28 Mei 2014

Gajian dari Segala Arah


Alhamdulillah, hanya itu yang bisa saya ungkapkan pada karunia Allah yang tak pernah berhenti sedetik pun. Mau kita melakukan dosa atau amal, tak pernah sekalipun Allah menghentikan oksigen memenuhi dunia. Selama pohon-pohon masih berdiri tegak mengibarkan daun-daun hijaunya. Oksigen dan karbon dioksida akan selalu ada.

Tak ada yang tak mungkin jika memang kita mau berusaha. Melawan arus memang cukup menyulitkan. Di mana masih banyak orang yang berpikir bahwa yang namanya kerja ya harus keluar dari rumah dan punya bos. Banyak tanggung jawab dan tekanan dari orang lain. Tak banyak yang mau untuk tidak mengikuti arus dan membuat lapangan kerja bagi diri sendiri. Apalagi di Kalimantan Barat pemikiran orang yang masih beranggapan, kerja ya jadi PNS derajat tertingginya. Pekerjaan lain sepertinya rendahan.

Apalagi seperti saya yang tak terlihat benar-benar bekerja. Kebanyakan menghabiskan waktu di rumah. Tak banyak yang berpikir bahwa apa yang saya kerjakan sebenarnya menghasilkan. Apalagi saya sudah merintisnya sejak bertahun-tahun lalu dan sekarang tinggal menikmati hasilnya. Memang belum sesuai harapan saya hasilnya namun keyakinan saya untuk terus mengerjakan semua hal yang sekarang menjadi pekerjaan saya tetap tak pernah padam. Saya percaya penuh dengan apa yang saya lakukan sekarang akan menghidupi saya dan anak saya nantinya.

Apalagi bukan tugas saya kan menafkahi keluarga? Jadi mau hasilnya banyak atau sedikit tetap harus disyukuri. Alhamdulillah. Maha Besar Allah yang telah melimpahkan rezeki yang tiada putusnya untuk kami berdua. Allah Maha Tahu apa yang kami butuhkan di dalam dunia ini. Dunia yang fana. Ketika tiba saatnya nanti bukan uang yang akan menjadi bekal kita. Amalan-amalan kita selama di dunia. Akankah semua itu membawa kita ke tempat yang baik atau sebaliknya, kita akan terjerumus ke tempat yang jahannam?

Semoga semua rezeki yang datang ini bisa menjadi ladang amal selanjutnya. Bisa buat membiayai kedua orang tua dan dua adik kecil saya yang sekarang masih sekolah. Saya tak tahu sampai kapan kedua orang tua saya kuat untuk mencarikan rezeki buat mereka. Sekarang tanggung jawab untuk dua adik kecil itu setidaknya harus mulai saya pikul.


Gaji-gaji yang datang dari segala arah, hanya numpang singgah di tangan saya dan tugas saya untuk membagikan hak orang lain yang ada di dalamnya.

@honeylizious

Followers