Langsung ke konten utama

Mashaaaaaaa



Siapa yang tak tahu dengan film animasi yang satu ini. Ah keren banget tampilan animasinya dan saya suka sekali dengan Masha yang superaktif dan tampang tak bersalahnya. Begitulah anak-anak. Dia tak tahu mana yang benar dan mana yang salah. Bagi mereka selama itu menyenangkan akan dilakukan. Barangkali kita pernah bertemu dengan anak-anak yang dengan santainya memasukkan smartphone kita ke gelas berisi teh hangat. Kemudian dia tetap tersenyum seakan-akan apa yang dia lakukan itu tidak ada yang keliru. Kita sendiri dapat dipastikan akan buru-buru mengambil smartphone tersebut lalu mencabut batrenya. Kemudian mengeringkannya sebisa mungkin, baru berani menyalakannya kembali.

Masha sangat manis. Senyumannya itu lo akan bikin kita tidak bosan, menyenangkannya lagi film animasinya tidak didubbing. Jadi kita akan mendengar dialog yang memang digunakan dalam bahasa asli, bukan bahasa Indonesia yang dipaksakan untuk ada di dalamnya. Jarang-jarang kan di Indonesia ada film anak-anak yang tidak didubbing.

Sejak kecil saya suka nonton sesuatu dalam bahasa aslinya. Bahkan waktu saya sendiri belum bisa membaca satu huruf pun saya lebih suka bahasa asli yang ada di dalam film tersebut. Masha sendiri menggunakan bahasa Rusia. Lumayan lo buat nambah kosakata bahasa asing, setidaknya nggak buta-buta banget dengan bahasa Rusia. Melalui film kita bisa belajar banyak bahasa asing dengan menyenangkan. Tanpa sadar kita mengingat-ingat bahkan mulai menirukan. Apalagi Masha yang mengajari kita. Masha sering mengulang kata-kata yang sama dalam tiap episode. Itu juga sangat membantu pelajar bahasa Rusia pemula seperti kita.


Ah suka banget sama Masha ini. 

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Hati-Hati Belanja di Tokopedia Pakai AnterAja

Selama ini saya selalu puas belanja di berbagai marketplace yang ada di Indonesia termasuk di Tokopedia. Karena selama ini pengirimannya yang saya gunakan ya itu-itu saja. Kalau nggak JNE ya JNT. Pernah juga menggunakan SiCepat. Sudah lama sekali tidak berbelanja di Tokopedia dan saya bulan ini ingin beli kamera dan di Tokopedia saya menemukan kamera yang saya inginkan.  Prinsip saya begitu order langsung bayar supaya barang cepat sampai. Saya tidak sadar kalau pengiriman yang default di aplikasi adalah ekspedisi AnterAja. Tidak pernah menggunakan dan baru dengar. Karena saya pikir memang AnterAja melayani sampai ke Pontianak ya nggak ada masalah dengan pengirimannya. Sampai akhirnya saat tulisan ini saya posting, paket kamera yang saya beli tak kunjung sampai. Googling sana-sini. Buka twitter buat komplain hingga akhirnya menemukan banyaknya orang yang komplain dibandingkan puas dengan layanannya dan bahkan review di google juga jelek. Banyak sekali yang memberikan bintang satu. Terma

Cara Mengetahui Orang Stalking Twitter Kita, Siapa Stalkersmu?

Siapa yang sudah menggunakan jejaring sosial yang satu ini? Sudah punya banyak temankah di sana? Mention bagaimana? Banyak juga yang hadir setiap harinya? Atau kadang merasa 'twitter' itu mirip dengan kuburan karena bingung mau ngapain aja di sana. Banyak memang orang yang pada awalnya kebingungan menggunakan twitter. Apa yang sebaiknya dilakukan. Apa yang sebaiknya ditulis. Akun seperti apa yang sebaiknya diikuti. Semuanya sebenarnya kembali lagi ke pribadi masing-masing ingin menggunakannya seperti apa. Karena konsekuensinya juga ditanggung diri masing-masing. Apa yang kita tanam itulah yang akan kita tuai. Lama-lama, alah bisa karena biasa akan berlaku. Sebab memang kalau sudah sering membaca lini masa dan sudah mengikuti banyak akun. Kita akan menemukan pola ngetwit kita sendiri. Meskipun demikian, bukan itu yang ingin dibahas dalam tulisan ini. Saya rasa banyak yang penasaran dengan cara mengetahui orang yang stalking akun twitter kita. Orang yang melakukanny

Menulis 500 Kata

Sekarang sepertinya harus bekerja lebih keras lagi. Saya banyak sekali menulis artikel yang terlampau pendek. Bahkan banyak sekali postingan yang hanya berisikan gambar. Kalau hanya seperti itu saya yakin banyak orang yang akan bisa membuat postingan jauh lebih banyak dari yang saya bisa lakukan. Jadi sekarang sepertinya saya harus mengubah tantangannya menjadi lebih menarik. Saya harus menulis setidaknya 500 kata untuk setiap artikel yang saya buat. Supaya lebih terasa menantang dan saya tak hanya sambil lalu lagi mengupdate blognya. Sebab akhir-akhir ini ketika menyelesaikan jumlah postingan saya akhirnya suka mengambil beberapa gambar yang sudah saya unggah di instagram dan memasukkannya ke blog menjadikannya satu postingan. Padahal hanya diikuti satu dua kata saja. Bahkan pernah tak ada tulisan apa-apa. Memang menulis 10 postingan sehari bukanlah hal yang mudah untuk membagi waktu dengan persiapan pernikahan. Tapi tantangan memang harus dibuat seberat mungkin bukan? Bukan