21 Juni 2014

Google Glass, Ide yang Terlupakan



Pernah nggak nemu ide melayang-layang di udara saat kita bawa sepeda motor dan tak memungkinkan untuk mencatatnya? Sejenak saya berpikir, saya sangat butuh Google Glass. Keren banget kali ya punya Google Glass, setiap momen bisa diabadikan walaupun terpikirnya gini juga, apakah setiap momen itu benar-benar harus diabadikan atau dinikmati saja. Apa nggak beda rasanya kita menikmatinya sambil sibuk mengabadikan walaupun dibandingkan smartphone, smartglass kayak Google Glass jauh lebih praktis.

Coba kan saya punya Google Glass gitu, tinggal bilang 'OK glass, ngeblog'. Eh apa ya perintah buat Google Glass supaya buka aplikasi ngeblog. Bisa nggak sih Google Glass diajak ngeblog? Hahahaha...

Pas jalan kadang memang suka terlintas sebuah ide buat tulisan baru di blog. Saya yakin teman-teman juga banyak yang memiliki permasalahan yang sama. Ide muncul di saat yang tidak tepat. Sekalinya duduk depan PC dan ingin menuliskan banyak ide malah bingung ide apa yang seharusnya disampaikan lewat tulisan tersebut. Beda cerita dengan deadline yang menunggu seseorang untuk menyelesaikan tulisannya. Kayak lomba misalnya. Apalagi kalau hadiahnya lumayan gede. Itu pasti konsentrasi dan fokusnya gara-gara mikirin hadiah. Pengalaman banget nih nulis cerpen buat Tulis Nusantara 2013 di detik-detik terakhir.


Banyak sekali rasanya ide yang tertinggal di sepeda motor tersebut tapi saya kesulitan mengingatnya kembali. Menyebalkan? Ada yang lebih menyebalkan, yaitu ingatnya pas bawa sepeda motor lagi. Biasanya saking sebalnya sepanjang jalan saya mencoba membuat sebuah kalimat yang cocok buat pengingat kembali ide tersebut walaupun pada akhirnya suka buyar gara-gara melihat lampu merah atau kendaraan yang melaju begitu saja di depan kita.

 

@honeylizious

Followers