29 Juli 2014

Aku Hanya Meminta Suami, Tapi...

Aku ingat betul, lebaran tahun lalu, Agustus 2013 aku hanya meminta seseorang untuk jadi suami. Berharap bisa segera menikah tahun itu juga. Rasanya tak mungkin. Mustahil. Sebelum akhirnya kubertemu denganmu.

Aku hanya meminta seorang suami, tapi Allah memberikan suami beserta seluruh keluarga besarnya. Aku cuma berharap mendapatkan suami yang penyabar, namun yang Allah berikan suami yang sangat penyabar. Menghadapi semua kekuranganku.

Kamu, suamiku yang jarang bercerita tentang dirimu sendiri. Cerita yang ada di ranjang kita selalu tentangku, dariku. Kamu hanya lebih banyak mendengarkan dan tertidur jika akhirnya cerita itu selesai.

Aku selalu berdoa agar Allah memberikan yang aku minta. Tetapi Dia curang, selalu saja dia memberikan melebihi permintaanku. Dia Yang Maha Baik. Pemberi segalanya.

Jika kamu, yang sedang membaca ini, percayalah untuk meminta pada Allah, Dia pemilik segalanya. Tak ada yang mustahil bagi-Nya.

Related Posts

Aku Hanya Meminta Suami, Tapi...
4/ 5
Oleh

Subscribe via email

Like the post above? Please subscribe to the latest posts directly via email.

Berkomentarlah yang baik. Semua komentar yang masuk akan dimoderasi. (admin: Honeylizious [Rohani Syawaliah]).