Langsung ke konten utama

Minuman Rempah Peredam Influenza


Saat musim hujan tiba biasanya banyak sekali orang-orang yang terserang gejala flu atau influenza seperti pilek dan bersin-bersin. Hal tersebut diakibatkan dari kondisi tubuh yang tidak kuat menerima udara yang dingin dam mudah masuk angin. Jika sudah demikian anda juga pastinya akan malas saat harus melakukan aktivitas atau rutinitas yang selalu anda kerjakan. Kebanyakan orang-orang lebih memilih santai di rumah jika melewati saat-saat seperti ini.

Mungkin bagi sebagian orang yang memang bisa bersantai dalam kesehariannya tidak akan menjadi masalah. Berbeda dengan orang-orang yang memang sudah mempunyai keterikatan dengan suatu pekerjaan sehingga mau tak mau ia harus menjalankannya. Dengan kondisi yang demikian terkadang pekerjaan yang dikerjakannya juga tidak sempurna. Pasti ada saja sesuatu yang kurang baik yang dikarenakan kondisi badannya ketika itu tidak fit.

Dalam menghadapi musim penghujan saya memiliki ramuan minuman yang sedikit bisa membuat kondisi badan anda tetap terjaga. Sehingga anda akan selalu sehat dan dapat menjalankan aktivitas dengan baik seperti biasanya. Minuman ini terbuat dari rempah-rempah yaitu jahe yang dikenal berasa hangat. Dalam menyajikannya campurkan sedikit pemanis agar dapat dikonsumsi dengan enak dan nikmat. Untuk membuatnya anda tidak perlu khawatir karena saat ini banyak produk minuman instan yang mengandung jahe.

Dalam jahe terdapat kandungan anti peradangan yang dapat melawan sakit tenggorokan dan infeksi pernafasan. Kedua hal tersebut termasuk dalam gejala flu awal yang sering terjadi pada orang-orang yang akan mengalami influenza. Sehingga dengan meminum jahe setidaknya gejala ini dapat segera teratasi. Anda juga dapat pulih kembali dan bisa melakukan aktivitas seperti biasa bahkan dalam cuaca yang ekstrem sekalipun. Karena selain untuk pernafasan jahe ini juga bisa mencegah anda masuk angin.

Postingan populer dari blog ini

Hati-Hati Belanja di Tokopedia Pakai AnterAja

Selama ini saya selalu puas belanja di berbagai marketplace yang ada di Indonesia termasuk di Tokopedia. Karena selama ini pengirimannya yang saya gunakan ya itu-itu saja. Kalau nggak JNE ya JNT. Pernah juga menggunakan SiCepat. Sudah lama sekali tidak berbelanja di Tokopedia dan saya bulan ini ingin beli kamera dan di Tokopedia saya menemukan kamera yang saya inginkan.  Prinsip saya begitu order langsung bayar supaya barang cepat sampai. Saya tidak sadar kalau pengiriman yang default di aplikasi adalah ekspedisi AnterAja. Tidak pernah menggunakan dan baru dengar. Karena saya pikir memang AnterAja melayani sampai ke Pontianak ya nggak ada masalah dengan pengirimannya. Sampai akhirnya saat tulisan ini saya posting, paket kamera yang saya beli tak kunjung sampai. Googling sana-sini. Buka twitter buat komplain hingga akhirnya menemukan banyaknya orang yang komplain dibandingkan puas dengan layanannya dan bahkan review di google juga jelek. Banyak sekali yang memberikan bintang satu. Terma

Cara Mengetahui Orang Stalking Twitter Kita, Siapa Stalkersmu?

Siapa yang sudah menggunakan jejaring sosial yang satu ini? Sudah punya banyak temankah di sana? Mention bagaimana? Banyak juga yang hadir setiap harinya? Atau kadang merasa 'twitter' itu mirip dengan kuburan karena bingung mau ngapain aja di sana. Banyak memang orang yang pada awalnya kebingungan menggunakan twitter. Apa yang sebaiknya dilakukan. Apa yang sebaiknya ditulis. Akun seperti apa yang sebaiknya diikuti. Semuanya sebenarnya kembali lagi ke pribadi masing-masing ingin menggunakannya seperti apa. Karena konsekuensinya juga ditanggung diri masing-masing. Apa yang kita tanam itulah yang akan kita tuai. Lama-lama, alah bisa karena biasa akan berlaku. Sebab memang kalau sudah sering membaca lini masa dan sudah mengikuti banyak akun. Kita akan menemukan pola ngetwit kita sendiri. Meskipun demikian, bukan itu yang ingin dibahas dalam tulisan ini. Saya rasa banyak yang penasaran dengan cara mengetahui orang yang stalking akun twitter kita. Orang yang melakukanny

Menulis 500 Kata

Sekarang sepertinya harus bekerja lebih keras lagi. Saya banyak sekali menulis artikel yang terlampau pendek. Bahkan banyak sekali postingan yang hanya berisikan gambar. Kalau hanya seperti itu saya yakin banyak orang yang akan bisa membuat postingan jauh lebih banyak dari yang saya bisa lakukan. Jadi sekarang sepertinya saya harus mengubah tantangannya menjadi lebih menarik. Saya harus menulis setidaknya 500 kata untuk setiap artikel yang saya buat. Supaya lebih terasa menantang dan saya tak hanya sambil lalu lagi mengupdate blognya. Sebab akhir-akhir ini ketika menyelesaikan jumlah postingan saya akhirnya suka mengambil beberapa gambar yang sudah saya unggah di instagram dan memasukkannya ke blog menjadikannya satu postingan. Padahal hanya diikuti satu dua kata saja. Bahkan pernah tak ada tulisan apa-apa. Memang menulis 10 postingan sehari bukanlah hal yang mudah untuk membagi waktu dengan persiapan pernikahan. Tapi tantangan memang harus dibuat seberat mungkin bukan? Bukan