Langsung ke konten utama

Sultan Hamid II Sang Perancang Lambang Negara


Saya tidak tahu apakah fakta mengenai perancang lambang negara Indonesia kita yang tercinta ini masuk dalam pelajaran sejak sejak sekolah dasar atau tidak. Entah pelajaran sejarah masih seperti yang dulu atau sudah ada penambahan sejarah yang baru di dalam mata pelajaran sekolah. Saya sendiri baru tahu. Iseng sih sebenarnya membuka halaman facebook seorang teman di Pontianak yang memang banyak membagikan foto-foto Kota Pontianak di masa lampau hingga foto pemimpinnya.

Sultan Hamid II, satu di antara sultan yang pernah memimpin Kota Pontianak. Saya terkesima melihat foto beliau sejak muda hingga akhirnya menua. Tanpan sekali pikir saya. Tetapi bukan itu yang kemudian menjadi pokok pembahasan kali ini. Sebab saya baru tahu bahwa beliaulah orang yang merancang lambang negara Indonesia yang kemudian mengalami sedikit perubahan menjadi seperti yang sekarang.

Sebab selama saya sekolah dulu saya tak menemukan nama pahlawan nasional Indonesia itu yang bernama Sultan Hamid II dan menempati posisi pahlawan sebagai perancang lambang negara Indonesia. Apakah memang tak perlu diketahui oleh masyarakat Indonesia siapa sebenarnya orang yang merancang lambang negara ini? Bagi saya sendiri rasanya ini cukup memalukan karena saya tinggal di Pontianak bertahun-tahun dan sama sekali tak tahu bahwa beliau, orang yang menjadi sultan di Pontianak ternyata adalah orang yang membuat rancangan lambang negara Indonesia.

Waktu itu ada dua rancangan yang dibuat sebagai lambang negara Indonesia. Rancangan Sultan Hamid II yang kemudian diterima untuk menjadi lambang negara kita yang sekarang dengan sedikit perubahan.


Saya menuliskan postingan ini untuk memberikan informasi pada teman-teman Honeylizious yang barangkali sama seperti saya. Sama-sama tak tahu siapa orang yang merancang lambang negara Indonesia. Saya sendiri bahkan tak menyangka orang yang merancangnya adalah seseorang yang berasal dari Kalimantan Barat. Sultan Hamid II.

Postingan populer dari blog ini

Hati-Hati Belanja di Tokopedia Pakai AnterAja

Selama ini saya selalu puas belanja di berbagai marketplace yang ada di Indonesia termasuk di Tokopedia. Karena selama ini pengirimannya yang saya gunakan ya itu-itu saja. Kalau nggak JNE ya JNT. Pernah juga menggunakan SiCepat. Sudah lama sekali tidak berbelanja di Tokopedia dan saya bulan ini ingin beli kamera dan di Tokopedia saya menemukan kamera yang saya inginkan.  Prinsip saya begitu order langsung bayar supaya barang cepat sampai. Saya tidak sadar kalau pengiriman yang default di aplikasi adalah ekspedisi AnterAja. Tidak pernah menggunakan dan baru dengar. Karena saya pikir memang AnterAja melayani sampai ke Pontianak ya nggak ada masalah dengan pengirimannya. Sampai akhirnya saat tulisan ini saya posting, paket kamera yang saya beli tak kunjung sampai. Googling sana-sini. Buka twitter buat komplain hingga akhirnya menemukan banyaknya orang yang komplain dibandingkan puas dengan layanannya dan bahkan review di google juga jelek. Banyak sekali yang memberikan bintang satu. Terma

Cara Mengetahui Orang Stalking Twitter Kita, Siapa Stalkersmu?

Siapa yang sudah menggunakan jejaring sosial yang satu ini? Sudah punya banyak temankah di sana? Mention bagaimana? Banyak juga yang hadir setiap harinya? Atau kadang merasa 'twitter' itu mirip dengan kuburan karena bingung mau ngapain aja di sana. Banyak memang orang yang pada awalnya kebingungan menggunakan twitter. Apa yang sebaiknya dilakukan. Apa yang sebaiknya ditulis. Akun seperti apa yang sebaiknya diikuti. Semuanya sebenarnya kembali lagi ke pribadi masing-masing ingin menggunakannya seperti apa. Karena konsekuensinya juga ditanggung diri masing-masing. Apa yang kita tanam itulah yang akan kita tuai. Lama-lama, alah bisa karena biasa akan berlaku. Sebab memang kalau sudah sering membaca lini masa dan sudah mengikuti banyak akun. Kita akan menemukan pola ngetwit kita sendiri. Meskipun demikian, bukan itu yang ingin dibahas dalam tulisan ini. Saya rasa banyak yang penasaran dengan cara mengetahui orang yang stalking akun twitter kita. Orang yang melakukanny

Menulis 500 Kata

Sekarang sepertinya harus bekerja lebih keras lagi. Saya banyak sekali menulis artikel yang terlampau pendek. Bahkan banyak sekali postingan yang hanya berisikan gambar. Kalau hanya seperti itu saya yakin banyak orang yang akan bisa membuat postingan jauh lebih banyak dari yang saya bisa lakukan. Jadi sekarang sepertinya saya harus mengubah tantangannya menjadi lebih menarik. Saya harus menulis setidaknya 500 kata untuk setiap artikel yang saya buat. Supaya lebih terasa menantang dan saya tak hanya sambil lalu lagi mengupdate blognya. Sebab akhir-akhir ini ketika menyelesaikan jumlah postingan saya akhirnya suka mengambil beberapa gambar yang sudah saya unggah di instagram dan memasukkannya ke blog menjadikannya satu postingan. Padahal hanya diikuti satu dua kata saja. Bahkan pernah tak ada tulisan apa-apa. Memang menulis 10 postingan sehari bukanlah hal yang mudah untuk membagi waktu dengan persiapan pernikahan. Tapi tantangan memang harus dibuat seberat mungkin bukan? Bukan