22 November 2014

Orang yang Memberi Pembelajaran Hidup

Kadang kita akan bertemu banyak sekali orang di dunia ini yang bisa membuat kita mensyukuri apa yang kita punya sekarang. Tapi jangan salah, kadang kita lebih mengingat orang-orang yang membuat kita belajar banyak hal. Terutama tentang kesabaran. September kemarin saya duduk di bangku kuliah ABA dan banyak hal baru yang saya dapatkan di sini. Terutama orang yang membuat saya menyadari bahwa Kak Long bukanlah satu-satunya orang yang membuat saya harus belajar menjadi orang yang lebih kuat. Menjadi orang yang mampu menyelesaikan setiap masalah yang ada. Walaupun sebagai manusia kadang saya suka kepikiran 'kok ada ya orang seperti ini di dunia ini?'.

Itulah kehidupan, akan ada banyak sekali orang yang muncul ke hadapan kita hanya untuk menjadi duri di kaki kita. Saat kita terluka olehnya dan ternyata masih hidup, itu artinya kita harus lebih berhati-hati saat melangkahkan kaki ke depan. Sebab akan ada lebih banyak orang yang menjadi duri untuk kita di depan sana. Orang yang seakan tak rela dengan apa yang orang lain punya. Senang saat orang lain susah dan susah saat orang lain senang.

Oke, iri bukanlah sesuatu yang terlalu merisaukan buat saya. Karena kadang dengan iri kita punya motivasi untuk lebih maju dari orang yang berhasil membuat kita iri tersebut. Satu hal yang paling menyebalkan adalah adanya orang yang mengenakan topeng serapat mungkin dan bersikap bahwa kita tidak tahu apa-apa. Tidak semua orang tak bisa melihat dengan hatinya. Banyak kok orang yang bisa melihat kita dengan mata batinnya. Dia cukup memejamkan mata dan dia punya penggambaran berbeda dari topeng yang kita kenakan.

Sejak awal masuk ABA, yang saya niatkan adalah menyerap ilmu sebanyak-banyaknya dari sana untuk bekal selanjutnya. Tidak berharap punya teman apalagi sampai punya musuh. Sayangnya, dalam satu kelas pasti akan ada orang yang mengganggu orang lain. Walaupun bukan melakukan pelecehan terhadap diri saya tetap saja ada bagian yang tak menyenangkan dari situ.

Satu hal lagi yang paling tidak saya suka adalah adanya dominasi di kelas yang melebihi kebaradaan dosen. Sampai mau ngasih saran macam-macamlah buat cara belajar mahasiswa di kelas. Mengapa orang seperti itu yang rasanya sangat ingin mengajar tidak menjadi dosen saja? Malah memilih mendaftar menjadi mahasiswa?

Pilihan terakhir memang hanya pindah kelas dari kelas yang sekarang. Setidaknya di kelas baru tak ada orang sakit jiwa seperti itu. Membuat banyak orang trauma dengan keberadaannya. Bahkan memandang matanya saja sudah sangat menakutkan. Terlihat kilatan aneh di matanya. Kilatan seperti di mata Kak Long. Semua kebohongan dan cerita karangan tak lagi mampu membuat dia mendapatkan tempat dalam kehidupan saya. Untuk menjadi keren, kamu tidak perlu menjatuhkan orang lain atau membuat cerita yang tidak masuk akal tentang kehidupanmu sendiri.

Saya sudah lelah dengan orang-orang seperti ini. Lelah mendengar cerita yang saya tahu itu bohong. 

@honeylizious

Followers