Langsung ke konten utama

Yuk Memasak Bola-Bola Pisang Minimalis!


Memasak minimalis menurut saya adalah menggunakan bahan kurang dari 5 jenis. Bahkan kalau bisa menggunakan satu dua bahan saja. Jadi kalau ada yang beranggapan memasak menggunakan 10 bahan dalam waktu 30 menit plus peralatan lengkap, aduh minimalisnya di mana coba? Masak minimalis itu kudu kayak masak di rumah saya. Peralatan seadanya dan cukup menggunakan dua tiga bahan saja. Saking minimalisnya bahan ketiga bisa jadi air atau gula. Bahkan kadang karena terlalu minimalis, memasaknya tak butuh air.

Sama saya biasanya tak perlu menggunakan timbangan atau alat ukur lainnya. Karena memasak minimalis itu menurut saya cukup dengan perasaan. Jadi saat mengaduk bahan biasanya ukurannya begini.

Oh cukup nih.

Sedang kayaknya.

Udah oke nih.

Hahahaha...

Maafkan ibu rumah tangga yang jarang bisa masak sesuai aturan dan takaran ini. Makanya kalo ditanya resep masakan saya sebenarnya bisa ditebak dengan sangat mudah. Jangan repot menyiapkan mixer apalagi blender. Saya masak. Mau bikin panganan atau masak biasa yang dibutuhin cuma mangkok, sendok, dan penggorengan. Itu sebabnya sampai sekarang tidak ada keinginan untuk membeli mixer atau blender, kepikirannya mubazir aja. Apalagi di rumah cuma berdua. Suami juga makan cemilannya gampang. Cukup gorengan. Jadi apa pun kue yang saya buat biasanya itu adalah gorengan.

Kali ini yang sering saya buat adalah bola-bola pisang goreng. Waktu membagikannya di grup di facebook saya hampir ketawa saat ada yang nanya resep. Masya Allah pikir saya waktu itu. Masa' pisang goreng ada yang minta resepnya? Sama saya pula. Soalnya saya itu suka nyomot bahan di dapur terus dijadikan gorengan. Apa aja bisa saya goreng. Pembaca blog Honeylizious ini juga nih, kalau keseringan mampir di sini bisa-bisa jadi gorengan. Hehehehe...

Karena itulah di rumah saya punya beragam tepung. Dari yang instan sampai tepung biasa. Yang harus ditambah bahan-bahan lainnya saat mau dijadikan gorengan. Paling praktis sih sebenarnya tepung beras. Saya sering tuh bikin gorengan pake tepung beras. Namun tepung beras lagi abis. Mau nggak mau pake tepung yang ada aja. Kayak bikin bola-bola pisang kemaren. Saya hanya menggunakan tepung pisang goreng instant yang tinggal pake.

Pisang yang saya gunakan sudah kematengan dan tinggal diremas aja dengan tangan sambil ditambah tepung biar gampang digoreng. Cetakan yang saya gunakan cetakan bolu, ini adalah satu-satunya cetakan kue di rumah kami. Itupun dapat dari Umak. Dia juga suka tuh beli alat masak tapi ujung-ujungnya nggak kepake. Jadinya saya yang kebagian jatah membawanya ke rumah baru. Lumayan. Hehehe...

Pisang sama tepung instant tadi nggak pake air, apalagi telur. Jangan repot tambah gula dan bahan lainnya. Dua bahan itu sudah cukup buat bikin bola-bola pisang. Seberapa banyak tepungnya? Sesuka aja. Segimana butuhnya kita dengan tepung untuk menggoreng pisanglah... Saya yakinlah teman-teman Honeylizious pasti tahu.

Terus penggorengannya yang merupakan cetakan bolu bulat-bulat tadi tinggal dikasih minyak. Saat minyaknya panas tinggal masukkan adonan pisang sama tepung tadi. Kalo sudah agak terbentuk bagian bawahnya, jadi membulat gitu, putar-putar deh biar bagian lainnya juga matang. 10-15 menit sudah selesai lo bikin 15 bola-bola pisang kayak gini. Saat sudah mateng dan kecokelatan tinggal angkat dan kasih deh susu kental manis biar enak saat dimakan. Jangan kebanyakan susunya, soalnya pisang yang becek begini biasanya manis juga.


