ini anaknya jahil, sudah sejak kecil penyakit itu menyebar. Waktu di TK, saya juga tomboy. Mama saya lebih suka memakaikan saya baju kodok yang popular di kalangan anak-anak. Nah, pada saat itu, film Cinderella and Putri Tidur yang diperankan Ira maya Sopha juga sedang booming. Banyak anak-anak perempuan yang memakai dress di TK saya.



Suatu hari ada satu anak perempuan yang mengatakan bahwa baju kodok saya jelek, sewaktu istirahat. Saya yang saat itu sedang mengunyah permen karet langsung naik pitam. Secepat kilat tangan saya mengambil permen karet dan menempelkannya ke gaun “cantik” yang dipakainya. Dia langsung menangis dan mengadu kepada salah satu guru kami. Sepulangnya, si mbak pengasuh yang “menanggung” malu karena ibu anak itu marah-marah dan memintanya untuk menghilangkan permen karet dari dress tersebut.

  1. Pee on Foes
Nah, ini kelanjutan dari kenakalan saya di masa kecil. Saya itu paling suka main ayunan. Suatu ketika saat istirahat, ada dua anak perempuan yang mengambil alih ayunan kesayangan saya. Dengan kesal saya mencoba untuk menikmati permainan lainnya, yaitu jaring laba-laba bersama sepupu saya. Tidak lama kemudian sepupu saya berkata dia mau ke toilet dulu untuk buang air kecil.

Entah setan jahil mana yang merasuki saya. Saya pun berbisik ke sepupu saya sambil tersenyum licik (seperti di sinetron..hihi). Kemudian saya mendekati kedua anak perempuan yang sedang asyik bermain ayunan. Saya meminta mereka untuk menutup mata sebelum saya memberikan “surprise”. Dan pada saat itulah sepupu saya asik pipis di seragam mereka. Dan seperti biasa, si mbak pengasuh yang merasakan amarah kedua ibu dari kedua bocah lugu tersebut.

Note for 3rd and 4th stories: Saya meminta maaf kepada Mbak Ani, pengasuh saya selama empat tahun yang selalu ketimpa amarah orangtua murid selama saya bersekolah di TK dan SD. Mungkin hal inilah yang membuat guru TK saya menyarankan saya untuk mulai SD walaupun umur saya baru 5 tahun.

  1. Pomba Ban Sepeda Portable
Ini adalah pengalaman saya di kota kecil bernama Ilmenau, Thuringen di Jerman. Hari itu adalah hari-hari terakhir Student Week in Ilmenau 2011, student festival yang saya ikuti. Saya meminjam sepeda dari salah satu host teman saya. Nah, teman saya lainnya dari Indonesia juga ingin bersepeda. Kebetulan sepeda itu ada boncengannya, hanya saja jika ditunggangi dua orang, ban sepeda itu agak sedikit kempes. Maka saya berinisiatif untuk meminjam pompa ban ke Student Center, sedangkan teman saya melanjutkan bersepeda ke danau.

Di tengah jalan, saya bertemu dengan salah satu pelajar Jerman di universitas tempat festival diadakan. Saya bertanya apakah mungkin meminjam popa sepeda di Student Center. Lalu dia menawarkan pompa ban yang dimilikinya. Pompa ban yang dimilikinya seperti seruling, jadi bisa dibawa kemana-mana. Dia juga berbaik hati untuk memboncengi saya sampai danau.

Sesampainya disana, dia dan teman saya bahu membahu untuk memompa ban sepeda yang kempes. Dan pada saat itulah saya melihat sesuatu yang mirip dengan pompa ban yang dimilikinya di bawah boncengan. Lalu, dengan polosnya saya bertanya apakah benda itu juga pompa ban. Dengan wajah menahan tawa, dia mengangguk. Saat itu, saya malu sekali karena mungkin saja pelajar itu mengira saya ini ndeso :p. Tapi jujur saja, itu adalah pertama kalinya saya melihat pompa ban sepeda portable..hihihi
  1. Heart of Ice
Pria romantis adalah dambaan kebanyakan perempuan. Beruntungnya, Perfect Travel Mate saya, Jacknass Traveler itu cukup romantis. Awal Desember tahun lalu, tepatnya pada tanggal 7 adalah hari dimana kami bertemu kembali setelah setahun LDR. Mungkin bisa dibilang, saya ini orangnya tidak terlalu romantis karena saya merasa biasa saja untuk pertemuan itu sebab setiap hari melihat dia di Skype.

Di bandara Vilnius, saya melihatnya menunggu saya bersama kakaknya. Dia menghampiri saya dan … (the details..mhm off the record) Kemudian saya berkata bahwa saya bertemu dengan teman baru dari Korea di pesawat. Wajahnya sedikit kaget, “Already met another guy?” Saya hanya nyengir dan berkata bahwa teman baru saya itu akan ke Kaunas juga karena dia belajar di universitas yang sama dengan kami, dulunya. Dia maklum karena saya ini orangnya easy going dan cepat berkenalan dengan orang asing, terutama saat berpergian.

Dia pun berkenalan dengan teman baru saya. Saat akan ke mobil, dia meminta saya berhenti dan mengatakan “My heart is melting! Touch it!” Lagi-lagi saya dibuat nyengir dan menyentuh dadanya. Kemudian saya bergegas lagi ke mobil karena cuaca yang super dingin.


