24 Juni 2014

Waspada Sodium Pada Makanan Bayi


Hampir 70 persen makanan bayi dalam kemasan yang diberikan orang tua pada bayinya mengandung terlalu banyak garam. Menurut suatu studi di Amerika, makanan-makanan tersebut mengandung terlalu banyak sodium, yang dapat menyebabkan tekanan darah tinggi dan risiko penyakit jantung serta stroke.

Tujuh puluh persen makanan bayi yang dijual di pasaran tersebut mengandung setidaknya 210 miligram sodium per porsinya, bayangkan dalam 1 hari Anda memberikan berapa porsi makanan pada bayi Anda? Jumlah tersebut jauh melebihi kadar sodium yang dibutuhkan bayi. Hipertensi yang umumnya terjadi pada kondisi tubuh usia paruh baya dapat diperkirakan 1 sampai 20 anak memiliki risiko tekanan darah lebih tinggi jika ia mengonsumsi banyak sodium pada nasi bayinya. Hipertensi biasanya berkaitan erat dengan obesitas, di mana saat ini mempengaruhi 17 persen anak-anak di Amerika.

Contoh saja pasta yang menurut Anda hanya tinggi karbohidrat, sebenarnya juga mengandung sodium yang tinggi. Karena untuk membuat pasta dibutuhkan sodium. Makanan kemasan lainnya seperti macaroni and cheese, pasta, pizza, ayam, dan nasi yang ditujukan untuk anak berusia 1 tahun ke atas biasanya disebut makanan balita. Kesimpulannya, kategori dengan kandungan sodium tinggi terdapat pada makanan dan camilan asin. Maka penting bagi para orang tua atau perawat bayi untuk senantiasa membaca kandungan nutrisi pada label makanan yang hendak diberikan bayi.

@honeylizious

Followers