Langsung ke konten utama

Eyeliner Favorit



Eyeliner terfavorit saya, kebetulan saya hanya menggunakan eyeliner dari Oriflame beberapa tahun terakhir ini. Eyeliner stylo-nya memang sangat mudah diaplikasikan ke kelopak mata. Apalagi buat teman-teman yang kurang bisa menggunakan eyeliner cair. Walaupun sebenarnya bagi saya hasil terbaik tetap yang cair. Dari Oriflame yang saya suka hasil akhirnya adalahBeuaty Wonder Liner. Namun untuk teman-teman yang takut eyelinernya luntur bisa juga menggunakan Kohl Pencil. Banyak sekali eyeliner pilihan yang ada di Oriflame yang bisa kita aplikasikan ke mata.

Barangkali ada yang beranggapan bahwa eyeliner dari Oriflame terlalu mahal dibandingkan eyeliner yang serupa di pasaran. Buat saya sendiri yang paling penting produk kecantikan tidak menimbulkan efek buruk pada diri kita sendiri dan apalagi sebenarnya produk dari Oriflame masa pemakaiannya lumayan panjang. Selain isinya yang tak cepat habis, khusus eyeliner saya bisa menggunakan satu eyeliner setiap hari dalam waktu satu tahun dan belum habis. Kohl Pencil pun awet, sekarang masih setengah batang dari yang saya miliki tahun lalu.

Kalo di foto yang ada di postingan ini saya menggunakan Beauty Wonder Liner yang menggunakan kuas mirip pene kaligrafi. Jadi ada bagian pipihnya tidak seperti kuas eyeliner cair atau ujung stylo yang bulat dan tajam. Enaknya mengunakan eyeliner Wonder Liner adalah kita tak perlu khawatir kuasnya akan lari ke mana-mana. Karena kuasnya bentuknya tak akan berubah saat diaplikasikan. Dengan mudah disapukan untuk membentuk garis yang kita inginkan.

Saya bukanlah orang yang jago untuk membuat berbagai bentuk garis eyeliner di mata. Saya kebanyakan hanya membuat bentuk yang sekarang ada di gambar postingan ini. Sebab saya suka bentuknya dan tidak terlalu mencolok perhatian, menurut saya. Buat yang tak ingin garis matanya hitam seperti ini bisa juga mengaplikasikan Kohl Pencil di bagian garis akar bulu mata. Sehingga tidak kelihatan seperti menggunakan eyeliner tapi mata tetap kelihatan tajam.

Postingan populer dari blog ini

Hati-Hati Belanja di Tokopedia Pakai AnterAja

Selama ini saya selalu puas belanja di berbagai marketplace yang ada di Indonesia termasuk di Tokopedia. Karena selama ini pengirimannya yang saya gunakan ya itu-itu saja. Kalau nggak JNE ya JNT. Pernah juga menggunakan SiCepat. Sudah lama sekali tidak berbelanja di Tokopedia dan saya bulan ini ingin beli kamera dan di Tokopedia saya menemukan kamera yang saya inginkan.  Prinsip saya begitu order langsung bayar supaya barang cepat sampai. Saya tidak sadar kalau pengiriman yang default di aplikasi adalah ekspedisi AnterAja. Tidak pernah menggunakan dan baru dengar. Karena saya pikir memang AnterAja melayani sampai ke Pontianak ya nggak ada masalah dengan pengirimannya. Sampai akhirnya saat tulisan ini saya posting, paket kamera yang saya beli tak kunjung sampai. Googling sana-sini. Buka twitter buat komplain hingga akhirnya menemukan banyaknya orang yang komplain dibandingkan puas dengan layanannya dan bahkan review di google juga jelek. Banyak sekali yang memberikan bintang satu. Terma

Cara Mengetahui Orang Stalking Twitter Kita, Siapa Stalkersmu?

Siapa yang sudah menggunakan jejaring sosial yang satu ini? Sudah punya banyak temankah di sana? Mention bagaimana? Banyak juga yang hadir setiap harinya? Atau kadang merasa 'twitter' itu mirip dengan kuburan karena bingung mau ngapain aja di sana. Banyak memang orang yang pada awalnya kebingungan menggunakan twitter. Apa yang sebaiknya dilakukan. Apa yang sebaiknya ditulis. Akun seperti apa yang sebaiknya diikuti. Semuanya sebenarnya kembali lagi ke pribadi masing-masing ingin menggunakannya seperti apa. Karena konsekuensinya juga ditanggung diri masing-masing. Apa yang kita tanam itulah yang akan kita tuai. Lama-lama, alah bisa karena biasa akan berlaku. Sebab memang kalau sudah sering membaca lini masa dan sudah mengikuti banyak akun. Kita akan menemukan pola ngetwit kita sendiri. Meskipun demikian, bukan itu yang ingin dibahas dalam tulisan ini. Saya rasa banyak yang penasaran dengan cara mengetahui orang yang stalking akun twitter kita. Orang yang melakukanny

Menulis 500 Kata

Sekarang sepertinya harus bekerja lebih keras lagi. Saya banyak sekali menulis artikel yang terlampau pendek. Bahkan banyak sekali postingan yang hanya berisikan gambar. Kalau hanya seperti itu saya yakin banyak orang yang akan bisa membuat postingan jauh lebih banyak dari yang saya bisa lakukan. Jadi sekarang sepertinya saya harus mengubah tantangannya menjadi lebih menarik. Saya harus menulis setidaknya 500 kata untuk setiap artikel yang saya buat. Supaya lebih terasa menantang dan saya tak hanya sambil lalu lagi mengupdate blognya. Sebab akhir-akhir ini ketika menyelesaikan jumlah postingan saya akhirnya suka mengambil beberapa gambar yang sudah saya unggah di instagram dan memasukkannya ke blog menjadikannya satu postingan. Padahal hanya diikuti satu dua kata saja. Bahkan pernah tak ada tulisan apa-apa. Memang menulis 10 postingan sehari bukanlah hal yang mudah untuk membagi waktu dengan persiapan pernikahan. Tapi tantangan memang harus dibuat seberat mungkin bukan? Bukan