Karena kami tidak langsung pergi ke Kaunas, kami hanya mengantar teman Korea ini ke stasiun kereta. Kami keluar mobil untuk berpamitan dengannya. Sesaat sebelum saya ke mobil, Jacknass membuka mantelnya dan mengeluarkan es krim kesukaan saya dari “jantungnya”. Saya baru sadar, dia ternyata mau menyambut saya secara “romantis” namun rencananya tidak terlalu berhasil karena saya yang kurang peka, ditambah lagi membawa “cowok” lainnya di hari spesial itu :p.
  1. Lychee Tea Disaster
Kejadian ini baru saja terjadi di awal tahun 2014 sewaktu saya mengunjungi Godmother Jacknass Traveler di Jerman. Saat kami berbelanja, Jacknass melihat leci dan bertanya pada godmother-nya apakah dia pernah merasakan buah eksotis itu. Karena belum, Jacknass meminta saya membuat Lychee Tea seperti yang saya buat untuknya sewaktu di Lithuania untuk mengambil hati ibu baptisnya.

Sesampainya di rumah, saya segera membuat Lychee Ice Tea. Rasanya sempurna, tinggal ditambah air buah kalengan. Godmother menawarkan untuk memakai air buah persik kalengan. Pada saat menuangkan air tersebut, saya kurang berhati-hati dan beberapa buah persik utuh di dalamnya jatuh ke dalam teko dan air teh di dalamnya meluber. Jacknass langsung membantu saya membereskan kekacauan dan membuat ulang setengah teh leci yang terbuang sia sia. Begitu juga usaha saya untuk meninggalkan kesan yang baik di hati Godmother Jacknass…
  1. Via delle Terme di…
Woman can’t read map! Well, mungkin stereotype ini berlaku untuk saya. Saat liburan ke Italy awal Januari ini, saya berniat untuk makan malam di tempat yang cozy tapi tetap affordable dengan Jacknass untuk merayakan hari pertama kami bertemu yang ke-20 (for your record, yeah we do celebrate this special moment every month . Salah satu cerita tentang tradisi kami ini bisa dibaca disini.)

Di salah satu Travel Website internasional, café ini ditunjuk sebagai salah satu café aperitivo (dimana kita bisa pilih satu minuman dan makan buffet sepuasnya dengan harga 10 Euro) terbaik. Dengan menggunakan GPS handphone, kami pergi ke sana. Saya ingin kami pergi menggunakan bus, namun jangan harap bus tepat waktu di Roma. Jacknass mengusulkan untuk berjalan kaki selama lima belas menit walaupun agak hujan.

Sesampainya di Via delle Terme di Traiano yang pendek itu, kami mencari nomor 72 (saya lupa nama café-nya dan hanya ingat alamat nomornya saja. Namun di jalan tersebut hanya ada nomor sampai dengan 30-an. Alhasil, karena lapar dan basah kehujanan saya marah-marah dan menganggap Jacknass tidak becus (Am I rude? Yes I am)baca peta sebagai laki-laki. Dengan wajah sedih, dia meminta saya mengingat apapun tentang café tersebut. Di salah satu review, saya ingat bahwa letaknya tepat di seberang Coloseum. Sedangkan lokasi kami saat itu jauh dari Coloseum. Lalu, kami pun berjalan ke Metro untuk ke sana.

Tak jauh berjalan dari Metro, kami menemukan café tersebut. Dan nama jalannya adalah Via delle Terme di Tito. Oh Gosh! Sekejap saya meminta maaf kepada Perfect Travel Mate saya yang masih terus bersabar menghadapi mood saya yang naik turun seperti anak perempuan berumur 5 tahun… Sudah susah mencarinya, ternyata pilihan buffet-nya juga tidak terlalu spesial malam itu. Rasanya tambah merasa bersalah…
  1. Problematic Luggage
Sebagai seorang traveler, koper merupakan salah satu benda terpenting. Di perjalanan maha karya saya pada awal Desember 2013, saya masih belum juga bebas dari kutukan “koper rusak”. Pasalnya, setiap kali pulang dari benua tetangga, koper saya tidak pernah kembali dengan keadaan utuh. Begitu pula perjalanan kali ini.
Sesampainya di Roma, setelah perjalanan yang panjang dan transit 12 jam di Riyadh, saya menemukan handle koper saya rusak. Beruntung, dengan Bahasa Italia yang setengah-tengah saya memberitahukan petugas bandara mengenai hal tersebut. Dia menanganinya dengan ramah dan dia meminta saya untuk pergi ke toko koper yang ditunjuknya untuk memperbaiki koper saya secara gratis. Perjalanan menuju rumah mamanya teman tempat saya menginap menjadi dua kali lebih berat dengan koper rusak. Syukurlah, setelah kejadian tersebut, koper saya diperbaiki seperti baru.

Sekembalinya ke Indonesia, saya transit di Singapura dan saya ingin memindahkan beberapa barang dari koper ke backpack sehingga tidak over weight (maklum perjalanan dari Singapura ke Jakarta, saya menggunakan low cost airline dengan batas luggage 20kg yang saya beli.) Sialnya, kunci koper saya jammed.

Saya segera ke customer service untuk melaporkan hal tersebut. Sialnya, saya mendapat officer yang menyebalkan. Mungkin dia pikir semua orang Indonesia itu TKI yang mau menipu dengan meminta ganti rugi. Berulang kali saya berkata bahwa saya tidak meminta uang dan hanya ingin koper saya terbuka. Saya juga menceritakan bahwa di Roma, saya tidak mendapatkan perlakuan buruk seperti ini.

Alhasil, dia menyuruh saya ke bagian custom dan meminta untuk menggunting kepala resleting koper. Dengan kesal saya ke bagian custom dan disana mereka meminta dokumen yang memperbolehkan mereka untuk merusak koper saya. Saya kesal karena harus bolak-balik namun tidak ada hasil. Akhirnya, petugas itu memanggil petugas custom yang menyelidiki saya serta melihat semua dokumen penerbangan saya sebelum merusak koper saya.

Well, cerita kali ini bukannya untuk membandingkan betapa buruknya perlakuan orang serumpun pada saya. Tapi hal ini menjadi pembelajaran saya untuk hati-hati dimana pun saya berada. Tidak semua orang berbaik hati pada devil seperti saya. Singkatnya, saya kembali dengan ke Jakarta dengan resleting yang rusak. Petugas check in menutupinya dengan sticker agar tas saya tidak dibuka tanpa sepengetahuan saya (walaupun isinya hanya baju kotor).