Pisang yang saya gunakan itu pisang nipah atau pisang kepok atau pisang kappok, dan paling banyak di Kalimantan Barat. Mungkin teman-teman lebih mengenalnya sebagai Pisang Pontianak. Gampang kan bikinnya? Nanti saya bagikan lagi resep masakan minimalis lainnya.

Postingan populer dari blog ini

Cara Mengetahui Orang Stalking Twitter Kita, Siapa Stalkersmu?

Siapa yang sudah menggunakan jejaring sosial yang satu ini? Sudah punya banyak temankah di sana? Mention bagaimana? Banyak juga yang hadir setiap harinya? Atau kadang merasa 'twitter' itu mirip dengan kuburan karena bingung mau ngapain aja di sana. Banyak memang orang yang pada awalnya kebingungan menggunakan twitter. Apa yang sebaiknya dilakukan. Apa yang sebaiknya ditulis. Akun seperti apa yang sebaiknya diikuti. Semuanya sebenarnya kembali lagi ke pribadi masing-masing ingin menggunakannya seperti apa. Karena konsekuensinya juga ditanggung diri masing-masing. Apa yang kita tanam itulah yang akan kita tuai. Lama-lama, alah bisa karena biasa akan berlaku. Sebab memang kalau sudah sering membaca lini masa dan sudah mengikuti banyak akun. Kita akan menemukan pola ngetwit kita sendiri. Meskipun demikian, bukan itu yang ingin dibahas dalam tulisan ini. Saya rasa banyak yang penasaran dengan cara mengetahui orang yang stalking akun twitter kita. Orang yang melakukanny

Hati-Hati Belanja di Tokopedia Pakai AnterAja

Selama ini saya selalu puas belanja di berbagai marketplace yang ada di Indonesia termasuk di Tokopedia. Karena selama ini pengirimannya yang saya gunakan ya itu-itu saja. Kalau nggak JNE ya JNT. Pernah juga menggunakan SiCepat. Sudah lama sekali tidak berbelanja di Tokopedia dan saya bulan ini ingin beli kamera dan di Tokopedia saya menemukan kamera yang saya inginkan.  Prinsip saya begitu order langsung bayar supaya barang cepat sampai. Saya tidak sadar kalau pengiriman yang default di aplikasi adalah ekspedisi AnterAja. Tidak pernah menggunakan dan baru dengar. Karena saya pikir memang AnterAja melayani sampai ke Pontianak ya nggak ada masalah dengan pengirimannya. Sampai akhirnya saat tulisan ini saya posting, paket kamera yang saya beli tak kunjung sampai. Googling sana-sini. Buka twitter buat komplain hingga akhirnya menemukan banyaknya orang yang komplain dibandingkan puas dengan layanannya dan bahkan review di google juga jelek. Banyak sekali yang memberikan bintang satu. Terma

4 Kerugian Bisnis di Oriflame

Banyak sekali kerugian yang bisa kita dapatkan ketika kita memulai sebuah bisnis, terutama Oriflame. Selama ini banyak dari kita yang memikirkan keuntungan dari bisnis Oriflame tanpa tahu bahwa banyak sekali kerugian tersembunyi yang bisa kita alami saat memulai bisnis di Oriflame. Oriflame memang banyak sekali yang telah membuat orang lain sukses secara finansial. Saya sendiri juga merasakan keuntungan dari bisnis Oriflame ini, sebab setiap bulannya saya selalu mendapatkan keuntungan berupa bonus yang ditransfer ke rekening saya. Sehingga saya dapat mengatakan bahwa karier saya sekarang di Oriflame, itu sebabnya saya akan lebih banyak menuliskan tentang bisnis Oriflame di blog ini dibandingkan menulis review untuk brand lain. Oriflame membayar saya lebih banyak dibandingkan brand mana pun. Dibayar bukan karena memuji ya tapi karena saya jualan produknya. Hahahaha... Sudah tahu kerugian apa yang kita dapatkan saat memulai bisnis di Oriflame? Berikut saya jabarkan satu perrs