28 Juni 2014

Hidup Itu Masalah Pilihan


Seharusnya kita memang hidup di dunia ini tak banyak mengeluh. Semestinya banyak-banyak bersyukur. Apa yang kita punya dan tidak punya disyukuri saja. Pada akhirnya kita semua akan kembali pada-Nya hanya dengan bekal amal perbuatan kita bukan? Tak membawa harta atau yang lainnya. Lalu mengapa kita senang sekali berkeluh-kesah? Tulisan ini lebih banyak ditujukan pada diri sendiri yang tentu saja masih ada mengeluhnya.

Untungnya keluhan saya kebanyakan didengar suami. Setidaknya jangan sampai ada yang terganggu dengan keluhan saya kecuali suami. Keluhan yang paling banyak sih kecapekan karena orderan bros khas Kalimantan Barat yang dua bulan ini saya geluti menunjukkan geliatnya. Lumayan banyak yang pesan setiap harinya.

Tapi satu hal yang tidak ingin saya keluhkan di dunia ini adalah pilihan yang saya buat dan semua hasilnya. Baik dan buruknya. Susah dan senangnya. Saya tidak akan mengeluh karena memilih apa yang saya jalani sekarang. Saya bersyukur untuk semua pilihan yang saya buat. Apa yang lakukan selama proses pemilihan itu terjadi. Banyak hal yang harus saya syukuri. Karena saya tahu ujian yang datang dalam hidup ini tak akan melebihi kemampuan yang kita miliki.

Untuk kamu yang merasa kurang beruntung. Merasa rumput tetangga selalu lebih hijau dari rumputmu sendiri, mendingan rumput di halamanmu disiram air biar tambah hijau atau kasih pupuk? Itu pilihanmu sendiri. Jangan mengeluh terhadap semua pilihan yang kamu lakukan di dunia ini. Karena saya yakin, sejak awal kita sudah membuat pilihan itu. Jika memang pilihan itu kurang tepat berbaliklah dan buat pilihan yang lain.


 

@honeylizious

Followers