4 Mei 2014

Menjadi Ibu Rumah Tangga


Perawatan bayi baru lahir tidaklah sulit, apalagi jika bayi tersebut merupakan anak keempat dalam enam tahun terakhir. Karen yang baru berusia dua puluh delapan tahun sangat bersyukur diberi empat orang anak yang sehat-sehat, karena itulah pada kelahiran keempatnya ini ia tak terlalu menyiapkan banyak hal. Anak pertamanya sudah masuk Sekolah Dasar sebulan yang lalu, dan adik-adiknya dititipkan di day care pada siang hari dan dijemput pada malam hari. Karen bekerja di sebuah majalah sebagai penulis lepas dan meskipun ia sangat ingin menghabiskan waktu dengan maksimal dengan anak-anaknya, ia tak bisa meninggalkan pekerjaan yang memberinya masukan tambahan untuk kebutuhan sehari-hari. Suaminya tak pernah memaksanya untuk mencari uang tambahan, tapi Karen ingin anak-anaknya terjamin secara finansial di masa yang akan datang sehingga ada waktu yang harus dikorbankannya demi pekerjaan.


Tapi perawatan bayi baru lahir yang akan menuntut perhatiannya secara penuh akan membuatnya cuti selama beberapa bulan. Mungkin tahun. Ia sudah memikirkan hal ini masak-masak dan ingin sepenuhnya menjadi ibu rumah tangga dengan empat orang anak yang harus dibesarkannya dengan baik karena sang suami sibuk bekerja. Ya, biarlah suaminya saja yang sibuk bekerja karena Karen merasa kasihan kepada buah hatinya jika mereka merasa kurang perhatian sebab kedua orang tuanya yang sibuk bekerja. Toh takdir perempuan memang mengurus anak-anak dan Karen akan menjalaninya dengan suka cita mulai saat ini.

@honeylizious

Followers