3 September 2014

Diet, Enggak, Diet, Enggak, Diet, Enggak?



Menurunkan atau menaikkan berata badan kayaknya adalah hal yang sangat dekat dengan banyak perempuan. Ada yang bertubuh kerempeng pengen naikin berat badan. Ada juga yang bertubuh tambun pengennya turun berat badannya. Saya sendiri sebenarnya pernah mengalami masa-masa sangat kurus. Tinggi badan saya sudah seperti sekarang. Kurang lebih 160cm, tapi berat badannya pernah hanya 37kg. Ternyata waktu itu saya terkena tumor payudara yang harus segera dioperasi karena sudah lumayan besar ukurannya. Membuat ukuran bra untuk payudara kiri dan kanan berbeda.

Setelah operasi berat badan saya ternyata naik sampai 49kg. Jauh sekali dari berat badan saya sebelumnya. Memang kalau terlalu kurus dan banyak makan boleh tuh cek kesehatannya. Takutnya ada benda asing yang tumbuh di badan kita. Sekarang sih berat badan saya kisarannya sekitar 50kg. Saya sendiri setelah agak gemukan tak begitu terganggu dengan berat badan saya. Soalnya pas sih menurut saya. Tak berniat buat naikin lagi atau nurunin lagi. Walaupun pipi saya memang lebih tembem dari biasanya. Aslinya memang pipi saya tembem tambah berat badannya 50kg-an ya makin tembem.

Alhamdulillah sih diberikan kesehatan dan suami yang baik sehingga mau gemukan atau kurusan disyukuri saja. Selama bukan obesitas, gemuk dikit nggak apa-apa. Nggak kepikiran mau diet biar berat badannya ideal. Terlalu kurus juga jelek sih. Nanti kulitnya jadi kendor. Hahahha...

Paling saya mengatur pola makan saja. Supaya berat badannya tidak bertambah lagi. Soalnya saya pernah beratnya hampir 55kg dan agak sesak napasnya. Susah napas gitu. Kan nggak enak ya. Jadi saya berusaha menurunkan beberapa kg demi kesehatan bukan karena ingin bentuk badannya oke. Toh baju yang saya kenakan juga longgar. Nggak keliatan jelas sebenarnya tubuh saya gemuk atau enggak.

Buat siapa pun di luar sana yang feel unsecure gara-gara tubuh sendiri. Disyukuri aja apa yang sudah ada. Jangan sampai memikirkan penampilan adalah segalanya. Apa pun yang Allah kasih ke kita pasti ada tujuannya. Tubuh gemuk atau kurus ada fungsinya.

Kadang kasihan juga liat teman-teman yang tubuhnya gendut dan memaksakan diri buat diet. Sering-sering olah raga aja kali ya? Saya juga nih agak gemukan karena kerjanya kebanyakan duduk depan komputer. Padahal gerak tubuh kan perlu juga biar sehat, bukan biar kurus aja yang dikejar. Unsur kesehatan adalah hal utama yang harus kita pikirkan lho gaes!

Sudah lama sekali rasanya saya tak menulis panjang lebar. Dulu saya ingat betul saya menikmati sekali menulis sepanjang mungkin. Banyak sekali cerita yang bisa saya sampaikan. Sekarang karena sudah bersuami sebagian besar cerita memang mampir ke kuping dia dan tak saya tuliskan. Ternyata memang menyenangkan punya pasangan hidup. Dia yang asing tapi menjadi orang yang akan tahu banyak hal tentang kita. Terutama kekurangan kita. Demikian juga sebaliknya. Eh maaf kalau ada yang masih single yang membaca bagian ini. Nikmati juga ke-single-an kalian, sebab tak akan terulang lagi. Kecuali kerjanya kawin cerai. Nah bisa single berkali-kali deh.

Saya sendiri sih berharap hanya maut yang memisahkan kami berdua. Semoga sih seperti itu. Buat yang ngerasa nggak nyaman dengan bentuk badan sendiri yang tak seseksi Megan Fox, tenang, tak semua lelaki tubuhnya kayak bintang iklan L-Men kok. Mengapa harus ngerasa takut nggak ada yang mau karena ketidaksempurnaan bentuk tubuh kita sendiri?

Kalau memang mau diet, dietlah demi kesehatan bukan karena ngerasa bentuk tubuh yang tak sempurna itu. 

@honeylizious

Followers