14 September 2014

Like yang Berlebihan Itu Tidak Baik

Foto copyright Kaskus.us

Saya sesekali akan menekan tombol like di facebook saya jika memang itu dibutuhkan, saya tidak akan melakukan spam like. Karena saya tahu sekarang kebanyakan pengguna sosial media sudah menggunakan smartphone. Tentu saja dengan mudah notifikasi akan masuk dan smartphone akan berbunyi tak berhenti-henti jika ada yang berlebihan melakukan like. Sudah biasa sekali kan mendengar istilah ini.

Spam like?

Itu lho ngelike status orang di facebook, bahkan sekarang komen orang juga bisa dilike. Dulu sempat juga komen orang bisa direply. Sekarang sih komen yang bisa dibalas hanya di fanspage. Ternyata sudah banyak sekali perkembangan sosial media yang tetap banyak yang menggunakannya ini. Ada yang cuma sekadar punya, ada yang menjadikan rutinitas, ada juga yang kayak saya, buat jualan dan pencitraan. Hahahaha...

Kalau yang dilike satu dua aja diwaktu yang bersamaan alias di detik yang sama, saya masih maklum, tapi kalau sampai terjadi puluhan like dalam satu menit. Owh ini akan membahayakan sekali. Pertama notifikasi yang jauh lebih penting bisa jadi terlewat dan saya kurang suka ngecek satu-satu apalagi sampai scroll ke bawah. Pengennya si Mark Z itu menyadari celah gangguan ini dengan memberikan batasan like dalam sehari. Misalnya 5 atau 10 aja. Kayak twitter yang membatasi kicauan sebanyak 100 twit dalam satu jam. Lebih dari itu tunggu jam berikutnya. Disuspend selama satu jam biasanya. Karena terlalu aktif.

Jadi kalau di twitter belum pernah disuspend sementara berarti kalian nggak superhyperaktif. Saya sendiri pernah beberapa kali. Hahahah … padahal waktu itu masih pakai symbian. Bisa-bisanya kebanyakan ngetwit. Sekarang sih beda. Sebab dengan punya android saya biasanya buka twitter atau sosial media lainnya kalau ada notifikasi. Apabila tak ada notifikasi saya bukanya beberapa kali aja dalam sehari. Kadang buat ngecek status lomba aja. Cari yang bermanfaat daripada ngomongin yang nggak sedemikian penting atau malah berpotensi mengganggu atau menyakiti orang lain.

Buat yang suka spam like di luar sana, silakan berteman dengan yang sama-sama suka spam. Jangan mengganggu orang yang nggak suka menerima dan memberikan spam like. Pernah baca tulisan Pengemis Jempol saya sebelumnya? Baca dulu deh tulisan lama saya itu biar adem dan paham. 

@honeylizious

Followers