Sesampainya di bandara Soe-Ha, saya tidak melihat koper saya karena saya sudah terlalu lelah dan nomor luggage saya diminta petugas bandara. Saat di rumah, papa saya menanyakan perihal koper saya yang lagi-lagi rusak, salah satu rodanya hilang. Dan saya baru sadar bahwa sticker untuk menutupi resleting yang rusak juga dibuka. Saya tidak bisa klaim ke asuransi karena nomor luggage diminta petugas bandara. Luggage oh luggage


Sekian cerita panjang tentang tujuh hal memalukan yang saya pernah alami. Semoga Swap Blog readers, terutama penggemarnya Hani bisa berkunjung ke blog saya juga. Thanks Hani

28 Januari 2014

Bangga: Dukung Gerakan Rp1.000 untuk Jalan Sanggau Diblock Ibu Negara?







Jangan tanyakan mengapa judulnya demikian karena sebenarnya saya sama sekali tak marah beliau yang cantik itu memblokir akun instagram @honeylizious saya. Cerita awalnya sih sederhana. Tidak rumit. Seperti yang teman-teman tahu sejak 2013 kemarin saya selalu mendukung Gerakan Rp1.000 untuk Jalan Sanggau. Entah sudah banyak yang tahu belum tentang jalan di wilayah timur Kalimantan Barat yang pernah mulus 40 tahun lalu. Sekarang sudah bertahun-tahun hancur lebur semakin hancur lagi setiap harinya. Karena tak ada perbaikan tapi kendaraan terus melintas. Kendaraan yang membuat jalannya rusak tentu saja yang mengangkut barang tambang dan hasil perkebunan. Beratnya bisa mencapai puluhan ton.


Jalan lintas negara yang menjadi penghubung negara Indonesia dan negara tetangga Malaysia tak juga diperbaiki setelah sekian tahun rusak parah. Saya jadi kesal melihat berita di televisi yang menayangkan jalan pantura yang rusak. Hanya berlubang sedikit. Macet tak seberapa. Tapi dibahas terus-menerus sampai pemerintah menggelontorkan dana mencapai angka triliyun. Bagai bumi dan langit dengan jalan di wilayah timur Kalimantan Barat yang bertahun-tahun tak juga mulus. Masyarakat sudah sangat bersabar. Truk amblas sudah biasa. Berjam-jam bahkan berhari-hari di perjalanan bukan hal yang baru lagi. Mengalaminya setiap hari. Melihatnya setiap hari.


Wajar jika kemudian masyarakat Kalimantan Barat memutuskan untuk berusaha. Setidaknya mengumpulkan dana sebanyak mungkin untuk memperbaiki jalan tersebut. Jalan lintas negara yang sebenarnya kewajiban negara memperbaikinya. Karena gubernurnya tak kunjung memperbaikinya tentu saja bukan hal keliru untuk menyampaikannya langsung pada presiden. Toh sama-sama penguasa negeri ini bukan? Apalagi mengingat janji gubernur yang pernah mengatakan akan membuat jalan tersebut mulus. Pada kenyataannya jalan itu semakin hancur lebur.


Lalu saya ngetwit untuk menunjukkan pada orang di luar Kalimantan Barat sana mengenai hancurnya jalan lintas negara di provinsi kami. Bahwa jalan kami jauh lebih hancur dari jalan yang baru saja rusak dan tak henti-hentinya diliput di televisi. Kemudian ada saran dari teman untuk mensyen Bapak Negara tercinta kita di twitter. Berkali-kali saya unggah foto-foto jalan di wilayah timur Kalimantan Barat. Tapi teman lain mengingatkan bahwa akun tersebut bukan hanya dipegang oleh Bapak Negara SBY tetapi juga ada admin khususnya. Sehingga belum tentu berita yang saya sampaikan akan terdengar ke telinga beliau.


Jadi pindah ke sosial media yang lebih dekat dengan Ibu Negara kita @aniyudhoyono di instagram. Menggunakan tagar #KepadaIbuNegara saya mengunggah beberapa foto yang harapannya beliau share ke media sosial miliknya. Setidaknya menunjukkan bahwa beliau peduli dengan Kalimantan Barat. Bahwa beliau mengakui Kalimantan Barat itu bagian dari negara kita tercinta ini Indonesia. Alih-alih dibagikan ke akunnya, harapan saya terlalu tinggi jika berharap beliau akan mendukung Gerakan Rp1.000 untuk Jalan Sanggau, saya diblokir padahal belum satu jam mengikuti akun miliknya.

Ngeblokir tanpa kata itu bisa banyak maknanya lo Bunda Ani yang cantik. Bisa seperti ini maknanya.

“Jalan Kalimantan Barat bukan urusan saya.”
“Ibu Gubernur dan Ibu Wakil Gubernur-nya ke mana? Kok saya yang dimarahi?”

Melalui tulisan ini saya hanya ingin menyampaikan bahwa saya sama sekali tidak marah kepada Bunda Ani yang cantik. Saya hanya berharap Bunda sekali-kali mau mampir ke wilayah timur Kalimantan Barat dan mengambil foto-foto jalan lintas negara di sini. Siapa tahu dengan memasukkannya ke akun instagram bunda, gubernur Kalimantan Barat terketuk hatinya untuk memperbaiki jalan tersebut.

Masyarakat yang tinggal di wilayah timur Kalimantan Barat tidak pernah demo lo Bunda kalau harga BBM dinaikkan. Tidak dinaikkan pun harga BBM di sana sudah selangit. Soalnya mobil pembawa BBM ke wilayah mereka kadang amblas di tengah jalan. Kalau sudah terbalik dan minyak tak tiba di tujuan, dapat dipastikan langkanya BBM mengakibatkan jalan semakin rusak parah. Bahkan tak jarang mereka tak kebagian BBM bersubsidi. Ah jangankan berharap kebagian BBM bersubsidi. BBM tanpa subsidi saja sulit didatangkan ke tempat mereka.


