3 April 2014

Issok Lusak Tullat Jannun


Siapa tahu nanti teman-teman akan jalan-jalan atau traveling ke Jawai atau ke daerah yang masih menggunakan bahasa Sambas lainnya. Tak ada salahnya belajar beberapa kosakata bahasa Sambas bukan? Apalagi ini termasuk yang sangat mudah. Hanya penanda waktu hari. Tak banyak yang menggunakan istilah khusus untuk hari sesudah lusa. Bahkan dua hari setelah lusa.

Sambas itu sebuah kabupaten yang ada di Kalimantan Barat. Kabupaten yang sempat menjadi keterangan di KTP saya, sekarang saya sendiri sudah menjadi warga Pontianak. Setelah menikah mau tidak mau membuat KTP baru dan akhirnya saya tidak lagi menjadi warga Sambas. Meskipun demikian saya masih menggunakan bahasa Sambas untuk percakapan sehari-hari dengan orang yang menggunakan bahasa yang sama. Kadang dengan suami juga. Padahal dia tidak begitu memahami bahasa Sambas. Bahasa Sambas dan Pontianak memang berbeda.

Kosakata yang akan saya bagikan ada empat.

Issok (dibaca: is-sok *penekanan pada 'K' seperti kita menyebut 'botak'). Issok artinya besok.

Lussak (dibaca: lussa' *dengan dua S sebab memang penyebutannya lus-sa'). Lussak ini berarti lusa.
Tullat (dibaca: tul-lat *dobel 'L' dan dibaca sesuai yang saya tuliskan). Tullat maknanya sehari setelah lussak.

Jannun (dibaca: jan-nun *dobel 'n' ditekan 'n'-nya). Jannun ini kelanjutan dari tullat yang artinya sehari setelah tullat.


Empat kata ini issok, lussak, tullat, jannun, sering dijadikan sampiran untuk pantun dua baris. Kalau memang nanti ada yang ke daerah sini saya ajarin deh pantunnya. Pantun asli dari Uwan saya.

Tidak ada komentar:

@honeylizious

Followers