Langsung ke konten utama

My Princess Scissor


Kayaknya memang gunting terbaru yang saya beli harus diperlakukan layaknya tuan puteri. Soalnya tak ingin lagi gunting tersebut menjadi tumpul karena saya sembarangan saja menggunakannya. Kalau ingin membersihkannya pun lebih baik menggunakan minyak dan kain. Tak lagi main asal lap saja. Apalagi jika sampai menggunakan lap yang basah oleh air. Sebab gunting tersebut sendiri di dalam kotaknya dilumuri dengan minyak.

Banyak cara untuk menajamkan gunting yang saya temukan. Bahkan sampai membuat saya frustasi untuk melakukannya. Tak ada satu pun yang benar-benar membuat gunting tersebut tajam kembali setelah menumul. Jadi memang sebenarnya cara terbaik untuk menajamkan gunting adalah jangan sampai membuatnya tumpul. Setiap gunting punya fungsinya masing-masing.

Terutama gunting yang digunakan untuk menggunting kain. Tak akan saya gunakan untuk menggunting benda yang lain. Aki benar. Jangan diguntingkan selain ke kain jika ingin menjaga ketajamannya. Pantas saja saya pernah menggunakan gunting kain Aki diam-diam untuk bermain dan dapat dipastikan gunting tersebut langsung menjadi tumpul. Cara mendapatkan gunting yang tajam tentu yang paling benar adalah dengan membeli gunting baru yang masih berlumuran minyak itu.

Kali ini saya membeli gunting yang ukurannya 10 inchi. Lebih panjang dari gunting sebelumnya yang 8 inchi saja. Beda bahan sih dengan gunting sebelumnya yang warnanya gelap. Gunting yang sekarang warnanya lebih mirip perak. Tajam sekali. Karena saya memang hanya menggunakannya untuk menggunting bahan yang lembut seperti pita satin dan kain.

Tak ingin lagi mengulangi kesalahan yang sama sebab tak memiliki gunting yang tajam itu menyebalkan. Apalagi buat saya yang sekarang sedang senang-senangnya bikin bros hijab. Sayang sekali ketika ada waktu luang saya malah tak bisa menghabiskannya untuk menambah jumlah bros yang bisa saya buat hari itu.


Saya belum menamai gunting tajam saya tersebut. Kayaknya supaya lebih erat lagi rasa saya pada gunting tersebut dan tak akan sembarangan menggunakannya lebih baik memberikan nama yang cocok untuknya. Sekarang saya masih menyebutnya Tuan Putri. Hehehehe...


Postingan populer dari blog ini

Cara Mengetahui Orang Stalking Twitter Kita, Siapa Stalkersmu?

Siapa yang sudah menggunakan jejaring sosial yang satu ini? Sudah punya banyak temankah di sana? Mention bagaimana? Banyak juga yang hadir setiap harinya? Atau kadang merasa 'twitter' itu mirip dengan kuburan karena bingung mau ngapain aja di sana.
Banyak memang orang yang pada awalnya kebingungan menggunakan twitter. Apa yang sebaiknya dilakukan. Apa yang sebaiknya ditulis. Akun seperti apa yang sebaiknya diikuti. Semuanya sebenarnya kembali lagi ke pribadi masing-masing ingin menggunakannya seperti apa. Karena konsekuensinya juga ditanggung diri masing-masing. Apa yang kita tanam itulah yang akan kita tuai.
Lama-lama, alah bisa karena biasa akan berlaku. Sebab memang kalau sudah sering membaca lini masa dan sudah mengikuti banyak akun. Kita akan menemukan pola ngetwit kita sendiri. Meskipun demikian, bukan itu yang ingin dibahas dalam tulisan ini. Saya rasa banyak yang penasaran dengan cara mengetahui orang yang stalking akun twitter kita. Orang yang melakukannya akan disebut …

4 Kerugian Bisnis di Oriflame

Banyak sekali kerugian yang bisa kita dapatkan ketika kita memulai sebuah bisnis, terutama Oriflame. Selama ini banyak dari kita yang memikirkan keuntungan dari bisnis Oriflame tanpa tahu bahwa banyak sekali kerugian tersembunyi yang bisa kita alami saat memulai bisnis di Oriflame. Oriflame memang banyak sekali yang telah membuat orang lain sukses secara finansial. Saya sendiri juga merasakan keuntungan dari bisnis Oriflame ini, sebab setiap bulannya saya selalu mendapatkan keuntungan berupa bonus yang ditransfer ke rekening saya. Sehingga saya dapat mengatakan bahwa karier saya sekarang di Oriflame, itu sebabnya saya akan lebih banyak menuliskan tentang bisnis Oriflame di blog ini dibandingkan menulis review untuk brand lain. Oriflame membayar saya lebih banyak dibandingkan brand mana pun. Dibayar bukan karena memuji ya tapi karena saya jualan produknya. Hahahaha...


Sudah tahu kerugian apa yang kita dapatkan saat memulai bisnis di Oriflame? Berikut saya jabarkan satu perrsatu ya! 1. …

Hati-Hati Belanja di Tokopedia Pakai AnterAja

Selama ini saya selalu puas belanja di berbagai marketplace yang ada di Indonesia termasuk di Tokopedia. Karena selama ini pengirimannya yang saya gunakan ya itu-itu saja. Kalau nggak JNE ya JNT. Pernah juga menggunakan SiCepat. Sudah lama sekali tidak berbelanja di Tokopedia dan saya bulan ini ingin beli kamera dan di Tokopedia saya menemukan kamera yang saya inginkan. 
Prinsip saya begitu order langsung bayar supaya barang cepat sampai. Saya tidak sadar kalau pengiriman yang default di aplikasi adalah ekspedisi AnterAja. Tidak pernah menggunakan dan baru dengar. Karena saya pikir memang AnterAja melayani sampai ke Pontianak ya nggak ada masalah dengan pengirimannya.
Sampai akhirnya saat tulisan ini saya posting, paket kamera yang saya beli tak kunjung sampai. Googling sana-sini. Buka twitter buat komplain hingga akhirnya menemukan banyaknya orang yang komplain dibandingkan puas dengan layanannya dan bahkan review di google juga jelek. Banyak sekali yang memberikan bintang satu. Termas…