Sekalian juga berharap dengan bantuan akun Bunda Ani Yudhoyono yang cantik di instagram bisa mengetuk hati banyak calon presiden yang selalu pasang muka di televisi mau kampanye di Kalimantan Barat dengan mendukung Gerakan Rp1.000 untuk Jalan Sanggau. Karena jalan inilah yang menjadi pintu gerbang negara kita menuju jalan mulus negara tetangga di Malaysia.

27 Januari 2014

 Mau Blog Gratis?

Mau Blog Gratis?


Sebenarnya waktu itu saya sudah menuliskan caranya di grup yang memang banyak anggotanya ingin membuat blog secara gratis. Seperti kita tahu penyedia blog gratis memang banyak dan dua di antaranya adalah blogger.com dan wordpress.com. Terserah mau pilih yang mana, saya sendiri pernah menggunakan keduanya dan merasa lebih nyaman menggunakan blogger.com. Kalau yang gratis akan ada embel-embel blogspot.cpm di belakangnya. Berbeda dengan domain berbayar yang urlnya akan jauh lebih pendek tanpa blogspot.

Karena banyak yang ingin memiliki blog gratis tapi mengaku kesulitan untuk membuatnya sendiri. Padahal membuatnya tak butuh waktu lebih dari 5 menit. Jika memang memiliki jaringan internet yang mumpuni. Baiklah karena saya pikir tak ada salahnya membantu orang lain, silakan buat teman-teman yang ingin dibuatkan blog yang numpang ke blogger dan akan ada blogspot.com di belakangnya bisa langsung menghubungi saya. Tak ada bayaran yang saya kenakan untuk membuat blog gratisan ini.

Hanya membuatkan ya. Untuk tata letak dan yang lainnya bisa dipelajari pelan-pelan sendiri di rumah dengan membaca beragam tutorial. Saya dulu memang tak membaca tutorial waktu pertama kali membuat blog. Sebab tak menyangka bahwa akan banyak sekali orang yang akan menerangkan tentang cara membuat blog sampai tetek-bengek editing html buat mengubah template. Dari yang sederhana tutorialnya sampai yang paling rumit. Semuanya bisa dipelajari. Pelan-pelan mempelajarinya supaya lebih enak. Jangan tergesa-gesa.


Saya masih membuat target menulis walaupun di blog tak ada target menulis secara khusus. Beberapa kali akan berusaha menulis dalam 'broken English' semoga nantinya saya benar-benar bisa menguasai bahasa Inggris dengan baik. InsyaAllah yang benar juga. Tidak hanya menulis tapi juga percakapan dalam bahasa Inggris secara aktif. Masih rencana buat melanjutkan kuliah ke ABA dan menjadikan impian kecil dulu sebuah kenyataan.

26 Januari 2014

Make Your Dream Come True

Make Your Dream Come True

I believe we always dream about something we will work hard for it. I have a dream. An old dream actually. Because I dream about it so many years ago. Before I go to my first school. Elementary. I want to learn English more. When I was a little girl. Not a student yet I learn how to read. Not only read in Indonesian. I learn how to read in English. Not very well but that day I felt in love with English.

Yeah I love it so much and I have a big dream about go to an English University. When I got that chance I realize that my mom don't have enough money to pay university money. I got to be a worker in a shop at my village. Try to earn much money everyday. Next year I go to Tanjungpura University. I hope I can be FKIP student and learn English there.

But I don't make it. I pass Indonesian test better than English test. So I have to study Indonesian not English at FKIP Tanjungpura University. Because I love writing so much, learning Indonesian for more years is a good opportunity for me. I hope I can write better than before.

Still have my big dream to go to English Unibersity. If I have more money I can go to ABA (Akademi Bahasa Asing/ Foreign Language Academy) and pass the test easily. Because ABA is not goverment University so is not that hard to pass it.

When I wrote this I still keep my dream to go to ABA. I want to be an English student and write in English well. Not in broken English. That's my dream. My another dream in my life. I have the money now. But I must ask my husband. If he give an 'okay' answer this year I will make my dream come true.

Lets pray and hope that dream will become a reality. Not only a dream I always dream about.

25 Januari 2014

Be Brave You Are A Writer

Be Brave You Are A Writer

When I was a little girl with a pen and a book, writing every story I like. I never know that someday, this writing thing will change my whole life. Not only my life but it changes my love life too. I married this brave man because I do this writing things. If you read my post about Butterfly Effects you will understand.

Life is so funny isn't it?

A little girl write a story because she likes it. Likes it alot. And a few years after, she still writing. Winning alot of thing. Two of them are smartphone. She sell it. And after sold it she buy another higher smartphone. Installing an apps. Meet a guy from a chat apps. And they married.

So simple. But it happen because a few years before, she decided to be writer. She loves writing. And still love it until today.

If you same like her. Love writing so much, just be brave and write. Be brave because you are a writer. If people know you are a writer they don't want to make a mess with you. Trust me.
Be brave and keep writing.
Feeling Unsecure Without Make Up

Feeling Unsecure Without Make Up

Forgive my broken English. I just wanna share my thought in English. I hope everyone will enjoy and understand it.

Woman with and without make up? Which one will you choose?

A few years I really need make up to touch up my face. Feeling uncomfortable without it. When I was a teenager I use make up less. Just powder. No lipstick. No eyeshadow. Never using eyeliner before. But when my friend introduce me to her make up, I realize, there so much things in make up.

Eyeliner.


Eyeshadow.



Blush on.



And still to be continued. Hope you will continue it yourself.


