Langsung ke konten utama

Sudah Datang ke Tri 3030?



Masa depan dimulai sekarang!

Menyenangkan sekali Kamis kemarin saya bersama suami, dan dua sepupu mendatangi Tri 3030 yang diadakan di Rumah Adat Betang Radakng, Pontianak, Kalimantan Barat yang berada di dekat Rumah Adat Melayu arah Kota Baru. Memang sih pertunjukannya hanya berlangsung sekitar 1 jam. Tetapi ini adalah pertunjukkan yang tak pernah saya lihat sebelumnya. Menampilkan penari-penari yang memainkan lampu laser. Semuanya terlihat sangat nyata. Ruangan penuh warna.
Mendapatkan undangan VIP sebagai peserta komunitas blogger di Pontianak, tak saya sia-siakan. Ada banyak tarian dan parodi yang ditampilkan di atas panggung. Semuanya terlihat begitu apik. Satu hal yang menjadi kekurangan mungkin kurang lama. Hahahhaa... Kepengennya lihat lebih lama lagi tarian dengan lampu laser itu.
Oh iya buat teman-teman di Kota Pontianak yang belum datang dan tak mendapatkan undangan VIP tak mengapa, bisa registrasi di tempat acara berlangsung untuk mendapatkan kesempatan menyaksikan pertunjukkan yang sama. Dimulai dari tanggal 22 Mei sampai 27 Mei 2014 nanti.



Apabila sudah selesai menyaksikan pertunjukkan kita bisa mampir ke stand yang berdiri di luar tempat pertunjukkan untuk mendapatkan informasi mengenai promosi dari kartu Tri. Nggak belanja juga nggak apa-apa. Teman-teman bisa numpang foto-foto di sana.  

Postingan populer dari blog ini

Cara Mengetahui Orang Stalking Twitter Kita, Siapa Stalkersmu?

Siapa yang sudah menggunakan jejaring sosial yang satu ini? Sudah punya banyak temankah di sana? Mention bagaimana? Banyak juga yang hadir setiap harinya? Atau kadang merasa 'twitter' itu mirip dengan kuburan karena bingung mau ngapain aja di sana. Banyak memang orang yang pada awalnya kebingungan menggunakan twitter. Apa yang sebaiknya dilakukan. Apa yang sebaiknya ditulis. Akun seperti apa yang sebaiknya diikuti. Semuanya sebenarnya kembali lagi ke pribadi masing-masing ingin menggunakannya seperti apa. Karena konsekuensinya juga ditanggung diri masing-masing. Apa yang kita tanam itulah yang akan kita tuai. Lama-lama, alah bisa karena biasa akan berlaku. Sebab memang kalau sudah sering membaca lini masa dan sudah mengikuti banyak akun. Kita akan menemukan pola ngetwit kita sendiri. Meskipun demikian, bukan itu yang ingin dibahas dalam tulisan ini. Saya rasa banyak yang penasaran dengan cara mengetahui orang yang stalking akun twitter kita. Orang yang melakukanny

Hati-Hati Belanja di Tokopedia Pakai AnterAja

Selama ini saya selalu puas belanja di berbagai marketplace yang ada di Indonesia termasuk di Tokopedia. Karena selama ini pengirimannya yang saya gunakan ya itu-itu saja. Kalau nggak JNE ya JNT. Pernah juga menggunakan SiCepat. Sudah lama sekali tidak berbelanja di Tokopedia dan saya bulan ini ingin beli kamera dan di Tokopedia saya menemukan kamera yang saya inginkan.  Prinsip saya begitu order langsung bayar supaya barang cepat sampai. Saya tidak sadar kalau pengiriman yang default di aplikasi adalah ekspedisi AnterAja. Tidak pernah menggunakan dan baru dengar. Karena saya pikir memang AnterAja melayani sampai ke Pontianak ya nggak ada masalah dengan pengirimannya. Sampai akhirnya saat tulisan ini saya posting, paket kamera yang saya beli tak kunjung sampai. Googling sana-sini. Buka twitter buat komplain hingga akhirnya menemukan banyaknya orang yang komplain dibandingkan puas dengan layanannya dan bahkan review di google juga jelek. Banyak sekali yang memberikan bintang satu. Terma

Menulis 500 Kata

Sekarang sepertinya harus bekerja lebih keras lagi. Saya banyak sekali menulis artikel yang terlampau pendek. Bahkan banyak sekali postingan yang hanya berisikan gambar. Kalau hanya seperti itu saya yakin banyak orang yang akan bisa membuat postingan jauh lebih banyak dari yang saya bisa lakukan. Jadi sekarang sepertinya saya harus mengubah tantangannya menjadi lebih menarik. Saya harus menulis setidaknya 500 kata untuk setiap artikel yang saya buat. Supaya lebih terasa menantang dan saya tak hanya sambil lalu lagi mengupdate blognya. Sebab akhir-akhir ini ketika menyelesaikan jumlah postingan saya akhirnya suka mengambil beberapa gambar yang sudah saya unggah di instagram dan memasukkannya ke blog menjadikannya satu postingan. Padahal hanya diikuti satu dua kata saja. Bahkan pernah tak ada tulisan apa-apa. Memang menulis 10 postingan sehari bukanlah hal yang mudah untuk membagi waktu dengan persiapan pernikahan. Tapi tantangan memang harus dibuat seberat mungkin bukan? Bukan