Langsung ke konten utama

4 Kekurangan Blogger For Android

Sudah pake blogger for android? Kalo sedang malas banget menyalakan komputer dan langsung menulis dengan keyboard yang besar dan tahan banting milik saya, biasanya blogger for android ini lumayan membantu saya buat posting tulisan di blog. Walaupun sebenarnya lebih efektif menulis menggunakan laptop atau komputer. Karena satu hal yang cukup mengganggu dari blogger for android ini adalah tidak bisa memasukkan gambar lebih dari satu. Kekurangan lainnya sih ada banyak ya. Kita bahas satu-satu yuk.

1. Tidak bisa memasukkan gambar lebih dari satu dalam postingan.
Padahal kadang kita kan kepengen tuh masukin banyak gambar dalam satu postingan. Sayangnya blogger for android nggak bisa. Jadi sedikit mengecewakan buat teman-teman yang suka foto-foto dan ingin memosting banyak gambar dalam postingan yang sama. Lucu aja kalo 10 foto harus kita buat 10 postingan juga kan?

Selain itu, jangan harap bisa memosting tulisan + gambar jika jaringan sedang lelet. Cukup menyulitkan ternyata. Jadi kalau menggunakan blogger for android saya lebih senang memosting tulisan tanpa gambar sama sekali. Kecuali lagi di rumah dan menggunakan wifi dari WIGO 4G.

2. Tidak bisa edit html.
Kalau teman-teman suka mengisi postingan menggunakan html kayaknya akan men-skip aplikasi ini buat dipasang di androidnya. Sebab tak bisa dilakukan di sini. Kita hanya bisa posting tulisan seperti biasa. Nggak bisa edit htmlnya. Jadi buat teman-teman yang sudah ada html tertentu dalam setiap postingannya ya harus terima aja postingannya seperti itu. Tak bisa diedit htmlnya.

3. Tidak bisa 'justify' atau memilih font yang kita inginkan.
Tulisan yang rata kiri kanan itu hal yang sangat penting juga buat saya. Jadi blogger for android bukanlah aplikasi yang sesuai buat kita yang ingin setiap postingannya rata kiri dan kanan. But, kalo memang terdesak buat memosting tulisan, blogger for android cukuplah buat ngeblog. Dibandingkan harus mengetik di browser android. Itu jauh lebih menyulitkan lagi. Nah, kalo agak rajin, habis dipublikasikan menggunakan blogger for android bisa diedit di browser android buat 'justify'-nya. Repot sih tapi bisa sambil baring ngeblognya. Hehehe...

4. Tidak bisa bikin postingan terjadwal.
Tak ada pilihan untuk membuat postingan terjadwal di blogger for android, jadi kita nggak bisa mengatur waktu postingan diterbitkan. Tetapi bisa diakali dengan menyimpannya di draft dulu dan diedit menjadi postingan terjadwal menggunakan browser android. Tetap nggak perlu menyalakan PC bukan? Sekalian bisa mengatur justify-nya.


Kamu tahu kekurangannya yang lain?  

Postingan populer dari blog ini

Hati-Hati Belanja di Tokopedia Pakai AnterAja

Selama ini saya selalu puas belanja di berbagai marketplace yang ada di Indonesia termasuk di Tokopedia. Karena selama ini pengirimannya yang saya gunakan ya itu-itu saja. Kalau nggak JNE ya JNT. Pernah juga menggunakan SiCepat. Sudah lama sekali tidak berbelanja di Tokopedia dan saya bulan ini ingin beli kamera dan di Tokopedia saya menemukan kamera yang saya inginkan.  Prinsip saya begitu order langsung bayar supaya barang cepat sampai. Saya tidak sadar kalau pengiriman yang default di aplikasi adalah ekspedisi AnterAja. Tidak pernah menggunakan dan baru dengar. Karena saya pikir memang AnterAja melayani sampai ke Pontianak ya nggak ada masalah dengan pengirimannya. Sampai akhirnya saat tulisan ini saya posting, paket kamera yang saya beli tak kunjung sampai. Googling sana-sini. Buka twitter buat komplain hingga akhirnya menemukan banyaknya orang yang komplain dibandingkan puas dengan layanannya dan bahkan review di google juga jelek. Banyak sekali yang memberikan bintang satu. Terma

Cara Mengetahui Orang Stalking Twitter Kita, Siapa Stalkersmu?

Siapa yang sudah menggunakan jejaring sosial yang satu ini? Sudah punya banyak temankah di sana? Mention bagaimana? Banyak juga yang hadir setiap harinya? Atau kadang merasa 'twitter' itu mirip dengan kuburan karena bingung mau ngapain aja di sana. Banyak memang orang yang pada awalnya kebingungan menggunakan twitter. Apa yang sebaiknya dilakukan. Apa yang sebaiknya ditulis. Akun seperti apa yang sebaiknya diikuti. Semuanya sebenarnya kembali lagi ke pribadi masing-masing ingin menggunakannya seperti apa. Karena konsekuensinya juga ditanggung diri masing-masing. Apa yang kita tanam itulah yang akan kita tuai. Lama-lama, alah bisa karena biasa akan berlaku. Sebab memang kalau sudah sering membaca lini masa dan sudah mengikuti banyak akun. Kita akan menemukan pola ngetwit kita sendiri. Meskipun demikian, bukan itu yang ingin dibahas dalam tulisan ini. Saya rasa banyak yang penasaran dengan cara mengetahui orang yang stalking akun twitter kita. Orang yang melakukanny

Menulis 500 Kata

Sekarang sepertinya harus bekerja lebih keras lagi. Saya banyak sekali menulis artikel yang terlampau pendek. Bahkan banyak sekali postingan yang hanya berisikan gambar. Kalau hanya seperti itu saya yakin banyak orang yang akan bisa membuat postingan jauh lebih banyak dari yang saya bisa lakukan. Jadi sekarang sepertinya saya harus mengubah tantangannya menjadi lebih menarik. Saya harus menulis setidaknya 500 kata untuk setiap artikel yang saya buat. Supaya lebih terasa menantang dan saya tak hanya sambil lalu lagi mengupdate blognya. Sebab akhir-akhir ini ketika menyelesaikan jumlah postingan saya akhirnya suka mengambil beberapa gambar yang sudah saya unggah di instagram dan memasukkannya ke blog menjadikannya satu postingan. Padahal hanya diikuti satu dua kata saja. Bahkan pernah tak ada tulisan apa-apa. Memang menulis 10 postingan sehari bukanlah hal yang mudah untuk membagi waktu dengan persiapan pernikahan. Tapi tantangan memang harus dibuat seberat mungkin bukan? Bukan