But this post will not tell you how to use make up. I just want to talk about how unsecure I feel without it. It happens a few years and when I write this post actually I feel secure with or without make up. I don't know how it happen but when I see my face in the mirror I just feel it.
I feel okay with or without it. I use it more less than before. Sometimes I just use powder and lipstick. No eyeliner. No mascara. No blush on. I just feel fine.

How about you?

24 Januari 2014

 Kalimantan Barat Itu Sama dengan Jakarta

Kalimantan Barat Itu Sama dengan Jakarta


Eh eh eh... jangan langsung menyimpulkan dulu ya. Kalau bicara soal macet tentu saja beda. Tapi yang ingin saya terangkan di sini adalah waktu. Yap! Waktu Indonesia. Kalau Jakarta WIB, Kalimantan Barat juga. Barangkali banyak yang menyamakan waktu di Kalimantan Barat sama dengan di Kalimantan Timur. Duh... coba cek peta deh. Pulau Kalimantan itu sangat luas. Jauh sekali jarak Kalimantan Barat ke Kalimantan Timur. Makanya bagian waktunya itu bisa berbeda antara Kalimantan Barat dan Timur.

Waktu Kalimantan Barat itu masuk Waktu Indonesia Barat. Sama dengan Jakarta. Patokan paling gampang memang Jakarta. Jadi kalau waktu di tempat teman-teman juga waktunya sewaktu dengan Jakarta sudah dapat dipastikan sama dengan Kalimantan Barat. Ah memang tak banyak orang yang tahu tentang Kalimantan Barat. Saking tak banyak yang tahu tentang Kalimantan ada lo orang yang beranggapan bahwa di sini masyarakatnya masih hidup di atas pohon. Belum punya rumah.

Jangankan rumah. Di sini bioskop aja ada. Hehehehe...


Jangan takut dengan orang Kalimantan. Tak ada lagi orang yang makan orang di sini. Walaupun memang pernah terjadi beberapa belas tahun yang lalu, perang antar etnis yang membuat banyak orang yang memakan orang lain dalam arti sebenarnya. Menakutkan sih. Tapi saya pernah menyaksikan hal yang seperti itu waktu di kampung saya dulu. Ah jadi ngelantur ke mana-mana. Padahal cuma mau membicarakan soal waktu Kalimantan Barat itu masuk Waktu Indonesia Barat alias WIB. FYI aja sih!

23 Januari 2014

Cara Memasukkan Postingan di Blog


Sebenarnya antara percaya dan tak percaya saya membuat postingan ini. Tapi percaya atau tidak, masih banyak ternyata blogger pemula yang sama sekali tak tahu cara memasukkan postingan di blog miliknya. Sama lucunya mengingat diri saya beberapa tahun lalu yang ngambek ngeblog karena tak tahu caranya memasukkan gambar ke dalam postingan di blog pertama saya. Padahal yang seharusnya saya lakukan adalah menemukan tutorial blog menggunakan mesin pencari. Tinggal ketik kata kunci yang kita butuhkan di Mbak Google. Maka keluarlah tutorial yang sesuai. Memang dulu saya tak pernah terpikir sama sekali untuk bertanya pada mesin pencari.

Saya hanya bingung dan bingung. Sebab selama saya ngeblog pertama kali tak ada satu blogger pun yang saya kenal. Tak ada satu orang pun yang bisa mengajari saya. Akhirnya blog itu pun saya tinggalkan. Tanpa pernah tahu caranya menghapus akun blog tersebut. Hahahaha...

Baiklah pembukaan yang cukup panjang untuk sebuah tutorial yang sebenarnya cukup singkat. Sengaja sih biar postingannya panjang. Sesuai dengan target menulis yang diinginkan. Tak hanya mengisi postingan di blog ini dengan gambar lalu beberapa patah kata saja.

Kalau teman-teman menggunakan blogspot alias blogger milik Google maka inilah postingan yang sangat sesuai buat teman-teman baca. Jika bukan blogspot melainkan wordpress maka saya ragu postingan ini akan menjawab pertanyaan teman-teman mengenai 'bagaimana caranya memasukkan tulisan di blog?'.



Pertama yang harus dilakukan tentu saja masuk ke dashboard teman-teman. Lalu temukan bagian kiri atas yang bertuliskan 'new entry' atau bisa juga klik gambar 'pensil'. Keduanya sama-sama akan membuat teman-teman membuka halaman yang berisikan formulir untuk memasukkan tulisan. Tinggal masukkan judul dan tulisan. Lalu tekan publikasikan. Apabila ingin memberi tulisan tersebut label bisa pilih di bagian kanan atas. Di bawah 'setelan entri'. Demikian. Mudah bukan?

22 Januari 2014

Blogger Borneo Network dan Komunitas Blogger Pontianak


Sekarang ada dua wadah yang saya ikuti. Tapi seperti biasanya, saya bukan orang yang sangat aktif di dalam komunitas. Paling sering saya datang. Duduk dan dengar. Kalau duduk dekat orang yang bisa diajak ngobrol saya juga ngobrol berdua biasanya. Sejak sekolah dulu memang saya kurang percaya diri untuk berada di dalam komunitas. Rasanya ada yang salah dengan diri saya dan tak bisa berada di komunitas tersebut. Apalagi kalau di dalam komunitas ada silang pendapat yang membuat komunitas menjadi panas. Saya kurang suka yang seperti itu.

Hidup ini pendek. Berbahagialah. Jangan terlalu dipusingkan hal yang tak membuat kita bahagia. Itu yang selalu saya jadikan patokan. Terdengar egois memang. Namun karena Blogger Borneo Network dan Komunitas Blogger Pontianak kebanyakan isinya pria alias lelaki memang lebih mudah untuk berinteraksi. Sebab saya jarang bertemu laki-laki di Pontianak ini yang gampang tersinggung dengan ucapan saya. Jadi tak akan ada orang yang memusuhi saya di komunitas yang isinya kebanyakan laki-laki.

