30 Mei 2014

Buang Aja Androidnya!


Merusak barang elektronik bukan hal yang baru bagi saya. Kalau sudah di tangan saya, apa pun barang elektronik tersebut, biasanya akan mengalami yang namanya 'turun mesin'. Terakhir saya punya laptop, saya merusaknya. Itu sudah laptop yang ke empat. Makanya sekarang saya lebih suka menggunakan komputer, selain layarnya lebih besar, kemungkinan untuk rusak hanya pada keyboard yang bersentuhan dengan jemari saya yang gampang sekali merusak barang elektronik ini.

Nah, sudah banyak yang tahu kan betapa rusaknya Lenovo A800 milik saya yang baru setahun sebulan saya gunakan? Ternyata kerusakannya belum bisa ditemukan solusinya. Teknisi Comtech di Pontianak seminggu mengutak-atiknya juga angkat tangan. Sebelumnya saya menghubungi ibu saya dan menceritakan perihal hape ke-empat yang rusak itu. Beberapa waktu dulu saya juga pernah merusak 3 hape milik saya. Semuanya rusak. Karena merek nokia mudah untuk diperbaiki, jadi tiga hape tersebut bisa diperbaiki dan kemudian saya jual.

Sekarang yang rusak android Lenovo A800 yang putih warnanya itu. Kerusakan sih kayaknya pada sistem. Jadi ada jendela sistem yang muncul tak henti-hentinya di layar. Sebelumnya sih sudah cukup dengan mematikannya sebentar kemudian menyalakannya kembali. Error istilah yang saya gunakan untuk menyebutnya.

Umak tidak tahu apa-apa tentang barang elektronik, namun saat saya menceritakannya, dia langsung bilang buang aja androidnya. Padahal waktu itu teknisi Comtech belum mengembalikan smartphone saya dengan alasan tak bisa memperbaikinya. Memang sih smartphone tersebut telah mendatangkan puluhan juta uang dan sepeda motor scoopy yang hampir setahun saya kendarai. Umak bilang nanti pasti nggak bisa diperbaiki. Dia tahu betul betapa 'tangan bajanya' tangan saya ini. Sejak kecil sudah banyak barang elektronik yang saya rusak. Tapi kalau dulu saya rusak karena saya bongkar, nah sekarang rusak karena saya gunakan.

Mengingat tangan yang gampang sekali merusak barang ini, akhirnya saya menyerah menggunakan smartphone merek lain. Saya kembali ke Samsung. Sebab sebelumnya saya sudah menggunakan android samsung dua tahun dan tak ada masalah. Pernah direset satu kali aja dan sampai sekarang baik-baik saja, jika lecet di bodinya tidak masuk hitungan. Hehehehe...


Buang aja ya androidnya?

@honeylizious

Followers