1 Desember 2014

Tentang Kamu

Dia bukanlah tipikal lelaki yang langsung membuat perempuan jatuh hati. Sebab dia itu biasa saja. Penampilannya ya biasa saja. Cara berbicaranya sesuai dengan latar belakang keluarga dan pergaulannya. Dia tidak memiliki bentuk tubuh impian setiap lelaki di dunia ini. Jangan harap di perutnya ada bentuk kotak-kotak indah. Dia juga bukan lelaki setipe Rangga yang akan membuat perempuan klepek-klepek dengan sejuta puisinya.

Dia hanya seorang lelaki yang mencintai dengan cara biasa. Lelaki yang mengambil langkah biasa untuk memiliki seorang gadis, menikahinya. Melamarnya dengan cara yang biasa saja. Mengajaknya menikah. Itu saja. Tanpa tahu bagaimana perjalanan panjang selanjutnya yang bernama selamanya sampai maut memisahkan kita.

Dia juga sama dengan suami orang pada umumnya. Suami biasa yang akan membuatkan susu setiap pagi untuk istrinya yang sedang hamil muda. Lelaki yang menuruti kemauan perempuan yang akan dinikahinya untuk berhenti menyedot rokok selamanya. Lelaki yang kadang menyebalkan karena begitu mudahnya terlelap ke alam mimpi sementara istrinya masih terbangun di sebelahnya.

Namun suami yang biasa itulah yang akan berjaga semalaman saat istrinya batuk dan flu. Bersedia mengantar ke mana saja istrinya mau. Tak segan mengalah dan bersabar. Bahkan kalau perlu dia akan menggendong istrinya sepanjang yang istrinya mau. Dia hanya laki-laki biasa yang tidurnya sedikit mendengkur.

Jangan minta dia akan membuat kejutan ulang tahun dengan sebentuk kue cokelat dengan lilin indah di atasnya. Sebab yang dia beli saat perayaan ulang tahun pertama istrinya adalah martabak dan lilinnya adalah lilin putih rumahan yang digunakan saat mati lampu. Dia hanya laki-laki biasa, itu yang saya rasa membuat istrinya bisa tidur dengan nyenyak di sampingnya setiap malam.

Laki-laki yang tak perlu memberikan semua akses sosial medianya untuk sang istri karena istrinya begitu khawatir dia punya affair di luar sana. Lelaki yang hanya dihubungi istrinya pada jam tertentu seperti jam makan siang atau jam pulang. Sepanjang bekerja tak akan terganggu oleh kecurigaan istri. Sebab dia hanya lelaki biasa dengan hati yang luar biasa.

Barangkali itu yang membuat seorang perempuan rela menyatukan hidup bersamanya sampai ajal menjemput satu di antara mereka.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Berkomentarlah yang baik. Semua komentar yang masuk akan dimoderasi. (admin: Honeylizious [Rohani Syawaliah]).

@honeylizious

Followers