Bicara soal orang yang berada di dalamnya, sebenarnya dua wadah ini orangnya sama aja sih. Blogger yang ada di Komunitas Blogger Pontianak ada juga di Blogger Borneo Network. Namun di Blogger Borneo Network sendiri lebih suka tidak menyebut wadah tersebut sebagai komunitas. Sebab ditakutkan akan seperti komunitas sebelumnya yang sekarang kami tinggalkan. Beberapa orang dari komunitas tersebut memang sekarang bergabung dengan Komunitas Blogger Pontianak dan Blogger Borneo Network.

Perpecahan di dalam komunitas memang tak menyenangkan. Itu yang tidak saya inginkan. Pengennya sih sesama anggota komunitas kompak dan mau berbagi suka dan duka. Jangan sampai ada yang menusuk dari belakang. Untuk sementara ini saya merasa nyaman berada di dua wadah kumpul-kumpul ini. Setiap bulannya ada pertemuan yang memang dijadwalkan oleh teman-teman yang berbaik hati membuat inisiatif. Dapat dipastikan itu bukan saya. Sebab saya lebih suka datang dan mengikuti jadwal yang diberikan saja.


Kamu gabung di komunitas blogger apa di kotamu?

21 Januari 2014

Apa Kabar Target Menulis?

Apa Kabar Target Menulis?


Hahahaha…

Kalau membaca judulnya saja sudah jleb banget. Yap banyak target menulis yang harus saya buat. Sudah tiga minggu lewat dari Januari. Seharusnya targetnya sudah tersusun rapi jadwalnya. Jadi tak ada ceritanya bingung mau menulis apa atau mau melakukan kegiatan apa lagi di rumah. Sayangnya manusia hanya bisa membuat target dan biasanya kita hanya bisa mencapai setengah dari yang kita targetkan. Makanya bikin target itu tinggi-tinggi. Jadi usaha kita juga akan menjadi lebih keras dikerahkan untuk mencapai target tersebut.

Buatlah target yang terdengar tak mungkin. Suatu hari saat tak tercapai itu adalah sesuatu yang wajar. Sebab itu mustahil. Namun akan sangat menyenangkan jika ternyata target yang kita buat dan bagi sebagian orang adalah sesuatu yang tak mungkin untuk dilakukan. Bukankah seharusnya kita melakukan banyak hal yang tak mungkin di dunia ini. Lalu tertawa karena telah melakukan hal tersebut? Bersyukur dan bersabar di dalam hidup ini agar kita lebih bahagia. Kunci kebahagiaan yang terdengar sederhana tapi kompleks saat sudah dihadapkan pada hati dan pikiran kita sendiri.

Sebagai pengingat diri sendiri. Saya membuat tulisan ini. Apa kabar target menulis yang sudah saya simpan di kepala sejak tahun 2013 lalu?

Rasanya sayang jika banyak waktu yang terlewatkan tanpa menulis. Banyak hal yang sebenarnya bisa kita sampaikan di blog atau dicetak dalam bentuk buku. Syukur-syukur jika bisa diterima di penerbit mayor sehingga tulisan kita akan lebih banyak tersebar di negara kita. Walaupun masuk ke penerbit mayor bukan berarti kita akan langsung terkenal dan mendapatkan uang yang banyak.


Kali ini saya harus membuat manajemen waktu yang lebih efektif untuk membuat target menulis berikutnya tercapai. Akhir-akhir ini memang kondisi kurang fit dan tugas negara lebih penting dari segalanya. Tugas seorang istri tetap harus didahulukan dari tugas yang lain bukan?

20 Januari 2014

7 Things About Me You Shouldn't Know

7 Things About Me You Shouldn't Know


Tema Swap Blog yang menarik muncul lagi. Belum selesai satu tema yang sebenarnya deadlinenya bulan lalu dan saya pengasuhnya. Ternyata memang setelah menikah berbeda keadaannya dengan sebelum menikah ya. Banyak sekali hal yang terjadi dan membuat ada hal-hal yang harus diutamakan dan ada yang harus ditunda. Tapi bukan berarti ada yang tak penting dan ada yang sangat penting. Melainkan karena ada yang harus diutamakan saja sebagai seorang istri.

Tema bulan ini adalah membahas tentang diri kita sebanyak 7 poin. Bisa fakta atau apa saja. Wih bongkar diri sendiri sepertinya ya. Baiklah tentu saja ini tetap menarik untuk dibahas karena kadang kita tak pernah membahasnya secara lebih khusus mengenai hal-hal yang berkaitan dengan kita. Tak terasa Swap Blog akan segera berakhir. Bulan depan menjadi bulan terakhir dan itu berarti semua blogger akan menulis di blognya masing-masing. Karena semua blogger sudah pernah menjadi pasangan saya.

Kami memang memulainya 8 orang. Semuanya orang yang mengikuti The Big Blog Exchange dan menjadi 25 finalis dari Asia. Sama-sama tak menang dan memutuskan untuk membuat Swap Blogger di antara kami semua. Dari 12 finalis yang berasal dari negara Indonesia kami berdelapan yang menyepakati Swap Blog ini. Tema Swap Blog bulan ini berputar-putar terus di kepala dan memang banyak sekali hal yang bisa dijadikan pembahasan di dalamnya. Tentu saja saya akan lebih memilih untuk membahas hal yang belum pernah saya bahas sebelumnya di blog.


Semoga nantinya bisa berbagi lebih banyak lagi untuk semua orang yang mampir ke blog ini. Tetap menulis hingga akhir.

19 Januari 2014

Akhirnya Diarenya Sembuh Juga

Akhirnya Diarenya Sembuh Juga


Setelah hampir seminggu buang air tak berhenti-henti, alhamdulillah sekarang saya sudah tak lagi diare. Tubuh juga sudah selemah sebelumnya. Makan juga sudah normal. Untuk sementara saya menjauhi mie instant. Mungkin memang lebih baik tak makan mie instant sama sekali. Dulu sih untuk menghindari makan mie instant saya biasanya tidak membelinya di swalayan. Sehingga mie instant tak tersedia di rumah. Dengan demikian mie instant tidak menjadi pilihan ketika lapar melanda.

