23 Mei 2014

Untung Tak Pernah Menolak Job


Saya bersyukur selama ini saya selalu menerima job yang datang. Kalaupun saya merasa tak punya waktu untuk mengerjakannya karena banyak job yang datang, ada beberapa orang yang bersedia membantu saya untuk menulis dan saya tak perlu menolak job tersebut. Sambil mengambil peluang buat diri sendiri juga membagi rezeki buat orang lain. Biasanya saya bagi dua hasilnya dengan orang yang saya minta membantu saya menulis tersebut. Jadi win win solution deh.

Mengapa saya kasih judul 'Untung Tak Pernah Menolak Job'? Karena ternyata banyak lo orang di dunia ini yang suka menolak tawaran sebuah job. Alasannya macam-macam. Paling banyak sih alasannya karena bayarannya murah. Ada juga alasannya karena klien itu menurut pandangannya adalah penipu. Padahal klien yang dimaksud itu sudah kerja sama dengan saya sejak tahun 2012. Sudah lama sekali dan tak pernah terindikasi menipu.

Buah dari tak pernah menolak job yang datang itu adalah job-job yang mengikuti job tersebut yang menurut sebagian orang murah meriah. Masih ingat dengan tulisan 'Semua Berawal dari Job Review 40.000 Itu!' nggak? Di sana sudah saya paparkan bagaimana akhirnya blog ini dan saya sendiri menjadi diri saya yang sekarang.

Semakin banyak review yang kita tuliskan di blog sebenarnya membuka peluang juga buat klien baru kita menemukan kita. Sebab banyak klien yang datang ke blog ini dan menghubungi saya karena menemukan tulisan-tulisan review yang sudah saya buat. Dari yang murah sampai yang mahal. Dari semua job review itu pula sekarang saya sudah memiliki sebuah rumah di kampung halaman saya. Memang belum saya tempati. Hanya buat investasi ceritanya. Semua uang puluhan ribu yang saya kumpulkan tersebut ternyata banyak juga kalau disatukan.

Bukankah sedikit-sedikit lama-lama menjadi bukit?

Apalagi saya juga bukan selebritis yang harus pilih-pilih job berdasarkan harganya. Jangankan yang berbayar murah, ada beberapa review di blog ini yang saya buat karena keinginan saya sendiri. Tak masalah mempromosikan dagangan atau usaha orang lain. Selama itu memberikan manfaat buat banyak orang, bagi saya itu lebih dari uang. Amal. Tabungan buat akhirat nanti. Apalagi job yang puluhan ribu itu hampir setiap hari ada. Bergantian, buat blog ini atau buat banyak blog lain.

Rezeki tak boleh ditolak, kata Umak. Fee yang saya dapat dari tiap job tersebut sudah lebih dari cukup kalau hanya buat mengisi pulsa Umak dan isi tabungan buat mertua. Sedikit atau banyak cukup disyukuri. Apalagi job yang murah itu jauh lebih sering muncul dibandingkan yang jutaan. Dihitung-hitung pada akhirnya yang sedikit itu angka akhirnya akan melebihi angka yang jutaan itu. Puluhan juta malahan.


Makanya, tak terlintas di kepala saya buat menolak suatu job yang mengetuk kantong uang saya. Setidaknya asisten saya butuh uang buat beli buku kuliah atau tabungan nikah. Maklum asisten saya ada dua orang yang sekarang aktif menulis buat saya jika diminta.

@honeylizious

Followers