15 September 2014

Mantan Itu Harus DiTambahkan Sebagai Teman Nggak Sih?


Pernah nggak sih kepikiran soal seseorang yang ada di masa lalu kita. Seseorang yang bukan kekasih halal kita sebenarnya. Orang yang sempat singgah dan membuat hari-hari kita indah, dulunya. Hanya dulu. Atau ada yang punya kenangan buruk dengan mantan? Setelah menikah pernah nggak sih kepikiran dengan mantan atau malah kepengen banget bisa ketemu mantan dan membuat dia merasa 'aku-nyesal-deh-mengkhianati-cintanya-dulu'. Have you ever feel that way?

Kalau memang pernah saya rasa bukan karena kamu belum move on dan masih berharap dia kembali. Bisa jadi kamu cuma pengen move on dengan hati yang puas karena telah mendapatkan takdir yang lebih menyenangkan. Ditinggalkan orang yang nggak layak seperti dia.

Dunia maya membuat dunia kita terlihat lebih kecil ya kan? Kita bisa saja melihat foto mantan tiba-tiba lewat di lini masa gara-gara kita dan dia punya teman bersama. Ada satu fotonya diunggah temannya dan ditag ke dia. Perempuan biasanya nggak bakalan bisa nahan diri untuk nggak ngeklik akun tersebut. Tara! Terbukalah semua kronologi, semua masa after-we-broke-up dengan mudah kita lihat satu demi satu. Apa yang terjadi dengannya setelah itu. Berubah menjadi laki-laki yang jauh lebih baik atau sama saja? Walaupun tetap ada bagian dari diri manusia yang tak akan bisa berubah, saya yakin ada bagian juga yang akan berubah.

Sudah ketemu akunnya, apa yang akan kita lakukan? Apakah kita akan menambahkannya sebagai teman karena kita pikir you-got-to-see-me-now momennya ya sekarang ini.

Bahkan kadang pasti ada perempuan yang berharap bahwa suatu hari dia akan bertemu dengan lelaki itu kembali. Lelaki yang pernah membuat hatinya terluka dan mengecewakannya dalam keadaan lebih bahagia dan jauh lebih baik. Menjadi orang yang tak terbayangkan oleh laki-laki tersebut di masa lalu.

Mantan itu adalah anak tangga yang kita lewati untuk mendapatkan kekasih halal kita yang sebenarnya. Sudah lewat. Lupakan saja. Jika suatu hari nanti waktu mempertemukan, itu adalah momen untuk kita tersenyum dan menyapanya. Menunjukkan padanya bahwa you're fine without him. 

@honeylizious

Followers