Langsung ke konten utama

Go Keyboard Theme





Sudah lama sekali semenjak saya menggunakan Go Keyboard dan juga temanya. Dulu waktu pertama kali punya android memang Go Theme ini menjadi pilihan yang sangat menarik untuk digunakan. Tampilan android menjadi lebih unyu atau dark jika kita memang mau. Banyak skeali pilihan tema buat android kita tanpa perlu membayar walaupun banyak juga tema berbayar yang disediakan. Saya sendiri masih menggunakan yang gratisan dan dulu hampir tiap hari ganti tema.

Sekarang malah yang saya gunakan adalah tema asli dari vendor. Tak ada keinginan buat oprek-oprek lagi. Bosen kali ya? Hehehe.. paling saya lebih suka mencoba aplikasi baru. Apalagi yang namanya game. Paling banyak yang saya coba adalah game dari LINE. Soalnya gamenya banyak variasinya dan lucu-lucu. Meskipun Candy Crush Saga juga ada di android. Itu juga game yang tak bisa saya hapuskan dari android selamanya. Beberapa kali uninstall kemudian install lagi.

Android yang saya gunakan sekarang masih android yang setahun lalu saya beli dari hasil menjual dua android hadiah ngeblog. Lumayan dapat android yang bisa support banyak game online.

Membahas soal game online, paling menyenangkan dari game online adalah level yang sudah kita lewati tetap akan tersimpan secara online. Tak masalah jika suatu hari kita mengganti android yang kita gunakan dengan smartphone yang lain. Bisa juga memindahkan game tersebut ke perangkat yang lain tanpa mengulang dari level pertama di game.


Kalau teman-teman sendiri androidnya install Go Keyboard nggak? 





Postingan populer dari blog ini

Cara Mengetahui Orang Stalking Twitter Kita, Siapa Stalkersmu?

Siapa yang sudah menggunakan jejaring sosial yang satu ini? Sudah punya banyak temankah di sana? Mention bagaimana? Banyak juga yang hadir setiap harinya? Atau kadang merasa 'twitter' itu mirip dengan kuburan karena bingung mau ngapain aja di sana. Banyak memang orang yang pada awalnya kebingungan menggunakan twitter. Apa yang sebaiknya dilakukan. Apa yang sebaiknya ditulis. Akun seperti apa yang sebaiknya diikuti. Semuanya sebenarnya kembali lagi ke pribadi masing-masing ingin menggunakannya seperti apa. Karena konsekuensinya juga ditanggung diri masing-masing. Apa yang kita tanam itulah yang akan kita tuai. Lama-lama, alah bisa karena biasa akan berlaku. Sebab memang kalau sudah sering membaca lini masa dan sudah mengikuti banyak akun. Kita akan menemukan pola ngetwit kita sendiri. Meskipun demikian, bukan itu yang ingin dibahas dalam tulisan ini. Saya rasa banyak yang penasaran dengan cara mengetahui orang yang stalking akun twitter kita. Orang yang melakukanny

Hati-Hati Belanja di Tokopedia Pakai AnterAja

Selama ini saya selalu puas belanja di berbagai marketplace yang ada di Indonesia termasuk di Tokopedia. Karena selama ini pengirimannya yang saya gunakan ya itu-itu saja. Kalau nggak JNE ya JNT. Pernah juga menggunakan SiCepat. Sudah lama sekali tidak berbelanja di Tokopedia dan saya bulan ini ingin beli kamera dan di Tokopedia saya menemukan kamera yang saya inginkan.  Prinsip saya begitu order langsung bayar supaya barang cepat sampai. Saya tidak sadar kalau pengiriman yang default di aplikasi adalah ekspedisi AnterAja. Tidak pernah menggunakan dan baru dengar. Karena saya pikir memang AnterAja melayani sampai ke Pontianak ya nggak ada masalah dengan pengirimannya. Sampai akhirnya saat tulisan ini saya posting, paket kamera yang saya beli tak kunjung sampai. Googling sana-sini. Buka twitter buat komplain hingga akhirnya menemukan banyaknya orang yang komplain dibandingkan puas dengan layanannya dan bahkan review di google juga jelek. Banyak sekali yang memberikan bintang satu. Terma

Menulis 500 Kata

Sekarang sepertinya harus bekerja lebih keras lagi. Saya banyak sekali menulis artikel yang terlampau pendek. Bahkan banyak sekali postingan yang hanya berisikan gambar. Kalau hanya seperti itu saya yakin banyak orang yang akan bisa membuat postingan jauh lebih banyak dari yang saya bisa lakukan. Jadi sekarang sepertinya saya harus mengubah tantangannya menjadi lebih menarik. Saya harus menulis setidaknya 500 kata untuk setiap artikel yang saya buat. Supaya lebih terasa menantang dan saya tak hanya sambil lalu lagi mengupdate blognya. Sebab akhir-akhir ini ketika menyelesaikan jumlah postingan saya akhirnya suka mengambil beberapa gambar yang sudah saya unggah di instagram dan memasukkannya ke blog menjadikannya satu postingan. Padahal hanya diikuti satu dua kata saja. Bahkan pernah tak ada tulisan apa-apa. Memang menulis 10 postingan sehari bukanlah hal yang mudah untuk membagi waktu dengan persiapan pernikahan. Tapi tantangan memang harus dibuat seberat mungkin bukan? Bukan