Langsung ke konten utama

Baju Terusan untuk Lebaran




Musim lebaran seperti ini datang ke butik untuk mendapatkan pakaian yang pantas buat hari raya nanti sering sekali kita lakukan. Apalagi kalau teman-teman termasuk orang yang kurang suka mengenakan pakaian yang pasaran. Nggak lucu aja pas hari lebaran teman-teman pas lagi jalan sama keluarga atau teman-teman ketemu dengan orang yang mengenakan pakaian yang sama. Di rumah yang sama pula. Itu adalah hal kebanyakan ingin kita hindari. Ada yang biasanya memutuskan untuk membeli bahan dan mengantarnya ke tukang jahit langganan.

Namun saya tidak begitu menyarankan untuk membuat pakaian lebaran di tukang jahit. Soalnya bahan pakaian sekarang cukup mahal dan waktu yang dibutuhkan untuk menjahit pakaian cukup lama lho. Belum lagi upah jahit sekarang sudah tinggi. Memang sih kita akan mendapatkan pakaian yang sesuai dengan ukuran kita sendiri dan modelnya bisa kita modifikasi sesuai keinginan. Tapi bagaimana kalau yang harus dapat baju lebaran itu sekeluarga besar? Semakin membengkak biaya yang dibutuhkan.

Saya sendiri sebenarnya sekarang model pakaiannya baju terusan aja. Model pakaian yang gampang sekali dicari. Ngapain repot-repot menjahit bukan? Kalau tak ingin modelnya terlalu pasaran saya rasa toko online sekarang sudah betebaran dan kita bisa memeriksa model baju terusan yang kita inginkan tersebut. Apakah semua toko online menjualnya atau tidak? Terus kita juga bisa bandingkan harganya.

Di Elevenia banyak sekali tersedia baju terusan yang bisa kita pilih. Model, warna, dan harga bervariasi. Terus yang paling saya suka adalah ada keterangan bahan pakaian tersebut. Soalnya saya sendiri kadang suka bingung saat menyentuh kain yang digunakan pada pakaian yang saya inginkan. Mau tanya langsung sama penjaganya? Kadang penjaga toko offline yang bertebaran tak semuanya bisa memberikan jawaban yang benar dan pelayanan yang menyenangkan. Suka kesal sih kalo pas nanya bahan dan harganya dapat tatapan yang kurang enak.

Itu sebabnya sekarang saya lebih suka berburu pakaian online. Harga juga bisa kita dapatkan lebih murah. Pernah tuh beberapa waktu lalu saya mampir ke toko baju di dekat rumah. Mau cari jilbab yang serupa dengan jilbab yang saya kenakan, cuma butuh warna hitam dan putih. Eh harganya hampir dua kali lipat dari yang saya beli secara online. Bahannya tipis pula. Langsung balik kanan dan batal belanja deh. Pelayanannya juga menyebalkan.

Entah mengapa banyak yang mengabaikan bagian pelayanan ini. Padahal ya, soal harga bisa menjadi bukan masalah besar buat pelanggan kalo pelayanannya memuaskan. Di Pontianak sepertinya kebanyakan pelayan toko seperti itu. Satu di antara banyak alasan yang membuat saya lebih memilih belanja online. Udah gitu di Elevenia juga masih banyak pilihan lainnya selain baju terusan.

Masih bingung mau beli baju lebaran di mana? Elevenia aja!


Postingan populer dari blog ini

Hati-Hati Belanja di Tokopedia Pakai AnterAja

Selama ini saya selalu puas belanja di berbagai marketplace yang ada di Indonesia termasuk di Tokopedia. Karena selama ini pengirimannya yang saya gunakan ya itu-itu saja. Kalau nggak JNE ya JNT. Pernah juga menggunakan SiCepat. Sudah lama sekali tidak berbelanja di Tokopedia dan saya bulan ini ingin beli kamera dan di Tokopedia saya menemukan kamera yang saya inginkan.  Prinsip saya begitu order langsung bayar supaya barang cepat sampai. Saya tidak sadar kalau pengiriman yang default di aplikasi adalah ekspedisi AnterAja. Tidak pernah menggunakan dan baru dengar. Karena saya pikir memang AnterAja melayani sampai ke Pontianak ya nggak ada masalah dengan pengirimannya. Sampai akhirnya saat tulisan ini saya posting, paket kamera yang saya beli tak kunjung sampai. Googling sana-sini. Buka twitter buat komplain hingga akhirnya menemukan banyaknya orang yang komplain dibandingkan puas dengan layanannya dan bahkan review di google juga jelek. Banyak sekali yang memberikan bintang satu. Terma

Menulis 500 Kata

Sekarang sepertinya harus bekerja lebih keras lagi. Saya banyak sekali menulis artikel yang terlampau pendek. Bahkan banyak sekali postingan yang hanya berisikan gambar. Kalau hanya seperti itu saya yakin banyak orang yang akan bisa membuat postingan jauh lebih banyak dari yang saya bisa lakukan. Jadi sekarang sepertinya saya harus mengubah tantangannya menjadi lebih menarik. Saya harus menulis setidaknya 500 kata untuk setiap artikel yang saya buat. Supaya lebih terasa menantang dan saya tak hanya sambil lalu lagi mengupdate blognya. Sebab akhir-akhir ini ketika menyelesaikan jumlah postingan saya akhirnya suka mengambil beberapa gambar yang sudah saya unggah di instagram dan memasukkannya ke blog menjadikannya satu postingan. Padahal hanya diikuti satu dua kata saja. Bahkan pernah tak ada tulisan apa-apa. Memang menulis 10 postingan sehari bukanlah hal yang mudah untuk membagi waktu dengan persiapan pernikahan. Tapi tantangan memang harus dibuat seberat mungkin bukan? Bukan

4 Kerugian Bisnis di Oriflame

Banyak sekali kerugian yang bisa kita dapatkan ketika kita memulai sebuah bisnis, terutama Oriflame. Selama ini banyak dari kita yang memikirkan keuntungan dari bisnis Oriflame tanpa tahu bahwa banyak sekali kerugian tersembunyi yang bisa kita alami saat memulai bisnis di Oriflame. Oriflame memang banyak sekali yang telah membuat orang lain sukses secara finansial. Saya sendiri juga merasakan keuntungan dari bisnis Oriflame ini, sebab setiap bulannya saya selalu mendapatkan keuntungan berupa bonus yang ditransfer ke rekening saya. Sehingga saya dapat mengatakan bahwa karier saya sekarang di Oriflame, itu sebabnya saya akan lebih banyak menuliskan tentang bisnis Oriflame di blog ini dibandingkan menulis review untuk brand lain. Oriflame membayar saya lebih banyak dibandingkan brand mana pun. Dibayar bukan karena memuji ya tapi karena saya jualan produknya. Hahahaha... Sudah tahu kerugian apa yang kita dapatkan saat memulai bisnis di Oriflame? Berikut saya jabarkan satu perrs