Langsung ke konten utama

Ubah Template Lagi dengan Menu Bertingkat


Jika teman-teman sudah lama tak mampir ke blog ini pasti akan sadar bahwa saya mengubah template blog ini lagi. Entah sudah berapa kali saya mengubahnya. Padahal rasanya saya sudah cocok sekali dengan Mad template buatan Enny Law yang beberapa bulan lalu saya pasang di blog ini. Kemudian pas mencarikan teman-teman lain template saya akhirnya menemukan template yang membuat saya jatuh cinta. Sekarang sih jatuh cintanya dan belum tahu sampai berapa lama.

Jangan tanya apakah template ini akan sesuai atau tidak dengan blog yang bergerak di bidang travel dan kuliner walaupun banyak sekali catatan random yang tak begitu masuk kategori yang sudah saya buat. Tapi daripada blognya kosong karena saya tak makan di tempat yang baru atau tak membuat masakan yang menarik untuk dibagikan saya pikir sayang juga tak mengisinya dengan hal yang lain. Domainnya kan dibayar sesuai masanya. Tak peduli berapa banyak postingan yang kita isi di dalamnya. Kadang juga muncul konten yang harus ditempatkan untuk mendapatkan bayaran.

Satu hal yang paling saya suka adalah menu bertingkat yang ada di template ini. Walaupun banyak sekali template yang menyediakan hal yang serupa. Dulu sempat memasang juga template yang ada menu bertingkat begini. Namun kemudian saya ganti lagi. Pembelajaran dari template yang pernah ada menu bertingkatnya adalah saya tak begitu kesulitan mengedit template yang menawarkan menu yang sama. Jadi saya tak butuh banyak bagian di widget yang harus dipasangi hal-hal seperti yang ada di dalam menu tersebut. Terlebih lagi untuk menyimpan link sahabat yang saya bingung mau menyimpannya di mana. Akhirnya dengan template ini saya bisa menempatkannya tanpa menggunakan tempat tambahan.

Beberapa waktu lalu sebenarnya sudah ada teman yang saya tanyai untuk membuatnya template premium untuk blog ini. Cuma karena orangnya sedang sibuk kuliah mau tak mau saya harus sabar menunggu. Apalagi mengingat template yang sekarang digunakan juga lumayan saya suka.

Banyak sekali template gratisan di luar sana yang bisa teman-teman unduh. Kalau kurang suka tinggal ganti lagi dengan template lainnya. Karena antara satu template dengan template yang lainnya memiliki perbedaan teman-teman juga bisa belajar untuk menambah atau mengurangi beberapa hal dengan kode html atau CSS. Saya banyak sekali belajar cara mengedit template dengan mencoba memahami sususan yang ada di dalam html template. Kalau sudah bingung tinggal berburu kode CSS yang jauh lebih gampang untuk diterapkan ke dalam template yang sedang kita gunakan.



Komentar

  1. kalau mau bikin desain template blogspot bisa ke aku kok kak :D

    tampilan blog nya cewe banget, dan saya benar2 kaget ternyata tulisan di blog ini banyak banget, pantesan banyak yang naksir ;)

    salam kenal kak, kunjungin balik yaaaa :D

    BalasHapus
  2. Dan ternyata blog mbak Hany udah responsive. keren

    BalasHapus
    Balasan
    1. alhamdulillah, walaupun belum paham benar maksud responsive sendiri :D

      Hapus

Posting Komentar

Berkomentarlah yang baik. Semua komentar yang masuk akan dimoderasi. (admin: Honeylizious [Rohani Syawaliah]).

Postingan populer dari blog ini

Cara Mengetahui Orang Stalking Twitter Kita, Siapa Stalkersmu?

Siapa yang sudah menggunakan jejaring sosial yang satu ini? Sudah punya banyak temankah di sana? Mention bagaimana? Banyak juga yang hadir setiap harinya? Atau kadang merasa 'twitter' itu mirip dengan kuburan karena bingung mau ngapain aja di sana.
Banyak memang orang yang pada awalnya kebingungan menggunakan twitter. Apa yang sebaiknya dilakukan. Apa yang sebaiknya ditulis. Akun seperti apa yang sebaiknya diikuti. Semuanya sebenarnya kembali lagi ke pribadi masing-masing ingin menggunakannya seperti apa. Karena konsekuensinya juga ditanggung diri masing-masing. Apa yang kita tanam itulah yang akan kita tuai.
Lama-lama, alah bisa karena biasa akan berlaku. Sebab memang kalau sudah sering membaca lini masa dan sudah mengikuti banyak akun. Kita akan menemukan pola ngetwit kita sendiri. Meskipun demikian, bukan itu yang ingin dibahas dalam tulisan ini. Saya rasa banyak yang penasaran dengan cara mengetahui orang yang stalking akun twitter kita. Orang yang melakukannya akan disebut …

4 Kerugian Bisnis di Oriflame

Banyak sekali kerugian yang bisa kita dapatkan ketika kita memulai sebuah bisnis, terutama Oriflame. Selama ini banyak dari kita yang memikirkan keuntungan dari bisnis Oriflame tanpa tahu bahwa banyak sekali kerugian tersembunyi yang bisa kita alami saat memulai bisnis di Oriflame. Oriflame memang banyak sekali yang telah membuat orang lain sukses secara finansial. Saya sendiri juga merasakan keuntungan dari bisnis Oriflame ini, sebab setiap bulannya saya selalu mendapatkan keuntungan berupa bonus yang ditransfer ke rekening saya. Sehingga saya dapat mengatakan bahwa karier saya sekarang di Oriflame, itu sebabnya saya akan lebih banyak menuliskan tentang bisnis Oriflame di blog ini dibandingkan menulis review untuk brand lain. Oriflame membayar saya lebih banyak dibandingkan brand mana pun. Dibayar bukan karena memuji ya tapi karena saya jualan produknya. Hahahaha...


Sudah tahu kerugian apa yang kita dapatkan saat memulai bisnis di Oriflame? Berikut saya jabarkan satu perrsatu ya! 1. …

Hati-Hati Belanja di Tokopedia Pakai AnterAja

Selama ini saya selalu puas belanja di berbagai marketplace yang ada di Indonesia termasuk di Tokopedia. Karena selama ini pengirimannya yang saya gunakan ya itu-itu saja. Kalau nggak JNE ya JNT. Pernah juga menggunakan SiCepat. Sudah lama sekali tidak berbelanja di Tokopedia dan saya bulan ini ingin beli kamera dan di Tokopedia saya menemukan kamera yang saya inginkan. 
Prinsip saya begitu order langsung bayar supaya barang cepat sampai. Saya tidak sadar kalau pengiriman yang default di aplikasi adalah ekspedisi AnterAja. Tidak pernah menggunakan dan baru dengar. Karena saya pikir memang AnterAja melayani sampai ke Pontianak ya nggak ada masalah dengan pengirimannya.
Sampai akhirnya saat tulisan ini saya posting, paket kamera yang saya beli tak kunjung sampai. Googling sana-sini. Buka twitter buat komplain hingga akhirnya menemukan banyaknya orang yang komplain dibandingkan puas dengan layanannya dan bahkan review di google juga jelek. Banyak sekali yang memberikan bintang satu. Termas…