25 Mei 2014

Cukup Sekali ke Ayam Kaleo Pontianak


Biasanya jika ada rumah makan baru atau tempat nongkrong yang menawarkan makanan atau minuman yang belum pernah saya cicipi sebelumnya saya suka mengajak suami untuk mengunjunginya. Sebab menyenangkan bisa berbagi informasi di blog ini pada pecinta kuliner atau travel lainnya. Yap! Tempat makan yang bisa kita kunjungi setiap hari di kota kita bisa jadi akan sangat menarik sebagai tempat wisata makanan bagi orang yang baru pertama kali datang ke Pontianak.

Kali ini yang ingin saya ceritakan adalah sebuah tempat makanan yang beberapa waktu lalu saya kunjungi dan saya memutuskan tidak akan datang ke sana lagi. Bukan karena pelayanannya yang buruk atau makanan yang kurang enak.

Tempatnya nyaman sebenarnya. Bersih dan rapi. Pengunjung juga memiliki jarak dengan pengunjung lainnya. Tidak seperti beberapa tempat makan lain yang pengunjung berada terlalu dekat dengan pengunjung lainnya. Pelayanannya juga menyenangkan. Walaupun saya agak risih ada beberapa pelayan yang akan menyambut kita di bagian depan. Mengucapkan salam dan tersenyum. Pengennya sih langsung masuk aja gitu. Soalnya suka nggak percaya diri jadi perhatian banyak orang.

Saat duduk akhirnya saya menyadari bahwa ini bukan tempat makan yang seharusnya saya datangi. Sebab mereka memutarkan lagu jawa yang alat musiknya adalah alat musik yang saya sangat takut mendengarnya. Gamelan dan gong itu memang terlalu menakutkan buat saya. Sejak dulu. Saya tak bisa bertahan lama mendengarnya. Melihat alatnya saja waktu di Solo saya kabur. Mau tak mau saya meminta pelayan untuk memelankan lagu tersebut. Padahal kepengennya speakernya dimatikan saja. Namun tak memungkinkan saya meminta hal tersebut. Sebab itu ciri khas mereka.

Makan buru-buru dan tak tenang. Dapat saya pastikan wajah saya pasti pucat selama saya berada di sana. Cukup sekali itu saya makan di Ayam Kaleo Pontianak. Memang harga terjangkau dan makanannya enak. Tapi saya tak akan pernah mau mengulangi pengalaman menakutkan dengan mendengarkan lagu yang diputar di sana. Saya fobia berat dengan suara gema dan alat musik seperti itu.


Saya tak bisa menyalahkan suami saya yang membawa saya ke sana sebab saya yang mengajaknya. Hufffttt..

@honeylizious

Followers