Dari banyak diare yang pernah saya alami rasanya diare kali ini paling parah. Ditambah lagi saya muntah beberapa kali dalam sehari. Paling sering terjadi malam hari saat akan tidur. Kalau belum muntah belum bisa tidur. Minum Pocari Sweat beberapa liter dalam sehari baru tubuh saya lumayan kuat untuk beraktivitas. Istirahat penuh selama beberapa hari ini memang sangat efektif. Untungnya saya bukan orang yang suka beraktivitas di luar rumah. Jadi saat harus menghabiskan waktu berhari-hari hanya berada di dalam rumah bukan masalah bagi saya.

Saat diare kemaren ujung anus rasanya mau keluar dari pantat. Sampai-sampai saya harus menahan rasa sakitnya setiap habis buang air besar yang isinya lebih banyak air. Serasa ambeien. Itu sangat menyiksa. Saya pernah ambeien dulunya dan sangat tidak enak jika harus duduk lama. Saya pikir saya akan ambeien lagi kemaren. Ternyata itu hanya gara-gara terlalu sering buang air besar saja.

Saya sebelum akhirnya sembuh sudah minum beberapa jenis obat diare untuk menghentikan buang airnya. Sebab saya sudah kelelahan sekali harus buang air dan tenaga saya hampir habis karena berkali-kali bolak-balik kamar ke toilet. Tak ada obat yang mempan. Mungkin memang bakteri diarenya masih ada di dalam perut saya sehingga minta dikeluarin terus. Jadi madu saya minum tanpa henti. Setiap kali buang air saya akan minum sesendok madu.


Buat teman-teman yang sekarang sedang diare juga, semoga cepat sembuh ya!

18 Januari 2014

Kamu Enak Banget Ya!

Kamu Enak Banget Ya!


Sudah pernah dapat komentar seperti itu dari orang di sekitarmu? Ketika mendengar hal-hal yang membanggakan tentang kita atau terlihat oleh orang di luar sana kehidupan kita sekarang lebih nyaman 'kayaknya' dari kehidupan mereka, dengan mudah sekali orang akan mengatakan 'kamu enak banget ya!' atau 'iih pengen deh kayak kamu' atau bisa jadi juga 'kamu selalu beruntung ya?'. Masih banyak sih jenis kalimat yang bernada serupa.

Oke harus saya akui saya memang kebanjiran job menulis akhir-akhir ini. Tepatnya setelah menikah. Sampai-sampai harus melibatkan beberapa orang untuk membantu saya menyelesaikan job tersebut tepat waktu. Lebih tepatnya lagi mendahului tenggat waktu yang diberikan. Target saya sih mengejar job yang lain. Kalau bisa cepat selesai kenapa harus menunggu lama bukan?

Blog ini memang adalah awal segalanya. Bermula di sini. Waktu itu beberapa tahun yang lalu. Bahkan belum genap 3 tahun sebenarnya. Masih 4 bulan lagi sampai blog ini berusia 3 tahun. Tapi apakah semuanya memang seenak yang orang kira? Mendapatkan penghasilan. Menang lomba ini itu. Jalan-jalan keliling Indonesia. Makan gratis di mana-mana? Dapat sepeda. Dapat motor. Dapat uang. Dapat suami. Oopsss...

Semua hal di dunia ini ada enaknya ada enggaknya kok. Percaya deh. Cuma karena saya suka menulis saya tak peduli banget dengan bagian nggak enaknya itu. Saya suka. Jadi saya jalani saja. Apalagi mengingat saya harus meninggalkan jejak saya buat anak cucu saya nantinya. Saat saya sudah tak ada biarlah tulisan-tulisan di blog ini yang berbicara pada mereka.

Saya menulis setiap hari mengisinya. Mau saya sakit. Pusing. Lelah. Atau apa pun masalahnya saya selalu berusaha mengisinya setiap hari. Kalau perlu sebanyak mungkin. Untuk membuat blog ini dikenal orang banyak supaya dilirik pengiklan juga butuh usaha. Blogwalking ke banyak blog setiap harinya selama setahun penuh. Meninggalkan komentar untuk berkenalan dengan blogger di luar Kalimantan. Membaca tulisan-tulisan mereka. Ikut lomba yang diadakan blogger lain. Itu proses yang sangat panjang. Belum lagi membagikan alamat blog ini di sosmed. Itu juga kadang buat saya cukup melelahkan.

Pengennya menulis saja. Tapi butuh kerja keras untuk menghasilkan uang dari blog bukan? Untuk mendapatkan ilmu dari banyak orang. Jangan tanya berapa ratus blog yang saya datangi. Berapa komentar yang saya tinggalkan untuk tiap blog. Berapa postingan yang saya baca. Saya dulu bisa menghabiskan 8-10 jam sehari hanya untuk blogwalking dan membaca tulisan orang. Namun sekarang semuanya sudah terbayar. Sekarang saya tinggal memetik hasilnya tanpa kerja sekeras dulu. Satu dua jam sehari untuk menulis dan membagikannya di sosial media sudah lebih dari cukup sekarang.


Mesin pencari juga sudah berbaik hati membantu orang menemukan kita. Tak ada orang yang hidupnya lebih enak dari orang lain. Ada yang lebih bersyukur dan bersabar saja untuk bekerja keras.

17 Januari 2014

Link Postingan di Facebook


Saya sendiri sudah lupa apakah saya sudah pernah menuliskan ini sebelumnya. Satu hal yang jelas banyak yang menanyakannya kepada saya. Apalagi kalau berkaitan dengan kuis yang membutuhkan dukungan atau share. Nah kalau share status atau postingan kita kepada teman dari facebook ke facebook atau sosial media yang lain bagaimana? Tautannya bisa didapatkan dari mana?

Sudah lama sih saya mengetahui hal ini dari seorang teman blogger juga yang waktu itu mengatakan kebingungannya membagikan tautan yang harus dia bagikan pada teman-temannya supaya mendapat 'like' yang banyak untuk menang. Sekarang memang ada embed post dari facebook ke blog. Tapi tak semua orang akan membagikan postingannya di facebook kepada orang melalui blognya. Ada yang hanya ingin membagikannya pada teman facebooknya juga.

Ada pula orang yang mungkin membutuhkan link tersebut untuk membagikan status temannya tanpa perlu menekan tombol 'share' soalnya kalau kita copas linknya kita tidak akan ketahuan membagikan tautan tersebut pada orang lain. Berbeda dengan menekan tombol 'share' yang akan membuat kita ketahuan membagikannya.

Mudah saja sebenarnya kalau kita sudah tahu caranya. Kita tinggal klik penanda waktu postingan tersebut ditulis. Kalau klik satu kali pakai klik kiri kita akan langsung membuka postingan tersebut. Bisa copas dari tautan yang muncul di atas browser yang kita gunakan. Atau kita bisa klik kanan saja penanda waktu dan pilih copy link address. Tautannya atau linknya bisa kita bagikan melalui apa saja. Tinggal 'paste' saja.



Mudah bukan?

16 Januari 2014

What is Content Marketing?


Content Marketing alias konten marketing jika di Indonesiakan secara sederhana tentu saja berkaitan dengan marketing. Pemasaran. Tetapi di sini sebenarnya yang perlu dipahami adalah bukan menjual barangnya secara langsung. Jadi konten marketing akan sangat berbeda dengan toko online. Tetapi kekuatan konten marketing bisa membuat seseorang menjadi pelanggan dan terjadilah penjualan.

Jadi jangan berharap konten marketing itu isinya adalah semacam katalog barang yang berisikan daftar harga dan gambar. Tinggal kita klik keranjang belanjanya. Tak sesederhana itu sebab konten marketing adalah sebuah cara yang dilakukan oleh orang, dalam hal ini tentu saja penjual atau orang yang diminta untuk mengiklankan sebuah produk atau jasa, supaya barang atau jasanya laris. Tetapi sebelum itu mereka mau berbagi informasi selengkap mungkin mengenai barang atau jasa yang ingin mereka pasarkan. Tidak hanya 'mengiklankan' supaya orang membeli. Tetapi ada nilai di dalam konten tersebut yang berisi informasi yang bisa jadi membuat seseorang memiliki perbandingkan antara dua benda yang serupa.

Di dalam pemasaran, konten marketing disediakan untuk orang-orang atau pembeli yang membutuhkan informasi yang mereka butuhkan mengenai barang atau jasa yang ingin mereka beli. Biasanya blogger banyak yang mengenalnya sebagai review. Tulisan review memang contoh yang paling mudah untuk membuat konten marketing walaupun sebenarnya ada juga konten yang berupa video atau hanya sekadar suara. Cara mana saja bisa kita gunakan untuk membuat konten marketing. Selama pesan atau informasi yang ingin kita sampaikan bisa didapatkan oleh orang yang membutuhkannya.


Itu konten marketing bagi saya. Bagaimana denganmu?

15 Januari 2014

 Mempersiapkan Pernikahan (3)

Mempersiapkan Pernikahan (3)


Penghulu. Petugas pencatat pernikahan. Ini adalah orang yang paling penting setelah wali dan saksi pernikahan. Sebab tanpa dirinya pernikahan tak akan tercatat oleh negara dan tentu saja ini akan menyulitkan urusan pembuatan surat-surat berikutnya. Seperti surat keluarga baru dan KTP baru buat pasangan yang sudah menikah. Saya sendiri mau tak mau, akhirnya punya KTP Pontianak. Yuhu! Padahal selama ini sedemikian sulitnya untuk memiliki KTP di Kota Pontianak ini. Jadi menikah membawa berkah, saya akhirnya terdaftar sebagai warga Pontianak dan nantinya akan punya hak untuk memilih di Pontianak. Tak perlu lagi harus pulang kampung hanya untuk ikut pemilu.

Saya menikah baru sekitar 2 bulan lebih sih tapi ternyata perbedaannya sudah lumayan jauh dengan yang sekarang. Saya menikah hari Sabtu dan masih bisa memanggil petugas pencatat dari KUA untuk ke rumah mempelai pria. Beda dengan yang sekarang. Tak bisa lagi menikah pada akhir pekan, Sabtu Minggu, tanggal merah, atau hari libur. Walaupun di Pontianak petugas KUA masih mau mendatangi rumah yang digunakan sebagai tempat untuk pernikahan. Nah yang harus kita ketahui adalah jadwal petugas pencatat dari KUA atau yang biasa kita sebut penghulu. Biasanya juga bertugas menikahkan jika memang wali perempuan memintanya untuk mewakili dalam mengucapkan 'saya nikahkan....'.


Kita harus tahu betul bahwa jadwal yang kita inginkan dan jadwal yang kosong dari pihak KUA tersebut. Saya waktu itu datang ke KUA 5 minggu sebelum menikah. Mengikuti pembekalan sebulan sebelum nikah. Mendapat jadwal paling pagi untuk menikah. Tanggalnya sih tak berubah. Jamnya menyesuaikan jadwal kosong penghulu. Untungnya dapat jadwal jam 8 pagi tanggal 2 November 2013. Kalau memang ingin jadwalnya sesuai dengan yang diinginkan, datanglah sesegera mungkin ke KUA. Sebab kalau jadwalnya sudah penuh pihak KUA tak bisa mengikuti keinginan kita. Karena petugas jumlahnya terbatas.